SamudraNews.com-Aceh Singkil, Warga Desa Takal Pasir Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil melalui Satgas Relawan Penanganan COVID-19 terus melakukan penyemprotan Disinfektan dikawasannya.Sabtu (18/4/2020).
Penyemprotan Disinfektan dikawasan itu lakukan untuk mencegah wabah penyakit Covid-19.
Menurut Keuchik Desa Takal Pasir Sarman S Sos.I mengatakan penyemprotan cairan Disinfektan terus dilakukan demi mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (COVID-19) di daerah kita.katanya
"Dalam upaya penyemprotan cairan pemusnah virus dan bakteri pada hari ini adalah yang ketiga kalinya dalam sebulan terakhir ini dilakukan yang melibatkan sejumlah Satgas penanganan COVID-19 dan masyarakat lainnya," ujar Sarman.
Dia menyebutkan ratusan liter cairan disinfektan yang diracik sesuai takaran dari sejumlah jenis Deterjen sesuai dengan anjuran pihak Bidan Puskesmas.
"Hari ini sangat istimewa, sebab selain dihadiri relawan, juga dihadiri Babinsa, Babinkamtibmas, dan pihak pendamping desa," sebutnya.
Penyemprotan Disinfektan, kata Sarman dilaksanakan sebulan empat kali, di sejumlah tempat-tempat fasilitas umum yang kerap didatangi masyarakat, tempat ibadah dan sebahagian lagi rumah-rumah penduduk.
Satgas relawan Penanganan Covid-19 ada sebanyak 40 orang yang sesuai dengan surat keputusan, yang melibatkan aparatur perangkat kampung, tokoh-tokoh masyaralat, tokoh pemuda dan tokoh adat lainnya.
"Sambutan masyarakat dalam kegiatan pencegahan pandemi global ini, sangat antusias, karena wabah penyakit ini tidak bisa dianggap remeh, sehingga semua pihak wajib waspada," tukasnya.
Disebutkan Desa Takal Pasir terdiri dari tiga Dusun atau RT, yakni Dusun Kembang, Melati dan Mawar. Sedangkan jumlah penduduk sebanyak 172 Kepala Keluarga (KK) atau lebih kurang Seribu jiwa.
Upaya lainnya, dalam pencegahan COVID-19, yakni pemberian pengarahan bagi warga yang datang dari luar daerah, agar mengikuti protokol pemerintah, yakni Phisical Distancing, atau jaga jarak, tidak dikeramaian dan isolasi mandiri selama 14 hari dirumah masing-masing.
Kemudian, pihak desa juga sudah menyalurkan cairan hand sanitizer (pencuci tangan) anti septic di tiap-tiap rumah penduduk, karena kadang kala masyarakat kita keluar rumah untuk mencari nafkah dan keperluan lainnya, walau kadang lebih banyak stay at home (tetap berada di rumah).
"Jadi, begitu dia pulang dari rumahnya, ada anti septic di depan rumah dipakai untuk menjaga keluarganya dari virus dan bakteri penyakit," Ucapnya.
| Ris
