Hal ini dikarnakan arus bolak balik air yang mengakibatkan pergerakan pasir yang biasanya mempunyai alur atau parit di dasar kuala, lambat laun tertimbun dan berubah menjadi rata.
![]() |
| Nelayan yang sempat kandas Musdar , sedang memperbaiki pukat cincin nya. |
Ini terbukti pada tanggal 19 April 2022 malam lalu pada pukul 00.00 wib, sebuah boat nelayan yang hendak pulang ketepian mengalami kandas dikuala dan nyaris terbalik dihempas ombak , pada saat cuaca badai, yang bersamaan air laut sedang surut.
Beruntung, boat yang dinahkodai Musdar (40 tahun) masih bisa selamat, walaupun seluruh awak boat dengan jumlah enam orang itu harus terjun kekuala untuk menyelamatkan diri. Dengan sigap boat nelayan lainnya yang mengetahui kejadian itu segera menolong boat yang kandas, sehingga hal hal yang tidak diinginkan terhindari.
Dengan adanya kejadian ini Panglima Laot Lhok , Basri mengatakan kepada wartawan Samudra News.com, memang selama ini nelayan sering mengeluhkan kondisi kuala gabi yang sudah sangat dangkal. Dan memang kita sudah ada rencana pelaksanaan pekerjaan pengerukan kuala gabi yang sering dikemukakan yaitu dengan telah dilakukannya survey kelokasi kuala pada beberapa bulan lalu, dimana hasilnya memetakan titik yang akan dikeruk, Ungkap nya.
Dari hasil survey sebelumnya yang dilakukan oleh beberapa instansi diantara BPBD, DLH ,dan PU, serta dari perwakilan DPRK Aceh Singkil. Diketahui anggaran pengerukan menelan biaya sekitar Rp 500 juta, dan pengerjaan akan dilakukan sepanjang alur masuk pemukiman desa pulo sarok - desa pasar yang mencapai 2,2km .
Lanjutnya, secara teknis untuk memaksimalkan kedalaman kuala, debit air yang dibutuhkan harus banyak, supaya efek dari tendangan air itulah yang membuat kuala menjadi awet dalamnya ,Tambah nya.
Namun lajut Basri, pengerukan ini juga terkendala oleh regulasi tentang ekosistem lingkungan yang dinilainya tidak masuk akal, contohnya tidak boleh mengorek pasir di kuala dengan alasan merusak habitat biota laut. Padahal pengerukan bertujuan mendalamkankan kuala agar lalu lintas boat nelayan lancar keluar masuk , ujar nya.
"Adapun kendala lain yang dihadapi pada saat pengurusan administrasi , yaitu minimnya perhatian pemda Aceh Singkil, pejabat terkait yang terkesan tutup mata dengan usulan pengerukan".
Untuk itu Panglima Laot Lhok minta pengertiannya dan mendesak pemda Aceh Singkil untuk segera merealisasikan ususulsn nelayan , supaya hal hal yang menyangkut hajat hidup nelayan dan keselamatan saat melaut tidak terabaikan, tandasnya.
| Is
.

