Kabar Gembira, Tim OMI Riset MTsN 1 Langsa Lolos 30 Besar Nasional, Kembangkan Inovasi AI-ECO Untuk Literasi Perubahan Iklim

Kasus
0



SamudraNews.com | Langsa, MTsN 1 Langsa Tim riset Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset MTsN 1 Langsa berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos sebagai 30 besar terbaik nasional pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset Tahun 2026. Rabu (28/10/26)

Tim yang terdiri atas Lathifa Adzana Aulia dan Kayla Athaya Zhafira ini mengusung inovasi riset bertajuk “AI-ECO: Belajar Iklim, Berpikir Kritis, Bertindak Bijak”, sebuah inovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan literasi perubahan iklim siswa.

Riset ini dikembangkan dengan bimbingan guru pembimbing, Fauziatul Halim, S.Ag., M.Hum., sebagai upaya menghadirkan pembelajaran perubahan iklim yang lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Melalui pemanfaatan kecerdasan buatan, siswa didorong untuk tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memeriksa kebenaran informasi, serta mengambil tindakan nyata dalam menjaga lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, AI-ECO mengintegrasikan tiga tahapan utama, yaitu Eksplorasi (E), Cek Pemahaman (C), dan Observasi (O). Pada tahap eksplorasi, siswa mencari dan menggali informasi mengenai perubahan iklim dari berbagai sumber, termasuk AI.

Selanjutnya, pada tahap cek pemahaman, siswa membandingkan informasi, memeriksa kebenaran sumber, dan mengidentifikasi informasi yang meragukan. Sementara itu, tahap observasi mengajak siswa mengamati lingkungan sekitar, mendokumentasikan data, serta menghubungkan hasil pengamatan dengan isu perubahan iklim.

Melalui pendekatan ini, AI-ECO menekankan bahwa kecerdasan buatan bukanlah sumber informasi yang harus dipercaya secara langsung, melainkan alat bantu belajar yang perlu digunakan secara bijak dan kritis.

Tim peneliti menjelaskan bahwa inovasi ini berangkat dari pentingnya membangun literasi perubahan iklim di kalangan siswa, terutama di tengah perkembangan teknologi digital dan meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan.

“Melalui AI-ECO, kami ingin belajar tentang perubahan iklim dengan cara yang lebih menarik. Kami juga ingin mengajak teman-teman untuk tidak langsung percaya pada informasi dari AI, tetapi memeriksa dan membandingkannya dengan sumber lain serta melakukan pengamatan langsung,” ungkap tim peneliti.

Riset ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran yang memadukan teknologi kecerdasan buatan, literasi iklim, dan penguatan karakter peduli lingkungan. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk memahami persoalan lingkungan dan menemukan solusi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MTsN 1 Langsa, Hj. Cut Nurlisma, S.Pd., memberikan apresiasi atas pencapaian tim yang berhasil membawa nama madrasah ke tingkat nasional. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki potensi besar untuk berinovasi, berpikir kritis, dan berkontribusi dalam menjawab tantangan zaman.

"Madrasah terus mendorong pengembangan potensi siswa melalui kegiatan riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi secara positif. Keberhasilan tim OMI Riset MTsN 1 Langsa menembus 30 besar nasional diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi" harap nya.

Melalui inovasi AI-ECO, tim berharap dapat menginspirasi lahirnya generasi yang tidak hanya cakap menggunakan teknologi kecerdasan buatan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan, kemampuan berpikir kritis, dan kesadaran untuk bertindak bijak demi masa depan bumi.

Sumer : Humas MTsN 1 Langsa

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)