![]() |
| (Humas_Diskominfo Kota Langsa) |
Kota Langsa – Car Free Day (CFD) di Kota Langsa tidak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi bagi masyarakat setempat, tetapi juga mulai menjadi magnet bagi warga dari daerah sekitar. Pada pelaksanaan CFD, Minggu (6/9/2026), warga dari Aceh Timur, Aceh Tamiang hingga Lhokseumawe turut datang dan menikmati suasana pagi di kawasan Lapangan Merdeka Kota Langsa.
Ribuan masyarakat kembali memadati kawasan Lapangan Merdeka sejak pagi. Ruas jalan yang terbebas dari lalu lintas kendaraan bermotor itu berubah menjadi ruang publik yang hidup, dipenuhi aktivitas olahraga, rekreasi keluarga, interaksi komunitas, hingga aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Beragam kegiatan dilakukan masyarakat, mulai dari senam bersama, jalan santai, jogging, bersepeda hingga aktivitas komunitas. Suasana semakin semarak dengan hiburan musik yang mengiringi warga menikmati akhir pekan dalam suasana yang nyaman, aman dan penuh kebersamaan.
Tidak hanya olahraga dan hiburan, pelaksanaan CFD kali ini juga dirangkaikan dengan Pasar Murah yang dihadirkan Pemerintah Kota Langsa dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Melalui Pasar Murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula dan telur, dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Kehadiran pasar murah ini mendapat antusiasme masyarakat karena memberikan kemudahan sekaligus membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.
Antusiasme warga dari luar Kota Langsa juga terlihat dalam sejumlah momen spontan bersama Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra. Seorang warga asal Aceh Tamiang yang tengah bersilaturahmi dengan Wali Kota bahkan meminta mengabadikan kebersamaan tersebut sebagai bagian dari kunjungannya menikmati CFD.
Hal serupa juga terlihat ketika Wali Kota Langsa bersilaturahmi dengan sebuah keluarga asal Aceh Timur dan Lhokseumawe yang secara khusus datang untuk melihat dan merasakan langsung suasana CFD di Kota Langsa.
Kehadiran warga dari berbagai daerah tersebut menunjukkan bahwa CFD tidak hanya menjadi agenda rutin akhir pekan, tetapi telah berkembang menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus salah satu daya tarik ruang publik Kota Langsa.
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah ikut menjaga dan meramaikan CFD, termasuk para pelaku UMKM, instansi pemerintah, sekolah, khususnya SMK, serta berbagai komunitas yang mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, pelaku UMKM, instansi, sekolah dan komunitas yang terus mendukung dan meramaikan CFD Kota Langsa. Ini adalah ruang kita bersama untuk berolahraga, bersilaturahmi dan menikmati suasana kota,” ujar Jeffry.
Ia juga menyambut baik pelaksanaan Pasar Murah yang dirangkaikan dengan CFD. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
“Pasar murah ini kita hadirkan agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Mudah-mudahan dapat membantu masyarakat dan menjadi bagian dari semangat berbagi serta mempererat kebersamaan dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Jeffry menegaskan, keberadaan CFD harus terus dijaga sebagai ruang publik yang inklusif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran dan memperkuat silaturahmi, kegiatan ini juga membuka ruang bagi UMKM untuk berkembang serta menghadirkan berbagai pelayanan dan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Wali Kota juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran Polres Langsa, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan WH, serta Dinas Syariat Islam yang turut mendukung pengamanan dan kelancaran pelaksanaan CFD.
“Apresiasi dan terima kasih juga kami sampaikan kepada Polres Langsa, Dishub, Satpol PP dan WH, serta Dinas Syariat Islam yang terus membantu menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan dukungan semua pihak, CFD dapat berlangsung aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Jeffry.
Ia berharap CFD Kota Langsa ke depan semakin berkembang dan mampu menjadi ruang publik yang semakin diminati masyarakat, tidak hanya dari Kota Langsa tetapi juga dari daerah-daerah sekitar.
“Yang paling penting adalah bagaimana ruang publik ini bisa terus kita jaga bersama. Masyarakat nyaman, UMKM bergerak, olahraga tumbuh, kebutuhan masyarakat terbantu, dan silaturahmi antar warga semakin kuat,” pungkasnya.


