SamudraNews.com-Aceh Singkil, 
Bupati Aceh Singkil Dulmusrid menanggapi serius insiden penembakan di acara hiburan di pesta resepsi perkawinan yang menewaskan satu orang pada Sabtu malam.

Dulmusrid tidak menampik jika salah satu faktor terjadinya penembakan karena batas acara hiburan tersebut berlangsung hingga larut malam.

"Saya sependapat agar batas waktu hiburan di tempat pesta baik khitanan maupun perkawinan dibatasi lebih ketat lagi," kata Dulmusrid, Minggu (14/7/2019).

Sebelumnya, kata Dulmusrid, sudah ada kesepakatan di antara unsur Forkopimda Aceh Singkil bahwa batas waktu hanya dari pukul 08.00 sampai pukul 18.00 WIB.

Namun ia mengakui penerapannya di lapangan belum maksimal.

"Memang betul penerapan di lapangan masih kurang maksimal, sebab persoalan di lapangan yang punya hajad masih meminta-minta perpanjangan waktu kepada si pemberi izin," katanya.

Dalam waktu dekat, kata dia, pihaknya akan duduk kembali bersama unsur Forkopimda Aceh Singkil untuk mempertegas soal izin keramaian tersebut untuk menghindari terulangnya hal-hal yang tak diinginkan.

Menurutnya, hiburan yang dilaksanakan sampai malam hari hanya akan mengundang maksiat, seperti minum-minuman keras sehingga mengundang perkelahian.

Ia mengucapkan turut berduka cita atas insiden itu hingga menyebabkan korban jiwa.

"Saya atas nama Bupati Aceh Singkil turut berduka cita, atas insiden tersebut sehingga menyebabkan meninggal nya Dedi,  dan keluarga yang ditinggal dapat tabah menghadapi musibah ini," katanya.

| Ris


Post A Comment: