![]() |
| Mahasiswa Unsam dan mahasiswa UNY menyalurkan batuan pada masyarakat Teluk Kepayang. |
Dalam giat tersebut ada 14 mahasiswa yang tergabung,10 mahasiswa Universitas Samudra kemudian 4 mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Teluk Kepayang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang pada 10 Januari hingga 9 Februari 2026. Kegiatan yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Novianda, S.T., M.Si, ini difokuskan pada tiga program utama, yaitu pembersihan fasilitas umum, trauma healing bagi anak-anak terdampak banjir, serta penggalangan dan penyaluran donasi bagi warga yang membutuhkan. Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian nyata mahasiswa dalam membantu pemulihan kondisi sosial, lingkungan, dan psikologis masyarakat pascabencana.
![]() |
| Mahasiswa Unsam dan mahasiswa UNY memberikan Trauma healing pada anak anak |
Program pembersihan fasilitas umum dilaksanakan dengan membersihkan masjid desa dan musala dusun yang berada di Desa Teluk Kepayang sebelum pelaksanaan salat Jumat serta sebelum kegiatan mengaji berlangsung. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, dan layak digunakan oleh masyarakat. Meskipun sederhana, program ini mendapat respons positif dari warga karena membantu menjaga kebersihan fasilitas bersama serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong di lingkungan desa.
![]() |
| Mahasiswa Unsam dan mahasiswa UNY membersihkan Mesjid Teluk Kepayang |
Sementara itu, program trauma healing menjadi salah satu kegiatan yang paling berdampak bagi anak-anak Desa Teluk Kepayang yang terdampak banjir. Kegiatan ini dirancang untuk membantu memulihkan semangat, kondisi emosional, dan rasa percaya diri anak-anak setelah mengalami situasi yang cukup mengganggu secara psikologis. Melalui permainan tradisional, aktivitas kelompok, olahraga bersama, serta pengenalan emosi melalui kegiatan menanam bunga, mahasiswa menciptakan suasana yang menyenangkan dan aman bagi anak-anak. Dalam beberapa kali pertemuan yang dilaksanakan di desa tersebut, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi, kembali ceria, aktif, dan bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembalikan optimisme serta kestabilan mental anak-anak pasca banjir.
Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan program open donasi sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga Desa Teluk Kepayang yang membutuhkan bantuan. Penggalangan dana dilakukan secara daring maupun door to door dan berhasil mengumpulkan bantuan dalam bentuk uang serta barang. Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada warga yang sedang sakit dan membutuhkan dukungan sebagai upaya meringankan beban ekonomi yang dialami. Proses penyaluran dilakukan secara langsung sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab kepada para donatur.
Datok Penghulu Desa Teluk Kepayang, Bapak Fahrur Razi, S.St.,memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang telah memilih Desa Teluk Kepayang sebagai lokasi pengabdian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah memilih Desa Teluk Kepayang sebagai desa pengabdian. Harapan kami, apa yang telah dilakukan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana banjir, serta membantu memulihkan kembali semangat, mental, dan psikologis anak-anak desa,” ujarnya.
Melalui ketiga program tersebut, mahasiswa berharap kehadiran mereka selama satu bulan pelaksanaan KKN di Desa Teluk Kepayang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi dan masyarakat dapat menghadirkan kontribusi positif dalam membangun kepedulian sosial, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan harapan baru di tengah masyarakat.
| Herdian


