Foto: Kapolsek Penanggalan, Iptu Syahril, SE memberi arahan kepada sejumlah sopir yang parkir di badan Jembatan Kedabuhan, Jontor, Jumat (11/10)


SamudraNews.com-Subulussalam, Aceh - Menjadi salah satu titik rawan longsor di wilayah hukum Polsek Penanggalan, Kapolsek Iptu Syahril, SE bersama unsur Muspika dan Babinsa setempat kunjungi Desa Lae Ikan, Jumat (11/10).


Photo: Kapolsek Penanggalan, Iptu Syahril, SE together with elements of Muspika down to monitor Lae Ikan Village which is prone to landslides, Friday (11/10
)
Melalui rilisnya, Kapolsek Iptu Syahril menyebutkan, pihaknya mengajak pemerintah desa untuk bersinergi dengan Muspika dalam menyosialisasikan kepada warga agar selalu siaga sebelum terjadi bencana. Pasalnya, desa berbatas dengan Provinsi Sumatera Utara, berada di wilayah berbukit dan pegunungan ini rawan bencana longsor.

"Dalam situasi musim penghujan saat ini, intensitas pantau desa rawan bencana longsor terus kita tingkatkan," pesan Syahril pastikan, sinergi antara pemerintah desa dengan Muspika menyosialisasikan bencana longsor sangat diperlukan karena bencana longsor kapan saja bisa terjadi.

Saat sosialisasi, sejumlah pengguna jalan, seperti sopir truk disebutkan berpartisipasi di sana, terutama di titik 'Kedabuhan' Jontor yang sering terjadi kecelakaan tunggal karena jalan licin, tanjakan dan berkelok tajam. Kepada para sopir, Syahril ingatkan agar tidak membiasakan parkir di badan jembatan.

Menyambut baik kehadiran dan perhatian Kapolsek/Muspika di sana, Kepala Desa Lae Ikan, Herianto Solin mengapresiasi. "Sangat kita apresiasi, perhatian ini menjadi penyemangat bagi warga Desa Lae Ikan untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar Herianto Solin kepada wartawan.

 |Khairul




Post A Comment: