![]() |
| Foto: Alat berat meratakan material yang teronggok, Kamis 9 Juni 2022. |
Apresiasi terkait menyusul pihak rekanan mengerjakan proyek jalan di seputar lokasi kebun sawit warga, dua hari pasca berita media. Salah satu berita di sana, 'Tumpukan Material Di Kebun Sawit: Warga, Rekanan Bekerja Tidak Profesional'.
![]() |
Foto: Onggokan bahan material di badan jalan, Senin 6 Juni 2022. |
"Kita ucapkan terima kasih, keluhan kita direspon," tandas J. Saraan menyaksikan langsung satu unit alat berat bekerja di lokasi itu, Kamis 9 Juni 2022.
Padahal beberapa jam sebelumnya, dirinya bersama media ini berusaha mengkonfirmasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait onggokan material terkesan tak bertuan itu.
Diminta menemui Sekretaris PUPR karena yang bersangkutan sedang Dinas Luar (DL), Saraan turun ke kantor PUPR. Memastikan pekerjaan, apakah dikelola PUPR atau Dinas Perkebunan (Disbun), Sekretaris PUPR Irman Suryadi, ST ditemui di kantornya minta J. Saraan dan media ini konfirmasi ke Disbun.
Namun di Kantor Disbun gagal bertemu kepala atau bidang terkait karena juga sedang DL.
Seperti berita terdahulu di salah satu media online, onggokan material di badan jalan lokasi kebun sawit itu telah menghambat pemilik kebun panen.
"Kalau dalam setiap dua minggu sekali panen, akibat soalan ini pasti minggu ini nggak bisa memanen," sesal J. Saraan, satu dari sejumlah pemilik kebun di lokasi itu, Senin 6 Juni 2022.
Anehnya, di lokasi tidak ada tanda, papan nama atau lainnya sehingga terkesan seperti proyek siluman.
| Boang

