samudra-news.com | LANGSA – Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Kota Langsa Kelas II-B, kehilangan Seorang tahanan titipan Kejaksaan Negeri (Kejari), Tahanan tersebut bernama Muliadi alias Adi Mayed bin Syamaun (36th), merupakan warga penduduk Gampong Sungai Paoh Kecamatan Langsa Barat, yang melarikan diri di perkirakan pada Jumat sore (20/12), yang kuat dugaan berhasil kabur dengan cara memanjat tembok dengan menggunakan 4 lembar kain sarung melewati tembok berduri bagian belakang Lapas.


Bukti kuat dugaan bahwa Muliadi melarikan diri dengan kain 4 sarung bersimpul-simpul yang dilemparkan ke bagian paling atas tembok berkawat duri. Kain sarung temuan itu berada di tembok hingga kamis sore(20/12), di bagian luar tembok Lapas yakni  Gampong Baro, Kecamatan Langsa Kota terdapat sambungan kain sarung bersimpul menjulur keluar, dugaan akhir Muliadi kabur sekitar pukul 14.30 WIB dengan cara memanjat tembok Lapas Langsa pada bagian belakang yang memiliki ketinggian sekitar enam meter.


Keterangan  anak kecil yang tinggal di belakang tembok luar Lapas mengatakan, "Mereka sempat melihat seorang Bapak yang turun dari tembok lapas, saat turun dari tembok, datang seorang pemuda mengendarai sepeda motor jenis bebek, mengenakan helm tertutup  kaca reben, pakai jacket warna hitam gelap datang menjemput, Si penjemput itu memegang telepon genggam dengan  pelan-pelan menegndarai motor lewat samping Lapas.

Ketika wartawan mengkonfirmasi Kalapas Kelas II B Langsa, Erri Taruna DS BcIP SH, mengatakan dan membenarkan ada seorang tahanan titipan Kejari Langsa sejak 30 November 2013, Muliadi alias Mayet, kabur dengan memanjat tembok lapas, menggunakan kain sarung, paparnya.

"Muliadi baru diketahui kabur oleh petugas jaga (sipir) sekitar pukul 14.30 WIB. Tersangka dititipan ke lapas karena melanggar Undang-Undang (UU) No 35/2005 tentang Narkotika, Kini sejumlah petugas lapas sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka dan juga dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat," ujar Erri. [Edi]

Kirim Komentar Anda: