![]() |
| Saputri Rahmawati, Am. Keb selaku Kasubid Etika Keperawatan RSUCM Langsa sedang breafing dengan para perawat |
Kepada media ini kepala RSUCM Langsa melalui Saputri Rahmawati, Am. Keb selaku Kasubid Etika Keperawatan RSUCM Langsa Minggu (12/9/26) menjelaskan, Etika keperawatan adalah pedoman moral dan prinsip aturan profesional yang mengatur perilakuperawat dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Tujuan dari etika keperawatan itu sendiri ada terbagi 3.
1.Melindungi hak dan martabat pasien
2.Menjamin mutu pelayanan yang aman pada satu rumah sakit
3.Memberi arah dalam menghadapi dilema etik di tempat kerja.
Untuk tercapainya tujuan dari etika keperawatan, Perawat sendiri harus memahami prinsip dasar utama dari keperawatan tersebut.
Karena dalam prinsip utama tersebut ada
1. Menghargai hak pasien untuk membuat keputusan sendiri tentang pengobaran nya.
2.Mencegah tindakan yang dapat melukai dan membahayakan pasien
3.memberikan pelayanan yang adil kepada pasien tanpa membeda2kan status ekonomi pasien
4.Serta menjaga kerahasiaan dan privasi informasi medis pasien.
"Untuk Membentuk etika perawat yang kuat memerlukan pendekatan sistematis, mulai dari proses rekrutmen, pembinaan harian, hingga pengawasan ketat di lingkungan kerja" ujarnya.
Berikut adalah langkah-langkah konkret untuk membentuk etika perawat di fasilitas kesehatan:
Kenalkan secara mendalam Kode Etik Keperawatan (seperti versi PPNI) sejak hari pertama perawat bergabung.
"RSCM Langsa selalu mengadakan pelatihan rutin berbasis studi kasus nyata, seperti cara menjaga kerahasiaan pasien atau menangani penolakan tindakan medis (informed consent) ini bertujuan untuk membentuk perawat yang beretika" imbuhnya.
Lanjutnya, Melatih perawat agar mampu menyampaikan informasi medis dengan empati, ramah, dan jujur kepada pasien serta keluarga.
"Penerapan Sistem Mentorship & Role Model Bimbingan Senior juga di butuhkan
dengan cara Pasangkan perawat baru dengan perawat senior yang memiliki rekam jejak etika dan kinerja yang bersih" ibuhnya lagi.
Kemudian, Kepala ruangan dan manajer keperawatan harus menjadi contoh hidup dalam disiplin, kejujuran, dan keadilan di bangsal.
"Lakukan evaluasi berkala terhadap perilaku perawat dalam melayani pasien melalui kuesioner kepuasan pasien dan Terapkan sanksi berjenjang yang transparan bagi pelanggar etika agar memberikan efek jera dan menjaga Marwah RSUCM Langsa" tandasnya.
| Roby Sinaga
