Foto: Suasana di Jalan Nyak Adam Kamil dalam aksi protes ibu-ibu saat Kadisperindagkop dan UKM Kota Subulussalam, Asmial, S.Pd, MPd turun ke lokasi aksi, Rabu (4/12)





Samudranews.com-Subulussalam, Aceh: Protes puluhan ibu-ibu pedagang sayuran pajak harian Subulussalam dengan memblokir jalan Nyak Adam Kamil, Kec. Simpang Kiri dan aksi duduk selebar jalan terkait sehingga membuat arus lalu lintas macat dalam beberapa jam, Rabu (4/12) pagi.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Kadisperindagkop dan UKM) Subulussalam, Asmial turun ke lokasi kejadian dan berhasil meredam aksi protes secara damai.

Asmial bertindak cepat dan meminta pedagang kembali ke dalam pajak (lokasi berdagang) dan berjanji besok, Kamis (5/12) menertibkan lokasi jualan pedagang kaki lima di tepi jalan, bahkan nyaris memakan badan jalan. 

Lebih menarik, Asmial, S.Pd, MPd turun tanpa dikawal personel Satpol PP, kecuali tampak di sana Kasatpol PP, Asvin Silviansyah dan Camat Simpang Kiri, Rahmayani Sari Munthe.

Tiba di lokasi, Asmial acungkan jempol kepada para pedagang hingga aksi cas dan bersalaman dengan sejumlah pedagang. "Kita tidak ingin ada manajemen konflik, besok akan kita selesaikan dan para pedagang melanjutkan aktivitas tanpa ada yang dilanggar," aku Asmial kepada media ini terpisah.

Seperti dikeluhkan para pedagang, protes dilakukan karena pedagang di tepi jalan bisa mematikan usaha mereka di dalam pajak, padahal untuk bisa berdagang di sana mereka harus mengeluarkan sejumlah uang, termasuk sewa lapak, kebersihan dan lainnya. 

Pembeli pun ditengarai enggan masuk ke dalam lokasi pajak harian itu karena persis di sekitar jalan menuju pajak standby pedagang sayuran. Fenomena ini menurut pedagang yang melakukan aksi bisa mematikan usaha mereka di bagian dalam pajak. Karenanya, pemerintah diminta segera menertibkan semua pedagang yang berjualan di tepi bahkan badan jalan.

 |Khairul 


Post A Comment: