![]() |
| Foto: Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE saksikan Ketua MPD, Jaminuddin B, S.Pd dan Kepala BPKD, Drs. Salbunis, MAP menandatangani MoU SMKN - Pemko Subulussalam |
Samudranews.com-Subulussalam, Aceh: Launching Klinik 'Balanching dan Sporing' SMKN 1 Simpang Kiri, di Desa Suka Makmur, Kec. Simpang Kiri, Kota Subulussalam dilakukan Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE, Senin (17/02/2020).
Di hadapan Wakil Wali Kota, Drs. Salmaza, MAP, Ketua DPRK Ade Fadly Pranata Bintang, S.Ked, Ketua Komisi D DPRK, Ade Rizky Noviani bru Bintang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh wilayah Singkil dan Kota Subulussalam, Karimi, SE, MPd, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Salbunis, MAP, Kepala Majelis Pendidikan Daerah (MPD), Jaminuddin B, S.PdI, sejumlah Kepala SKPK dan Kepala Sekolah, dewan guru dan sejumlah siswa SLTP dan khususnya siswa SMKN 1 Simpang Kiri, Wali Kota, Affan Bintang mengapreasi jajaran SMKN 1 Simpang Kiri.
Pastikan tenaga teknisi balanching dan sporing harus benar-benar profesional, Bintang ingatkan agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah ini tetap menjadi terdepan. Bintang pun berjanji, ke depan akan mengupayakan bantuan sejumlah fasilitas pendukung terkait, seperti disampaikan Kepala SMKN 1, Antoni Berampu, S.Pd, MPd, seperti cafe mini dan ruang tunggu nyaman di arena balanching dan sporing sepanjang tidak menyalahi aturan.
Dikatakan, mobil dan kendaraan dinas lain milik daerah ini akan diarahkan servis di sana dan diharapkan menjadi penambah PAD. "Selain membantu operasi klinik SMKN juga menjadi PAD," pungkas Bintang yakin, kehadiran bengkel ini warga Subulussalam tak perlu jauh-jauh ke luar Kota Subulussalam hanya untuk balanching dan sporing.
Di sisi lain, Bintang pastikan perlu diperketat pengamanan sekolah, lampu-lampu harus lebih terang dan prioritas kepuasan konsumen.
Bintang juga minta gelar shalat zuhur berjamaah di semua sekolah terus digalakkan.
Sebelumnya, Kepala SMKN 1 Simpang Kiri, Antoni Berampu, S.Pd, MPd melaporkan kalau kehadiran dan kelanjutan operasional klinik 'balancing dan sporing' memerlukan dukungan pemerintah setempat, termasuk ruang tunggu nyaman dan prima.
"Kita berharap, warga Singkil, Subulussalam dan Pakpak Bharat menjadi konsumen klinik 'Balancing dan Spooring' SMK ini," tandas Anthoni yang kini mengasuh 560-an siswa untuk tujuh jurusan, yakni teknik sepeda motor, teknik kendaraan ringan, teknik kelistrikan, multimedia, teknik komputer jaringan, administrasi perkantoran dan akuntasi.
Usai penandatanganan MoU SMKN Pemko Subulussalam dan para saksi (stakehokder terkait) dilanjutkan pertunjukan hiburan oleh siswa SMKN 1 Simpang Kiri dan pengguntingan vita ruang 'Balanching dan Sporing' oleh Wali Kota, H. Affan Alfian Bintang, SE disaksikan pejabat terkait.
| Khairul
