Pemko Langsa Perkuat Sinergi Pembangunan Generasi Muda Bersama PEMA Universitas Samudra

0
Kota Langsa – Pemerintah Kota Langsa menerima audiensi Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Universitas Samudra (Unsam) dalam rangka membangun sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah demi mendukung pembangunan generasi muda serta kemajuan Kota Langsa.

Audiensi yang berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kadispora, Kadisdik, Plt. Kadisnaker, dan Sekdis Kominfo.

Sementara dari pihak mahasiswa hadir Presiden Mahasiswa Universitas Samudra Muhammad Khairan Hakim beserta jajaran kabinet Pemerintahan Mahasiswa Universitas Samudra dan Duta Kampus Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Muhammad Khairan Hakim menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang diskusi terkait keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin membangun komunikasi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kota Langsa, khususnya dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pengembangan generasi muda di Kota Langsa,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama, di antaranya evaluasi tata kelola lingkungan dan mitigasi banjir, pengelolaan sampah dan kebersihan kota, pemberdayaan pemuda dan peluang kerja bagi fresh graduate, dukungan terhadap pengembangan pendidikan dan ruang kreatif kepemudaan, keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan daerah, serta optimalisasi pelayanan publik dan transparansi pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Langsa Jeffry Sentana menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan semangat kritis mahasiswa dalam memberikan masukan bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, Pemerintah Kota Langsa terbuka terhadap kolaborasi dengan mahasiswa maupun kalangan akademisi dalam mendukung program-program pembangunan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan dan pembangunan Kota Langsa. Pemerintah dan mahasiswa harus menjadi mitra dalam membangun daerah,” ujar Walikota.

Dalam pemaparannya, Walikota juga menjelaskan sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Langsa yang masuk dalam 22 program unggulan “Langsa Juara”, di antaranya program tahfidz Al-Qur’an, pelatihan keterampilan kerja melalui Disnaker, pengembangan kemampuan bahasa asing, pelatihan barista, hingga program pemberdayaan pemuda lainnya.

Terkait persoalan banjir, Walikota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Langsa terus melakukan penanganan secara bertahap melalui normalisasi drainase serta koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Aceh terkait pengerukan dan normalisasi sungai yang menjadi kewenangan provinsi.

“Setelah kami turun langsung ke lapangan, memang kondisi sungai sudah sangat dangkal sehingga perlu dilakukan pengerukan dan perluasan agar aliran air kembali normal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa Aulia turut memaparkan upaya peningkatan sistem pengelolaan sampah dengan mengadopsi pola pengelolaan modern, termasuk sistem pengangkutan dan pengawasan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kebersihan.

Audiensi berlangsung dalam suasana santai, komunikatif, dan penuh keakraban, diselingi diskusi ringan serta berbagai masukan konstruktif dari mahasiswa kepada pemerintah daerah.

Melalui pertemuan tersebut diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kota Langsa dan mahasiswa dalam mendukung pembangunan daerah, peningkatan kualitas generasi muda, serta mewujudkan Kota Langsa yang maju, bersih, dan berdaya saing.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)