Kabut Asap Karhutla Selimuti Inhu, 6 Titik Panas Terdeteksi, Masyarakat Resah

Kasus
0
Kondisi kabut asap di Desa  Sp 5 Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya (kamis 10/10/26)

SamudraNews.com | RENGAT, INHU ,Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali mengepung Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Pagi ini Kamis (10/10/2026) warga Sp 5 Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indra Giri Hulu di gegerkan dengan kabut Asap yang sangat tebal sehingga menghalangi pandangan mata.
Kondisi kualitas udara yang tidak sehat hingga memaksa pemerintah daerah mengambil langkah darurat.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Kabupaten Indragiri Hulu menjadi penyumbang hotspot terbanyak di Riau dengan 6 titik panas. Secara keseluruhan, Pulau Sumatera terpantau 4.806 hotspot, dengan konsentrasi tertinggi di Sumatera Selatan 3.689 titik.


Sebelumnya pada September 2026, Inhu bahkan menjadi episentrum Karhutla di Riau dengan lonjakan hingga 100 titik panas dalam sehari. Di Kecamatan Peranap saja terdeteksi 23 titik api.

Dampak asap paling dirasakan dunia pendidikan. Pemerintah Kabupaten Inhu melalui Surat Edaran Bupati No. 100.3.4.2/DISDIKBUD/25 resmi mewajibkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) total bagi seluruh sekolah yang terpapar udara tidak sehat.

"Surat Edaran tersebut berdasarkan hasil pantauan BMKG bahwa kualitas udara di Kabupaten Inhu tidak sehat hingga sangat tidak sehat," kata Sekda Inhu, Zulfahmi Adrian.

Kebijakan ini mencabut aturan sebelumnya yang hanya meliburkan 7 kecamatan. Kini PAUD/TK, SD/MI, dan SMP/MTs Negeri/Swasta se-Kabupaten Inhu dilarang melakukan aktivitas tatap muka di luar ruangan. Siswa dan guru wajib memakai masker.

"PJJ mulai dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026 bagi satuan pendidikan di wilayah Inhu yang terdampak kondisi kualitas udara tidak sehat," ujar Kabid Dikdas Disdikbud Inhu, M. Faizin.

*Polisi dan Puskesmas Bagikan Masker Gratis*

Untuk mencegah gangguan pernapasan, Satlantas Polres Inhu di bawah komando Kasat Lantas AKP Luthfi Indra Praja turun ke Jalan Bupati Tulus, Rengat, membagikan masker gratis kepada pengendara.

"Kepada pengguna jalan kami juga mengingatkan agar selalu memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan dan menyalakan lampu karena jarak pandang terganggu akibat kabut asap," ujar AKP Luthfi.

Langkah serupa dilakukan UPT Puskesmas Pekan Heran yang membagikan masker di Bundaran Tugu Patin, Pematang Reba.

Kepala UPT Puskesmas Pekan Heran, Dwi Hastutik, mengimbau warga terutama anak-anak dan lansia mengurangi aktivitas di luar rumah.

Bupati bersama Kapolda Riau dan Pangdam bahkan sempat meninjau langsung titik Karhutla yang sudah meluas. Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra bahkan rela bermalam di titik api untuk memastikan pemadaman maksimal.

BMKG mengimbau masyarakat tetap memakai masker, membatasi aktivitas luar rumah, dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami batuk, sesak napas, atau iritasi mata. Dinas Kesehatan Riau mencatat sudah 1.960 kasus gangguan kesehatan akibat kabut asap, mayoritas ISPA.

| R.Sinaga

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)