Ada yang Mengancam Generasi Desa? Posko TMMD Reg ke-128 Jadi Tempat Peringatan

0


Samudra
News.com
 | Aceh Timur – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur Tahun Anggaran 2026 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, namun juga menyentuh aspek pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan nonfisik. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi bahaya narkoba yang berlangsung di Posko TMMD, di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (12/05/2026).


Kegiatan tersebut diikuti antusias oleh masyarakat dari 2 desa, yakni Desa Alue Canang dan Desa Jambo Labu, dengan menghadirkan narasumber dari Bhabinkamtibmas Desa Alue Canang Polsek Birem Bayeun Polres Langsa, Aiptu Benni Sutansa, yang memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampak buruknya terhadap kehidupan pribadi, keluarga, hingga masa depan generasi muda.


Dalam paparannya, Aiptu Benni Sutansa menjelaskan bahwa narkoba menjadi ancaman serius yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental seseorang, menghancurkan hubungan keluarga, hingga memicu tindak kriminalitas di lingkungan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan mengenali tanda-tanda penyalahgunaan narkoba sejak dini.


“Penyalahgunaan narkoba bukan hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan masa depan keluarga dan generasi bangsa. Oleh karena itu, masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing, dimulai dari pengawasan terhadap anak-anak dan pergaulan mereka,” ujar Aiptu Benni Sutansa di hadapan peserta sosialisasi.


Pada sesi tanya jawab, salah satu warga, Sdr. Sudirman, turut menyampaikan pertanyaan sekaligus apresiasinya terhadap materi yang diberikan. Ia mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai dampak narkoba dan langkah pencegahannya di lingkungan keluarga.


“Kami sangat terbantu dengan sosialisasi seperti ini, karena banyak hal yang sebelumnya kami belum pahami tentang bahaya narkoba. Dengan penjelasan dari Bhabinkamtibmas, kami jadi lebih mengerti bagaimana menjaga keluarga, terutama anak-anak, agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah,” ungkap Sudirman.


Sementara itu, Geuchik Desa Alue Canang, Razali A.B, menyampaikan bahwa bahaya narkoba merupakan ancaman nyata yang harus diwaspadai bersama. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.


“Kami mengimbau seluruh masyarakat Desa Alue Canang agar menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun. Jangan pernah mencoba, karena sekali terjerumus akan sulit keluar. Mari kita jaga anak-anak dan lingkungan kita bersama-sama agar terbebas dari pengaruh narkoba demi masa depan generasi yang lebih baik,” tegas Razali A.B.


Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Reg ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Novi Widyanto, menyampaikan bahwa kegiatan nonfisik seperti sosialisasi narkoba merupakan bagian penting dalam program TMMD untuk membangun ketahanan sosial masyarakat.


“TMMD tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga membangun karakter dan kesadaran masyarakat. Melalui sosialisasi bahaya narkoba ini, kami berharap masyarakat semakin memahami dampak negatif narkoba dan bersama-sama menjaga lingkungan agar terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Generasi muda harus kita lindungi karena mereka adalah aset masa depan bangsa,” ujar Dansatgas.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat Desa Alue Canang dan Jambo Labu semakin sadar akan bahaya narkoba serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)