SamudraNews.com | Aceh Timur-Al-Quran diturunkan untuk mengadakan perubahan dan
pembaharuan sekaligus kemuliaan bagi kehidupan kita, karena itulah dalam rangka
pembinaan seni Qira’ah dan meningkatkan mutu bacaan Al-Quran di kalangan
generasi muda kita, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui lembaga
pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) secara rutinitas telah memprogramkan
kegiatan rutinitas Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ini setiap dua tahun
sekali, dengan tujuan untuk menggali potensi minat dan bakat generasi muda kita
menuju generasi Qur'an yang cerdas, agamis, berakhalakul karimah dan mendorong
tumbuh kembangnya taman pendidikan Alqur'an dan pendidikan baca Al-Quran
seluruh pelosok Gampong dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur sekaligus
meningkatkan pengajaran dan pengamalan isi kandungan Al-Quran di rumah tangga
kita masing masing.
Berkaitan dengan upaya mewujudkan manusia Indonesia yang seimbang antara
material dan spiritual , peranan Al-Qur’an sangat mendasar sebagai standar
kehidupan masyarakat muslim, keberadaan Al- Qur'an di tengah -tengah kehidupan
umat Islam bukanlah semata-mata untuk dibaca, tetapi juga harus dipelajari isi
kandungannya dan diamalkan dalam kehidupan sehari- hari, kita patut bersyukur
dan berbangga diri, karena mempunyai kitab suci yang lengkap dan terpelihara
keasliannya serta nilai kebenarannya
hingga akhir zaman, “ungkapnya.
Sambutan tersebut yang diungkapkan oleh Bupati Aceh Timur H. Hasballah
H. M Thaeb, SH saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten
Aceh Timur Ke-XXXV tahun 2018 yang bertempat di Lapangan PT. Medco, Gampong
Bukit Pala, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (16-18-2018).
Dandim 0104/Atim Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis melalui Danramil
14/Rantau Peureulak Kapten Czi Karsono kepada Tim Media Center Kodim 0104/Atim
mengatakan bahwa Al-Qur'an adalah lampu penerang hati dalam menembus gelapnya
lika-liku hidup kehidupan serta sebagai benteng yang kokoh yang ampuh untuk
menahan pesona godaan yang menyesatkan serta juga Kitab Suci yang syarat dengan
inspirasi dan motivasi agar umat manusia memperluas wawasan, memperdalam ilmu
pengetahuan, menyempurnakan akhlak, serta menciptakan generasi-generasi
Rabbaninan Qur'ani yang handal dan berakhlakul karimah, “ucapnya.
Melalui MTQ ada satu makna yang terkandung didalamnya yaitu makna
ekspresif, yakni makna yang dipahami oleh setiap personal yang hakikinya
kegiatan MTQ bertujuan untuk mensyiar agama Islam dengan Al-Qur'an namun secara
pribadi banyak yang menjadikan MTQ sebagai ajang motivasi, meningkatkan
pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan Al-Qur'an, “pungkas
Danramil.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Unsur Muspida Aceh Timur, Ketua Mpu
Aceh Timur Tgk. H. M Nur alias Abu kinere, Tokoh Agama dan tokoh dan Masyarakat
Kecamatan Ranto Peureulak. Acara tersebut ditandai dengan penyematan secara
simbolis Baju Toga/Bed Dewan Hakim oleh H. Hasballah H. M Thaeb, SH.
| Kusdiyono

