![]() |
| Ismail Abda wartawan TV senior Aceh Timur |
Peryataan tersebut disampaikan Wartawan Senior Ismail Abda yang juga selaku Ketua Pembina Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT).
Sebagai Wartawan Televisi, Ismail Abda juga meminta agar Darwin dapat membuktikan iklan fiktif yang dibayarkan oleh Pemkab Aceh Timur kepada media televisi seperti dilansir oleh media online lokal baru baru ini.
" Tolong jangan mengadudomba sesama media, dan jangan sok faham dengan urusan media, sebagai pemerhati saja gak jelas pemerhati apa "ulas Ismail Abda.
Dalam pemberitaan di salahsatu media online Darwin menuding bahwa telah terjadi pembohongan dan pembodohan yang dilakukan Diskominfo Aceh Timur. Padahal tanpa sadar Darwin juga telah melakukan pembohongan publik.
Ismail berharap kepada rekan media yang bertugas di Aceh Timur jangan terpancing dengan bahasa-bahasa Darwin yang berbicara asal bunyi tanpa ada bukti dan data.
Untuk diketahui, biaya iklan masing-masing media itu berbeda, sehingga apa yang disampaikan Darwin sudah mencampuri urusan media, sedangkan Darwin bukan orang media televisi, imbuh Ismail Abdah lagi.
" Sebagai wartawan televisi saya sangat tersinggung dengan pernyataan Darwin, sejak tahun 2007 saya sudah aktif di televisi, tapi belum pernah saya terima iklan sebesar yang disebutkan Darwin "tegas Ismail Abda.
Untuk itu Ismail berharap agar Saudara Darwin belajar untuk menjadi pemerhati yang baik dan jelas, jangan sekedar pemerhati, tapi jelaskan pemerhati bidang apa. Bidang sosial misalnya, bidang ekonomi, atau pemerhati bidang anggaran media, tutup wartawan senior tersebut.
| Red
