![]() |
| Istri geuchik matang Panyang Fatimah |
Kepada media ini Kamis (4/6/2026) Fatimah menuturkan bahwa, semenjak di berhentikan dari ketua TP PKK dan Bunda Paud Matang Panyang di akhir tahun 2024 silam sejak itu suami tidak lagi memberi napkah seperti biasa, dan demi menapkahi tiga orang anak terpaksa bekerja sebagai Cleaning service di RSUD Langsa.
"Sejauh ini suami lebih senang berhura hura dengan AM (wanita bersuami) warga Senebok Antara dari pada menapkahi istri dan anak" ujarnya.
Untuk itu Fatimah mengharap bapak wali kota Langsa memberi keadilan pada diri nya,dari kekejaman suami yang masih aktif menjadi Geuchik Matang Panyang.
"Saya memohon dengan sangat kepada bapak wali kota Langsa agar bisa mendapat keadilan atas tingkah suami yang lebih senang hura hura dengan istri orang dari pada memberi nafkah pada anak istri" harap nya.
Lanjutnya,Seorang Geuchik merupakan bawahan bapak wali kota Langsa dan ketika tingkah nya tidak mencerminkan sosok pemimpin yang seharusnya memberi contoh yang baik pada masyarakat namun berbanding terbalik, tentunya sudah layak di copot dari jabatan nya dari pada merusak Marwah kota Langsa karena di duga kuat selingkuh dengan wanita bersuami.
"Dugaan suami saya selingkuh dengan AM wanita bersuami sudah menjadi rahasia umum di kalangan Geuchik, namun sejauh ini belum ada tidakan dari pihak pihak terkait, untuk itu harapan saya hanya bapak wali kota yang bisa memberi keadilan dan menindak oknum Geuchik yang bertindak semaunya memecat ketua TP PKK tanpa musyawarah di desa dan doyan selingkuh dengan wanita bersuami" tandasnya.
Menurutnya, Sudah berupaya mendapatkan kebenaran dan menyurati Camat Langsa Timur terkait pemberitaan dari ketua TP PKK Matang Panyang namun belum membuahkan hasil
Sejauh ini awak media belum berhasil mengkonfirmasi oknum Geuchik Matang panjang.
Sebelum nya media ini telah mengkonfirmasi ketua Tuhapeut setempat yakni Tgk Ali dan di sambungan telpon dirinya mengatakan, pemberhentian ketua TP PKK keputusan geuchik tidak ada musyawarah.
"Benar, ketua TP PKK Matang Panyang susah di ganti oleh adik Geuchik dan tidak ada musyawah seperti saya dulu di berhentikan dari Aktif mesjit juga seperi ini langsung di berhentikan" ujarnya.
