Legislatif, Eksekutif Dukung Pembangunan Pusat Kebudayaan Pakpak


Samudranews.com-Subulussalam, Aceh - Legislatif dan eksekutif Kota Subulussalam nyatakan dukungan Pembangunan Pusat Kebudayaan (PK) Pakpak di Kota Subulussalam, Aceh.

Penegasan dukungan disampaikan MZA Ridho Bancin mewakili Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, S.Ked dan Wali Kota, H. Affan Alfian Bintang, SE pada rapat final pembentukan
Yayasan Pakpak Suang Boang Indonesia (YPSBI) Kota Subulussalam dan rencana Pembangunan PK Pakpak yang didasari berbagai pemikiran dan pertimbangan di Saung Tani KTNA, Desa Suka Makmur, Kec. Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Sabtu (2/11).



Empat anggota DPRK hadir, tiga diantaranya bahkan beri sambutan dan Wakil Wali Kota, Salmaza tegas komit mendukung program YPSBI yang diketuai oleh Jamasa Cibro, mantan anggota DPRK di sana. Legislator MZA Ridho Bancin, Karlinus, Dolly S Cibro dan Ari Afriadi serta secara pribadi Wali Kota, Affan Bintang janjikan donasi Rp250 juta untuk YPSBI.

Pastikan YPSBI tidak sebagai tandingan bagi etnis manapun dan yayasan ini merupakan milik semua masyarakat Subulussalam, Jamasa Cibro nyatakan PK Pakpak di sana akan dilengkapi rumat adat, gedung pertemuan, sanggar, mushalla, taman dan fasilitas lain, juga menjadi destinasi wisata serta sebagai salah satu sumber PAD.

"Yayasan ini tidak bertentangan dengan daerah, bukan tandingan, mohon dukungan," minta Jamasa, pastikan ide yang sudah lama ini saatnya diwujudkan. Jamasa pun mengajak semua etnis yang ada di daerah ini untuk saling dukung demi eksisnya semua etnis

Panitia, Saripuddin Padang, juga mantan anggota DPRK melaporkan, program YPSBI dengan visi misi pendidikan, sosial dan budaya, hadir membantu kerja Pemko Subulussalam. Dikatakan, biaya pembebasan lahan pembangunan PKP seluas 2 Ha. di Desa Jontor
sebesar Rp350 juta.

Selain tokok masyarakat Pakpak,
Ahmad Padang yang turut menyampaikan sambutan, hadir di sana Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Hj. Mariani Harahap dan Rahmadhiany, Camat Simpang Kiri, Jhony Arizal, segenap jajaran Pengurus YPSBI, sejumlah kepala desa dan mukim serta puluhan masyarakat Pakpak dan undangan lain.

Ahmad Padang mengapresiasi para penggagas dibentuknya YPBSI dan pembangunan PK Pakpak serta kuatnya dukungan daerah ini dalam sambutannya menegaskan, semua etnis punya hak memajukan dan mengembangkan budaya masing-masing dengan tidak menapikan etnis lain. 


|Khairul