Januari 2014
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | MAKASSAR - Sebagian kalangan, film tak hanya dinilai sebagai salah satu sarana hiburan belaka. Film bisa dikaji lebih serius, terutama tentang apa yang sesungguhnya ingin diobrolkan sang film maker di filmnya hingga pesan apa yang bisa ditangkap oleh penonton didalamnya. “Menariknya film karena merupakan kerja kolaboratif. Didalamnya banyak sekali elemen ilmu yang bisa dipelajari. Mulai dari sejarah, artistik hingga musik. Saya bahkan pernah tiba-tiba menyukai seorang penyair justru karena menonton film yang menggambarkan kisah hidupnya termasuk proses kreatif penciptaan karyanya, “ jelas Ichwan Persada selaku penulis buku 101 MOVIE GUIDE.

Produser film La Tahzan dan Cinta/Mati ini pun menggagas penulisan buku yang berisi kumpulan 101 review film dari seluruh dunia itu. Buku tersebut digarap secara serius dengan mengumpulkan tulisan-tulisan Ichwan selama beberapa tahun terakhir. Lalu penyuntingan dilakukan komunitas Findie Makassar dan akhirnya diterbitkan oleh Nulis Buku, sebuah platform yang memungkinkan siapapun bisa menerbitkan bukunya sendiri.

Padahal ide menerbitkan buku 101 MOVIE GUIDE ini sesungguhnya sederhana. “Dulu saya sering kebingungan ketika ke toko DVD dengan ribuan judul film yang harus dipilih. Waktu itu berangan-angan seandainya ada semacam katalog yang bisa memudahkan pembeli seperti saya. Pada akhirnya malah saya berpikir akan jadi menarik jika ada buku yang selain mempermudah pecandu film seperti saya, juga bisa menambah wawasan mereka ketika membacanya, “ ujarnya tersenyum.

Setelah terbit, buku 101 MOVIE GUIDE mengundang respon positif dari berbagai kalangan. Dari kalangan film, diwakili Vino G Bastian, punya pendapat sendiri. “Dengan membaca buku ini, anak muda dapat wawasan untuk menulis review atau kritik film. Lagipula di buku ini, film Indonesia diletakkan sejajar dengan film dari berbagai belahan dunia lainnya, “ kata aktor yang kini menjajaki pekerjaan di balik layar sebagaiassociate producer.

101 MOVIE GUIDE direncanakan terbit setiap tahun. Dengan demikian selalu ada wawasan baru akan 101 film setiap tahunnya. “Sekarang saya mulai mencicil penulisan untuk edisi 2014. Sudah ada sejumlah tulisan yang siap dimasukkan, seperti ulasan 12 Years a Slave5 CM dan Zero Dark Thirty, “ tandas Ichwan.[]

Hal menarik LAINNYA.. Yuks Mari!!
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | KENDAL - Karena saya berharap engkau dicintai Allah, maka saya menasihatimu. Karena saya berharap engkau tidak dimurkai Allah, maka saya mengingatkanmu.
Ibu Bupati Kendal yang baik, saya baca berita, engkau mengatakan “PSK adalah pahlawan keluarga, karena mereka bekerja untuk menghidupi keluarga. Dalam kondisi itu, tidak manusiawi kalau tempat pelacuran ditutup.” Begitu katamu..
Menurut saya, pendapatmu itu lahir dari cara pandang yang keliru. Sebagai muslimah apalagi berjilbab, tentu engkau pun rajin shalat rutin mengaji dan menjalankan kewajiban agama lainnya, semestinya salah kaprah memahami kata PAHLAWAN bisa dihindari. Sebagai pejabat tinggi, makna pahlawan harusnya tidak asing bagimu.
Benar, siapa pun yang ‘menghidupi’ keluarga adalah pahlawan. Namun, apakah menghidupi keluarga harus dengan cara melacurkan diri? Sebagai seorang wanita dan seorang ibu mestinya hal mendasar ini sudah cukup menoreh hatimu. Lagipula bukankah hanya hak Allah saja untuk menghidupi makhluknya? Bila kita khilaf bahwa soal rezeki ada dalam hak prerogatif-Nya. Sementara berzina jelas diharamkan-Nya.
Tempat pelacuran ditutup tidak manusiawi katamu ibu? Duh… Bagaimana bisa seorang wanita terhormat sepertimu bisa alpa dari makna KEMANUSIAAN. Ibu yang shalihah insya Allah, coba ibu tanyakan kepada wanita-wanita yang terpaksa menjadi PSK itu, apakah mereka melacurkan diri karena dorongan kemanusiaan? Maaf, atas dasar KEMANUSIAAN, mereka tidak tega membiarkan para lelaki hidung belang kehilangan curahan birahi syetaninya?
Allah…
Ibu yang menjadi panutan semua warganya termasuk kaum wanita dan anak-anak gadis remaja, Maaf, sekali lagi maaf, bilakah ibu menjadi seorang pelacur, dan dengan itu ibu mampu menghidupi keluarga, banggakah ibu digelari pahlawan keluarga!?Atau, saat tempat yang biasa digunakan buat ibu melacur ditutup, terlukakah rasa kemanusiaan ibu?
Ibu yang baik, jelas. Kemiskinan bukanlah disebabkan oleh ditutupnya lokalisasi pelacuran. Untuk yang satu ini, terpaksa saya harus mengatakan bahwa ibu mengalami sesat fikir yang kronis. Apalagi itu diderita oleh seorang pemimpin yang semestinya cerdas dan bijak dalam berfikir dan bertindak. Karena setiap keputusan ibu akan berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
Pun, merebaknya penyakit kelamin. Bukan disebabkan ditutupnya lokalisasi. Justru tanggungjawab ibu lah sebagai pemegang kekuasaan untuk mengangkat derajat mereka dari jurang kehinaan dengan menyiapkan lapangan kerja yang layak serta membimbing aqidah dan moral mereka. Bukannya dengan melegalkan lokalisasi pelacuran.
Bu, tidak ada seorang pun wanita yang masih memiliki nurani rela dan ikhlas menjadi pelacur. Sebagaimana ibu siratkan sendiri bahwa keadaanlah yang memaksa mereka melakukan itu. Kenapa solusinya ibu berikan sesuatu yang sebenarnya tidak diinginkan oleh para PSK itu?
Apakah ibu rela, mungkin ada anak perempuan ibu yang tergoda atau digoda untuk main-main ke lokalisasi lalu terjerumus dan menjadi pelacur di sana? Anak laki-laki ibu yang tergoda lalu menginap di sana? Akan ibu katakan, ah biarkan saja kan itu pilihan mereka? Sebagaimana ibu membiarkan saja lokalisasi itu hadir di Kendal karena para PSK ‘membutuhkannya’.
“Bisa saja menutup tempat pelacuran, tapi PSK-nya harus diberi pekerjaan dulu,” tegas Bupati.
Begitu katamu ibu? Terus? Ya siapkanlah lapangan pekerjaan. Ibu yang punya wewenang. Dalih setelah merekadiberikan keterampilan lalu sepi pelanggan dan kembali lagi ke praktek asusila itu bukan alasan untuk tidak menutup lokalisasi. Selain keterampilan, mereka juga perlu pendampingan, dicarikan pelanggannya, dibuka peluang pasarnya, diberikan modal pengembangan usahanya, dsb. Itu kan tugas pemerintah. Tugas IBU
“Pernah saya tanya kepada para PSK. Kenapa kembali ke lokalisasi? PSK itu menjawab karena kesulitan mencari pelanggan. Sementara kalau dia menjadi PSK, sehari bisa mendapat lima pelanggan,” tambahnya dengan tawa kecil.
Maaf, menjijikkan sekali perkataan ibu itu. Ibu telah merendahkan derajat kaum wanita. Termasuk ibu di dalamnya. Tawa kecil ibu, bila saya lihat langsung, mungkin saat itulah saya bisa menyaksikan senyum sinisnya IBLIS untuk pertama kali. Maaf..
Untuk itulah, engkau berencana akan mengganti slogan “Kendal Beribadat” menjadi “Kendal Hebat”. Slogan “Kendal Beribadat” menurutmu sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat Kendal.
Astaghfirullah, Ibu insyaflah dan bertaubatlah. Slogan yang sungguh bagus itu diganti dengan slogan yang umum saja? Sungguh disimpan dimana imanmu ibu?
Karena alasan di Kendal masih ada tempat pelacuran lalu digantilah slogan Kendal beribadat. Miris sekali. Analoginya, bila di Kendal  masih ada pecandu narkoba, jangan haramkan narkoba. Bila di Kendal masih ada yang suka minum miras, janganlah miras itu dilarang. Bila di Kendal masih ada yang hobi korupsi, janganlah koruptor itu dihukum. Bila di Kendal masih ada yang menentang agama, janganlah orang itu disalahkan. Salahkan saja agamanya, begitu?
Wal’iyadzu billah
“Kalau nanti slogannya diganti dengan ‘Kendal Hebat’, bisa memotivasi orang Kendal untuk bisa menjadi orang hebat. Sebab, orang hebat bisa memilih mana yang baik dan mana yang tidak,” cetusnya.
Hmm.. jadi “slogan beribadat” di kendal saat ini tidak membuat warga kendal termotivasi untuk ahli ibadah. Wahai warga Kendal, benarkah? Kalian bukan ahli ibadah, artinya kalau bukan ahli ibadah, kalian ahli maksiat. Kata ibu kalian
Benarkah? Mestikah? Orang Hebat secara otomatis akan mampu memilih mana yang baik dan mana yang tidak? Ah ibu.. Pasti sekolah ibu sudah tinggi, oleh karenanya terpilih menjadi Bupati. Pasti tingkat kecerdasan ibu di atas rata-rata warga Kendal, sampai-sampai ibu mampu memimpin rakyat satu kabupaten. Pasti ibu HEBAT, hingga mampu memilih bahwa membiarkan pelacuran adalah jalan terbaik bagi kaum wanita di Kendal dan mereka layak diberikan penghargaan sebagai PAHLAWAN KELUARGA. Wah, ibu HEBAT
Ibu.. maaf, kalau nada surat ini kadang meninggi. Itu hanya ungkapan betapa saya mencintai ibu. Cinta ini membuat saya cemburu kepada para pelacur, Germo, cukong-cukong, dan lokalisasi pelacuran yang lebih ibu cintai daripada saya. Tapi siapa saya?
Namun saya sangat yakin, ada banyak warga ibu di Kendal terutama kaum wanitanya yang terhormat bersuara lebih keras daripada surat saya ini.
Ibu yang semoga dirahmati Allah karena keinsyafan ibu, surat cinta ini saya cukupkan sekian, akan ada banyak surat-surat cinta lain melayang ke meja ibu, asli dari rakyat Kendal yang lebih mencintai ibu daripada saya.
Salam hangat untuk seluruh warga Kendal, juga saudara-saudaraku, mbak-mbak yang terpaksa melakukan praktik asusila, sampaikan suara hati kalian kepada ibu kita Bupati Kendal agar beliau mengerti apa yang sebenarnya suara hati kalian. Karena saya yakin, pandangan beliau itu bukan mewakili kalian….
Selamatkan beliau dengan cinta kalian kepada ampunan Allah dan ridha-Nya
Ibu Widya, amanah yang ibu emban saat ini, adalah ladang amal untuk bernanyak beramal shalih bekal akhirat. Sebelum diambil, pastikan ibu tidak merampas dan mengkhianati hak Allah, hak manusia, hak undang-undang, dan hak keluarga ibu sendiri..
Wildan Hasan
Warga pinggiran kali Bekasi

sumber Islampos.com


Hal menarik LAINNYA.. Yuks Mari!!
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Karya Anak Negeri - Anas Urbaningrum
Karya :
Syahzevianda
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Samudra
Kota Langsa

Hal menarik LAINNYA.. Yuks Mari!!
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | JAKARTA – Berhati-hatilah menggunakan Facebook. Situs jaringan sosial ini mengalami lima masalah keamanan serius pekan ini. Pakar keamanan khawatir, kriminal akan menggunakan aplikasi tertentu untuk memanen data-data pribadi milik korban.
Facebook mengijinkan orang membuat aplikasi game dan software yang bisa dijalankan di website itu. Tapi aplikasi tidak membutuhkan persetujuan dari Facebook sehingga bisa dieksploitasi oleh hacker.
Salah satu contohnya adalah Error Check System yang mengingatkan user seolah-olah teman tidak dapat melihat profil dan saat diklik menampilkan pesan error. Padahal pada kenyataannya tidak ada yang salah dengan profil.
Aplikasi lain memperingatkan user telah melanggar syarat dan ketentuan Facebook dan menawarkan link agar akun tetap bisa digunakan. Trend Micro mengingatkan saat diklik, pesan palsu ini malah akan tersebar keseluruh daftar teman. Selain itu informasi pribadi milik user secara otomatis berpindah ke pencuri.
“Dua kejadian ini hanya berlangsung dalam sepekan dan hanya masalah waktu saja Facebook akan meninjau ulang kebijakan aplikasinya,” kata Rik Ferguson, senior security adviser Trend Micro.
Ferguson mengatakan meskipun belum ada bukti aplikasi itu telah digunakan hacker untuk mencuri informasi rekening tapi terbukti bisa dijalankan. Dan dia khawatir program yang lebih mutakhir akan menjadi ancaman nyata di Facebook.
Sebelumnya Facebook juga menjadi media penyebaran virus Koobface sejak Desember tahun lalu. Virus itu menular dengan cara menawarkan pancingan agar mengujungi halaman YouTube palsu tapi ternyata menginstall malicious software ke komputer korban.[arrahmah.com]

Hal menarik LAINNYA.. Yuks Mari!!
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | DAMASKUS  Intelijen dari Negara Barat dikabarkan diam-diam menemui Presiden Suriah Bashar al-Assad. Mereka membicarakan ancaman Al-Qaeda di Suriah.
“Ya, ada beberapa dari mereka (intelijen Barat) yang datang ke Pemerintah Suriah,” ujar Wakil Perdana Menteri Suriah Faisal Mekdad, seperti dikutip BBC, Rabu (15/1).
Salah satu intelijen Barat yang disebut mendatangi Assad adalah lembaga intelijen Inggris, M16. Pemerintah Inggris menolak mengonfirmasi hubungan intelijennya dengan Assad.
“Kami tidak membahas masalah intelijen,” sebut pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Inggris.
Seperti diketahui, Al-Qaeda memang berkembang pesat di Suriah. Peranannya melalui ISIS dan JN, telah membantu mujahidin untuk menguasai beberapa wilayah di Suriah.
Negara Barat selama ini mengalami kebingungan dalam memberikan dukungannya kepada oposisi Suriah. Hal ini diakibatkan munculnya kelompok-kelompok mujahidin yang secara tegas  menolak demokrasi serta menuntut penegakkan syariah dan khilafah.[detikislam.com]

Hal menarik LAINNYA.. Yuks Mari!!
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | KOTA LANGSA - 100 lebih Kepala Keluarga (KK) di Lorong Petua Yahya Dusun Damai Gampong Paya Bujok Tunong. Sepanjang hampir 375 Meter dengan Lebar 3,5 Meter, Bisa di katakan lingkungan padat penghuni disana kecewa pada pemerintah Kota Langsa, hal ini di ungkapkan Ketika para pemuda-pemudi di lorong tersebut ngopi bareng di. Lorong Petua Yahya tepatnya perempatan Griya Sakinah, mereka merupakan warga Gampong setempat, pada Senin (13/1). 

Salah seorang Pengacara Langsa Dian Yuliani, SH yang berdomisili di Griya Sakinah-2 , mengungkapkan bahwa "Jalan Petua Yahya sudah saatnya mendapat perhatian serius dan menjadikan skala prioritas utama. Pasalnya di jalan rusak berat berlumpur ketika hujan tiba telah melukai anak-anak pengajian yang usia sekolah SD, SMP dan SMA, termasuk anak saya sendiri pernah beberapa kali pulang dan tak jadi mengaji akibat terpeleset di depan Dayah Pengajian karena malu di ejek temannya, kata Pengacara Dian sambil meminta perhatian serius para eksekutif dan legislatif yang sayang pada masyarakat dan cinta pada Meunasah/Langgar serta anak Dayahnya. 

Pak Din pemilik Kios klontong di depan komplek Griya Sakinah juga merasakan hal yang sama yakni dua anaknya yang melintas jalan tersebut ketika musim hujan, dengan sepeda berlumpur bahkan naik ke baju bekangnya, papa Pak Din sambil berharap adanya Perhatian anggota DPR sebagai wakil rakyat kami selama 2009-2014. 

Demikian ungkapan dari beberapa warga yang memiliki harapan untuk di tahun 2014, walau sudah pengesahan anggaran dan melahirkan Qanunnya, masyarakat tetap berharap di tahun ini juga bisa di bangun, harapan mereka kepada Walikota dan DPR-K Langsa, karena hal ini sifatnya adalah kebutuhan sangat penting dan sangat mendesak menyangkut masyarakat yg taat pajak selama ini •  [Khalil]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

samudra-news.com - Ini adalah Firas, 3 tahun. Hari ini ia menyeberangi Suriah menuju Yordan, hanya bersama sekampit plastik berisi barang pribadinya. Firas tidak sendiri, ia bersama lebih sejuta kanak-kanak Suriah yang lain yang juga menjadi pelarian. Tabik untuk Firas! (Islampos.com)
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Oleh : Henny (Ummu Ghiyas Faris)

samudra-news.com - Rakyat menjerit dan menangis, itulah kalimat yang pas dengan kondisi yang dialami oleh sebagian besar rakyat di negeri ini. Bukan tanpa alasan jeritan dan tangisan mereka di tengah kondisi harga-harga yang semakin melambung tinggi. Yah, beban hidup yang dirasakan semakin mencekik urat nadi kehidupan.

Dikutip dari bisnis.liputan6.com (Selasa, 07/01/2014) PT Pertamina (Persero) secara resmi merevisi kenaikan harga elpiji non subsidi 12 kilogram (kg) menjadi sebesar Rp 1.000 nett per kilogram, sehingga kenaikan harga per tabung non subsidi 12 kilogram rata-rata Rp 14.200 per tabung. Dengan demikian, harga per tabung elpiji non subsidi 12 kg di tingkat agen menjadi berkisar antara Rp 89.000 hingga Rp 120.100 (tergantung lokasi) terhitung mulai Selasa, 7 Januari 2014, pukul 00.00 WIB. (Harga sudah termasuk PPN, transport fee dan filling fee SPPBE, serta margin Agen).

Kebijakan kenaikan harga elpiji ini sungguh menjadi hal yang patut dikritisi, di tengah kondisi rakyat yang mengalami kesulitan. Sungguh tega dalam kondisi seperti ini masih menaikkan harga elpiji meskipun penolakan dan penentangan terjadi di masyarakat. Dan jelaslah, bahwa rakyat bukannya sebagai objek dari negara yang harus diayomi dan disejahterakan kehidupannya, tetapi para penguasa menjadikan rakyat sebagai konsumen (target pasar).

Kebijakan zhalim

Berdasarkan fakta di atas, revisi harga gas elpiji non-subsidi dari Rp 3.500 per kilogram turun menjadi Rp. 1.000 per kilogram, kebijakan ini tidak serta merta membuat masyarakat lega. Tetap saja dirasakan beban yang cukup berat. Walaupun dalih dari Pertamina mengatakan bahwa revisi ini dilakukan setelah mencermati perkembangan di masyarakat dan dilakukannya rapat dengan pemerintah akhir pekan lalu serta konsultasi dengan BPK Senin (06/01). Bahkan Direktur Pemasaran dan Niaga, Hanung Budya, menjamin tidak akan ada kelangkaan gas elpiji baik kemasan 3 kg maupun 12 kg (bbc.co.uk, 06/01/2014). Benarkah tidak ada kelangkaan? Jika kita berkaca dari yang sudah-sudah, ketika harga barang melambung tinggi selalu saja ada pihak-pihak yang melakukan tindakan yang mengakibatkan barang kebutuhan menjadi langka.

Revisi harga elpiji ini dalih Pertamina adalah Pertamina memperkirakan revisi kenaikan harga membuat perusahaan tersebut merugi. Menurut Pertamina, pada tahun 2014, proyeksi kerugian Pertamina dari bisnis elpiji mencapai 5,4 triliun, dengan kurs Rp 10.500 per US dollar. Yang menjadi pertanyaannya adalah benarkah Pertamina memang rugi ? Ke manakah sumber daya alam yang melimpah di negeri ini? Apakah kebijakan ini memang ada udang di balik batu? Aapalagi menjelang pemilu 2014.

Harus disadari, kebijakan ini adalah kebijakan zhalim, mengapa demikian? Kebijakan ini berdampak kezaliman yang lebih besar terhadap publik, terutama kaum ibu. Momen ini juga bukti nyata bahwa negara melalui Pertamina adalah korporasi yang takkan berpihak pada rakyat. Di samping itu, hal ini berdampak sebagai beban hidup yang lebih berat bagi kaum ibu. Bukan hanya kenaikan harga elpiji yang akan menyita perhatian dalam ekonomi kehidupan. Tapi juga melambungnya harga bahan pangan lain yang notabene harus mengalami proses pemasakan terlebih dahulu sebelum dapat diakses konsumen.

Belum lagi dengan kemungkinan kelangkaan elpiji di pasaran. Harus dengan apa bahan siap makan itu diperoleh keluarga, jika tak ada bahan bakar untuk memasaknya? Sementara harga minyak tanah juga sudah terlanjur mahal. Oleh karenanya, di sinilah kita harus peduli dengan munculnya kebijakan kenaikan harga elpiji. Bukan dengan sebatas sabar menghadapi fakta zhalim ini. Tapi kita harus kritis dan cerdas menyikapinya agar peristiwa ini juga menjadi bagian amar ma’ruf nahyi mungkar dari rakyat kepada penguasa. Karena, sabar dalam Islam bukanlah dengan berdiam diri. Melainkan harus ada tindakan riil agar kezaliman semacam ini tak berlanjut.

Salah kelola

Seperti yang disampaikan di atas bahwa kebijakan ini jika ditelaah adalah dampak dari ideologi rusak. Kesalahan pengelolaan kekayaan alam dan energi ini terjadi karena Indonesia memilih sistem ekonomi liberal yang jauh dari syariah.

Berbicara kekayaan alam, Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam melimpah seperti Kekayaan hayati, kekayaan laut, pertanian, dan lain-lain. Pertanyaan yang sering muncul mengapa terjadi kontradiksi ? Mengapa kekayaan sebesar itu tidak cukup untuk memakmurkan rakyat Indonesia? Jawabannya adalah bahwa sebagian besar kekayaan tersebut telah dikuasai oleh swasta dan bangsa asing, terutama perusahaan swasta asing melalui perusahaan transnasional. Kekayaan alam ini tidak diberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Pemerintah telah menjual kekayaan alam Indonesia kepada pihak asing, melalui berbagai produk Undang-undang seperti UU Migas, UU Minerba,UU Penanaman Modal Asing dan sebagainya.

Ironisnya lagi, pemerintah lebih mempertahankan kebijakan mengekspor gas alam dalam jumlah besar ke luar negeri, tapi membiarkan negeri ini defisit gas. Dan yang paling tragis harga jual gas ke negara lain jauh lebih murah ketimbang harga jual kepada rakyat sendiri. Lihat saja harga gas ke Fujian China hanya US$ 3,45 per MMBTU, sementara harga gas ekspor Indonesia ke luar negeri di atas US$ 18 per MMBTU sedangkan harga gas domestik US$ 10 per MMBTU.

Dalam sistem ekonomi liberal pemerintah tidak memposisikan diri sebagai pelayan dan pengurus rakyat. Jadi tak ada hubungan ri’ayah (pelayanan) dari negara kepada publik. Pengadaan elpiji adalah bagian dari tanggung jawab negara sebagai pengatur urusan umat. Tak selayaknya negara menjadi penjual dan rakyat menjadi pembeli di negeri sendiri. Hubungan pemerintah dengan rakyatnya bukan hubungan penjual dan pembeli, tapi hubungan antara pengurus dan pihak yang diurus. Bagaimanapun, pemerintah seharusnya menjadi perisai bagi rakyat, bukan malah membuat rakyat menderita. Yang terjadi pemerintah justru tampak sangat rajin membela kepentingan para kreditor dan investor asing di negeri ini.

Bagaimana akan menjadi negara maju dan terdepan bila kondisi bangsa ini selalu tunduk pada kepentingan asing ? akankah negara ini membebek terus pada pihak asing ?

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam secara khusus berdoa untuk para penguasa yang tidak memperhatikan kepentingan rakyatnya:

« اللَّهُمَّ مَن ْوَلِيَ مِنْ أَمْرِأُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِن أَمْرِأُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ »

Ya Allah, barang siapa memiliki hak mengatur suatu urusan umatku, lalu ia memberatkan/menyusahkan mereka, maka beratkan/susahkan dia; dan barang siapa memiliki hak mengatur suatu urusan umatku, lalu ia memperlakukan mereka dengan baik, maka perlakukanlah dia dengan baik. (HR Ahmad dan Muslim)

Rakyat menginginkan kondisi seperti penggalan akhir doa Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam di atas. Wallahu A’lam Bis-Shawaab. (arrahmah.com)
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | DAMASKUS - 7 orang termasuk anak-anak dirawat di rumah sakit karena keracunan makanan setelah makan daging kucing di kamp pengungsi Yarmouk yang dikepung oleh rezim Assad Suriah.
Kamp pengungsi Yarmouk yang berlokasi di Damaskus baru-baru ini menjadi saksi tragedi kemanusiaan  ketika 7 orang termasuk anak-anak keracunan setelah makan daging kucing agar tidak mati kelaparan, sebagaimana dirilis oleh WordBulletin, Senin (13/01).
The Syrian Revolution General Commission (SRGC) menyatakan bahwa pengiriman makanan dan bantuan kemanusiaan ke kamp Yarmouk yang terkepung tidak diizinkan, di mana sekitar 20.000 pengungsi hidup dalam kondisi yang mengerikan. Kebanyakan dari mereka adalah warga Palestina.
“Ada tragedi kemanusiaan terjadi di Yarmouk Camp”, kata juru bicara komite koordinasi lokalSuriah di distrik Yarmouk, dan menambahkan bahwa harga bahan makanan telah meningkat sepuluh kali lipat di kamp sejak pasukan rezim mencegah pengiriman bantuan kemanusiaan.
“Harga daging sapi (jika Anda dapat menemukannya) seharga 5.000 lira Suriah per kilo. Kita menyaksikan orang-orang sekarat karena kelaparan setiap hari,” kata Musab Abu Qatada.
Situasi terus memburuk, tidak hanya di Yarmouk, tetapi juga Douma, Darayya, Jobar, Cabun dan Mouaddamiyah, kata Abu Qatada melanjutkan.
Rezim Assad telah membatasi masuknya makanan dan obat-obatan ke beberapa daerah yang diblokade sejak tahun lalu termasuk Ghouta Timur dan kamp Yarmouk. Ketika pembatasan berubah menjadi larangan, warga kamp harus makan daun-daun dari pepohonan untuk bertahan hidup, dan setiap hari menyaksikan banyak kematian khususnya di kalangan bayi yang sakit dan mereka yang sudah lanjut usia, karena kelaparan dan kekurangan gizi.
Persatuan Sarjana Muslim Internasional menyerukan kepada dunia Arab dan Islam pada hari Ahad (12/1) untuk membantu mengakhiri pengepungan terhadap kamp Yarmouk, yang disebutnya sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan”. [arrahmah.com]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com - Pemandangan mengerikan sebuah foto telah membuat marah para aktivis cyber, sebuah foto yang menunjukkan para tahanan Suriah yang meninggal akibat kelaparan di cabang penahanan rezim.

Kelompok aktivis Suriah Tahrir Souri mengklaim mendapatkan foto itu dari seorang agen keamanan rezim Nushairiyah yang membelot dari kantor cabang keamanan 215 pada saat revolusi Suriah meletus, lansir Zaman Alwasl. 

Foto itu menunjukkan sejumlah para tahanan Suriah dalam kondisi telanjang yang terlihat telah tewas akibat kelaparan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa para tahanan sipil Suriah menderita berbagai macam penyiksaan dan pelecehan selama di tahanan rezim. Telah banyak bukti beredar dan hal itu pun dikonfirmasi oleh kelompok-kelompok Hak Asasi Manusia.

Human Right Watch telah berulang kali mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia oleh pasukan dan para pejabat keamanan rezim Suriah terhadap para tahanan sipil Suriah yang di antaranya adalah para aktivis revolusi damai, para relawan kemanusiaan, para dokter, bahkan anak-anak dan wanita tak bersalah. [arrahmah.com]

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | BANDA ACEH - Seratusan Pelajar yang dimotori oleh Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh menggelar Aksi untuk mendukung Hak Berjilbab di sekolah bagi pelajar muslimah di Bali, Senin (13/01).

Selain menggelar orasi di Simpang Lima Banda Aceh, para peserta aksi juga membagi selebaran sebagai informasi bagi masyarakat dan melakukan pengumpulan tanda tangan petisi untuk mendukung kebebasan berjilbab dan menolak segala bentuk diskriminasi di lingkungan sekolah.

Dalam pernyataan sikapnya, PII Aceh meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA segera turun ke Bali guna menindak tegas dan memecat oknum pajabat sekolah yang telah melarang penggunaan Jilbab di lingkungan sekolah dan memberi akses yang sama pada setiap pelajar untuk mengenyam pendidikan. Karena pelarangan Jilbab merupakan menurutnya bentuk diskriminasi dan kebebasan dalam menjalankan ajaran agama yang jelas-jelas bertentangan dengan konstitusi.

“Permasalahan larangan jilbab di Bali sudah jadi masalah selama puluhan tahun, dan sudah banyak orang tua pelajar yang muslim resah karena anaknya di diperkenankan menggunakan jilbab di sekolah, untuk itu kami meminta Mendikbud untuk segera turun ke Bali menyelesaikan masalah ini” Ujar Koordinator aksi Muhammad Furqan  dengan lantang dalam orasinya.                         

Oleh karena itu, ianya mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia agar mendukung hak penggunaan Jilbab di lingkungan sekolah di Bali bagi pelajar muslimah dan mengecam siapa saja yang ikut melarangnya.

“Hal paling kecil yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mendukung adalah dengan menandatangani petisi online di http://chn.ge/1a4VO8n” ujar Koordinator aksi Muhammad Furqan.


Usai mengelar orasi, masa juga melakukan konvoi berkeliling Kota Banda Aceh dan di berakhir di sekretariat PW PII Aceh. Aksi ini dikawal oleh puluhan polisi dari Polresta Banda Aceh. [Red]
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Pelarangan Penggunaan Jilbab di Beberapa Sekolah Di Bali Merupakan Pelanggaran HAM

samudra-news.com | BANDA ACEH - Sekolah merupakan tempat penyemaian kelimuan. Dari sekolah-lah ajaran etika, sosial, agama, nasionalisme, solidaritas sosial dan gotong royong diajarkan. Setiap siswa dengan latar belakang yang berbeda suku, agama, ras memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menuntut ilmu di lingkungan sekolah sebagaimana yang dijamin dalam UUD 1945 pasal 28, 29 dan 31, dan UU SISDIKNAS NO 20 tahun 2003.

Sekolah sebagai sarana menumbuhkan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka segala aktivitas yang menunjang pada kebaikan agama dan bangsa perlu diakomodasi dan difasilitasi, termasuk pelajar muslimah yang ingin menggunakan jilbab atau pakaian seragam sekolah yang sesuai dengan ajaran Islam (menutup aurat).

Namun nyatanya, masih ada sekolah yang tidak mengindahkan amanah dan titah UUD 1945 dan UU SISDIKNAS serta Keputusan Menteri Pendidikan dan Nasional No: 053/U/2001 tanggal 19 april 2001 yang menyebutkan: “Dalam mengikuti kegiatan berlajar siswa pada prinsipnya memakai seragam (SD putih merah, SLTP putih biru, SLTTA putih abu-abu). Namun, sekolah dapat menetapkan pakaian seragam lainnya sesuai dengan Agama, Budaya, dan Aspirasi Daerah masing-masing setelah bermusyawarah dengan Badan Peran serta Masyarakat/Komite Sekolah/BP3”.Serta Surat Edaran Dirjen Dikdasmen No: 1174/C/PP/2002 tanggal 11 maret 2002 yang menyebutkan “Siswa diperkenankan menggunakan pakaian seragam Berjilbab yang bentuk dan rancangannya diserahkan sepenuhnya kepada Sekolah dengan menikutsertakan Komite Sekolah/BP3” yaitu sekolah SMA Negeri 2 Denpasar (Bali) dan beberapa sekolah lain di Bali, pihak Sekolah mengeluarkan larangan secara lisan agar seluruh siswa (muslim/non muslim) tidak boleh ada yang berbeda dalam berseragam, sehingga keluar aturan tertulis yang secara tidak langsung, tidak mengakomodir adanya siswa muslim yang memakai seragam berjilbab, dan aturan sekolah tersebut berdasar hasil musyawarah komite sekolah.

Untuk itu, pihak sekolah dalam hal ini Kepala Sekolah SMAN 2 Denpasar dan Sekolah Lainnya telah melanggar Hak Asasi Manusia seorang pelajar muslim yang ingin mengenakan seragam berjilbab. Larangan Penggunaan Jilbab/seragam muslim bagi murid/siswi muslim secara lisan maupun kebijakan tertulis oleh Kepala Sekolah merupakan pelanggaran terhadap hak murid/siswa dalam menuntut ilmu dan menjalankan kewajiban agamanya serta bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang lainnya yang berkaitan sebagaimana disebut di atas.

Oleh karena itu, setelah melakukan pengkajian terhadap kasus Pelarangan Jilbab di SMAN 2 Denpasar dan beberapa sekolah lainnya, kami menyatakan sikap sebagai berikut :

  • Setiap murid/siswi muslim berhak menjalankan kewajiban agamanya menggunakan jilbab/seragam muslim di sekolahnya dan haknya menuntut pendidikan di sekolah manapun (Negeri/Swasta) dan pada jenjang pendidikan apapun.Untuk itu pihak sekolah wajib memfasilitasi atau membebaskan siswi muslim menggunakan seragam muslimahnya dalam Kegiatan Belajar Mengajar dan pada setiap aktivitas di sekolah. 
  • Setiap murid/siswa muslim berhak melakukan aktivitas kerohanian di lingkungan sekolah dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia sebagaimana dijamin oleh UUD 1945 Pasal 31 selama tidak mengganggu aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar. 
  • Mengecam keras, perseorangan ataupun organisasi (Institusi Pendidikan) jika masih melarang murid/siswi muslim menjalankan kewajiban agamanya dan kewajibannya menuntut ilmu di sekolah, baik larangan secara lisan, penggunaan kebijakan dan atau aturan tak tertulis lainnya, serta sikap-sikap psy war dandiskriminatif yang bermaksud melemahkan mental dan atau psikologis murid/siswi serta membuat murid/siswi merasa terasing karena menggunakan jilbab/seragam muslimahnya. 
  • Meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera turun ke Bali kemudian menindak tegas dan memecat oknum pajabat sekolah yang telah melarang penggunaan Jilbab di lingkungan sekolah dan memberi akses yang sama pada setiap pelajar untuk mengenyam pendidikan. 
  • Mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia agar mendukung hak penggunaan Jilbab di lingkungan sekolah di Bali bagi pelajar muslimah dan mengecam siapa saja yang ikut melarangnya. []
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | DENPASAR - Tim Advokasi Pembelaan Hak Pelajar Muslim Bali menemukan banyak fakta, bahwa kasus pelarangan jilbab terjadi di beberapa sekolah negeri di Bali selain SMAN 2.

Di antaranya : 

  • SMAN 1 Kuta Utara
  • SMAN 1 Kuta Selatan
  • SMPN 1 Kuta Selatan
  • SMPN 1 Singaraja
  • SMPN 3 Singaraja
  • SMAN 1 Singaraja


sumber Ketua Tim Advokasi Pembelaan Hak Pelajar Muslim Bali Helmi Al Djufri S.Sy dalam rilisnya kepada redaksi Rabu (arrahmah.com, 8/1/2013).
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | BANDUNG - Kota Bandung dilanda hujan es siang hari ini Jumat (10/1/2014). Peristiwa bermula saat hujan ringan turun sekitar pukul 14.15 WIB. Tiba-tiba, pada pukul 14.30, kondisi cuaca memburuk dan badai tiba-tiba menerjang, disusul hujan es masih disertai angin kencang.
Tayangan berita televisi menunjukkan pohon-pohon bergoyang kencang bahkan ada yang tumbang. Butiran es  sebesar klereng trelihat jelas mengujani atap rumah dan gedung perkantoran serta mobil dan motor yang terparkir outdoor.
Sejumlah warga berlarian masuk ke rumah masing-masing, seraya mengumandangkan kalimat takbir, membesarkan nama Allah.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahuakbar, La ilaaha illa Allah Akbar, Allahu Akbar walillahilham. Kita panjatkan doa agar tidak terjadi apa-apa,” kata Emin (60), warga Banceuy, Keluharan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, lansir Tribun.
Hujan seperti ini terjadi juga pada hari kemarin, Kamis (9/1/2014) sore, di Bandung. Di Balaikota Bandung, Kepala Dinas Kebakaran Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan, sebanyak 15 pohon tumbang dan sebagian menimpa mobil yang sedang melaju. [arrahmah.com]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | BOGOR - Seorang polisi berpangkat Briptu mati ditembak oleh orang tak dikenal di Cilengsi Bogor. Penembakan kali ini menimpa anggota intel  unit Reskrim Polsek Kelapa Nunggal, Bogor bernama Nurul Afandi. Saat itu diketahui korban sedang beristirahat di rumah makan Rujak Bengkel Teh Titin di Jalan Raya Narogong KM 27, Bogor, Jawa Barat.
Dalam tayangan televisi, tersiar kabar penembakan itu, yang terjadi pukul 13.30 WIB. Komunikasi antara news anchor di studio dengan kontrobutornya di lapangan menyebutkan bahwa saksi mata bernama Maman menyaksikan bahwa Briptu Nurul Affandi ditembak bagian kepalanya dari jarak dekat. 
“Polisi itu lagi makan. Nggak lama selesai makan, pas pengin keluar langsung ditembak,” sebut saksi lain yang enggan disebutkan namanya di lokasi kejadian, Bogor, lansir liputan 6 Jumat (10/1/2014).
Sesaat itu pula korban langsung tergeletak dan bersimbah darah di sekujur tubuhnya. Pelaku yang berada di depan parkiran rumah makan itu lalu melarikan diri.
“Ditembak di arah kepala. Langsung kabur pelaku. Ada 3 kali letusan,” tambah saksi yang enggan disebut namanya. Korban tewas seketika.
Saat ini Tim Inafis sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memberi garis polisi. Warga pun berkerumun di sekitar lokasi, dan jalanan macet total. [arrahmah.com]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | JAKARTA - Kok bisa, ada 'Ulil Amri' pake Nama Tuhan legalkan minuman Keras bin Khamr? Ya cuma ada di Indonesia, tanpa Anda sadari ditengah hiruk pikuk isu #teroristainment 'Ulil Amri' oleh pemerintahan SBY.


Kenapa kok Ulil amri disebut-sebut? Seperti kita ketahui bersama aliran salafi-maz'um yang berafiliasi pada kerajaan Saudi masih menghukumi pemerintah demokrasi dan sejenisnya sebagai pemimpin yang harus di taati atau ulil amri, akibatnya ketika ulil amri melakukan kesalahan fatal pun masih tetap ditaati. Lalu ketika kebijakannya dan keputusan KEPRES ulil amri melegalkan minuman keras pun tetap harus di taati, keblinger akhirnya tak mampu bersuara kepada penguasa karena meski demokrasi mereka haramkan akan tetapi menyuarakan aspirasi melalui demo juga di haramkan, akibatnya hanya menjadi setan bisu. Inilah salah satu letak kesalahan mereka sehingga di hukumi sebagai salafi murjiah karena mengakhirkan memberikan hukum atas suatu masalah. Terntu ini bertolak belakang dengan sikap SALAFI alias generasi Shalafush Shalih yakni Nabi Muhammad SAW, Para Shabaat Abu Bakr Ash Shidiq, Umat Bin Khattab, Utsman Bin Affan dan Ali Bin Abi Thalib. Kemudian generasi setelah Sahabat yaitu Tabi'in dan generasi berikutnya yakni Tabiut Tabi'in.

Kembali ke 'Ulil Amri' nyeleneh di Indonesia, ternyata ada dua program yang diam-diam dilegalkan kembali oleh SBY dan bersembunyi dibalik isu bom teroris. Dua kebijakan SBY yang dinilai tidak pro rakyat adalah menaikkan gas LPG dan melegalkan kembali Kepres Miras No 3 1997 berhasil dicabut pada Juni 2013 lalu.

"Dua kebijakan SBY yang dinilai tidak pro rakyat adalah menaikkan gas LPG dan melegalkan kembali Kepres Miras No 3 1997 berhasil dicabut pada Juni 2013 lalu"

Inilah agenda tersembunyi yang harus di perjuangkan umat Islam untuk mendesak setiap pemerintah daerah agar menerbitkan perda anti miras baru saja dimulai. Namun pada 6 Desember 2013 lalu, presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerbitkan peraturan presiden (perpres) baru tentang pengendalian minuman beralkohol (mihol) no 74 tahun 2013. Dengan Perpres tersebut, pemerintah secara resmi menetapkan bahwa minuman beralkohol boleh beredar kembali dengan pengawasan.

Dalam perpres tersebut, mihol dikelompokkan dalam tiga golongan. Pertama, mihol golongan A adalah minuman yang mengandung etil alkohol atau etanil (C2H5OH) dengan kadar sampai dengan 5 %.

Kedua, mihol golongan B adalah minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol dengan kadar lebih dari lima sampai 20 %. Ketiga, mihol golongan C, yaitu minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol dengan kadar lebih dari 20-55 %.

Pasal 7 perpres ini menegaskan, minuman beralkohol golongan A, B, dan C hanya boleh dijual di sejumlah tempat. Di antaranya, hotel, bar, dan restoran yang memenuhi persyaratan. Selain itu, mihol juga bisa diperjualbelikan di toko bebas bea.

Apa Hukum Minuman Keras, Minumal beralkohol alias Khamr?

Allah SWT berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)," (Al-Maadiah: 90-91).

Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa minum khamr semasa di dunia dan belum sempat bertaubat maka diharamkan untuknya minum di akhirat kelak," (HR Bukhari [5575] dan Muslim [2003]).

Dalam riwayat lain tercantum, "Setiap yang memabukkan itu khamr dan setiap yang memabukkan itu haram. Barangsiapa minum khamr di dunia kemudian meninggal sementara ia pecandu khamr serta tidak bertaubat maka ia tidak akan meminumnya nanti di akhirat," (HR Muslim [2003]).

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a, bahwasanya seorang lelaki datang dari Jaisyan (negeri Yaman) lalu ia bertanya kepada Nabi saw. tentang hukum minuman dari jagung yang sering mereka minum di negeri mereka. Minuman tersebut bernama mirz. Lalu Nabi saw. bertanya, "Apakah minuman itu memabukkan?" Lelaki itu menjawab, "Benar." Lalu Rasulullah saw. bersabda, "Setiap yang memabukkan itu haram hukumnya dan sesungguhnya Allah SWT telah berjanji bahwa orang yang minum minuman memabukkan akan diberi minuman thinah al-khahal." Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, apa yang dimaksud dengan thinah al-khahal?" Beliau menjawab, "Keringat penghuni neraka atau air kotoran penghuni neraka," (HR Muslim [2002]).

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda, 'Barangsiapa minum khamr, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Namun jika ia bertaubat maka Allah akan menerima taubatnya. Apabila mengulanginya kembali maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Jika ia kembali bertaubat maka Allah akan menerima taubatnya. Apabila mengulanginya kembali maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Jika ia kembali bertaubat maka Allah akan menerima taubatnya. Apabila untuk yang keempat kalinya ia ulangi lagi maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari dan jika ia bertaubat Allah tidak akan menerima lagi taubatnya dan akan memberinya minuman dari sungai al-khahal'." Ditanyakan, "Wahai Abu Abdurrahman apa yang dimaksud dengan sungai al-khahal?" Ia menjawab, "Sungai yang berasal dari nanah penghuni neraka," (Shahih, HR at-Tirmidzi [1862]).

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata, aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, "Jibril mendatangiku dan berkata, 'Ya Muhammad, sesungguhnya Allah SWT melaknat khamr, orang yang memerasnya, yang meminta peras, peminumnya, pembawanya, orang yang menerimanya, penjualnya, pembelinya, yang memberi minum dan yang diberi minum'," (Shahih lighairihi, HR Ahmad [I/316] dan Ibnu Hibban [5356]).

Masih diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Apabila pecandu khamr meninggal maka akan menemui Allah seperti penyembelih berhala," (Shahih, lihat kitab ash-Shahihah [677]).

Masih diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Khamr itu adalah induk dari segala kekejian dan dosa besar yang terbesar. Barangsiapa yang meminumnya berarti ia telah berbuat zina terhadap ibu dan bibinya," (Hasan, lihat dalam kitab ash-Shahihah [1853]).

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Khamr itu induk segala kotoran, barangsiapa yang meminumnya Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari dan apabila ia meninggal sementara di dalam perutnya terdapat khamr berarti ia mati jahiliyyah," (Hasan, lihat dalam kitab ash-Shahihah [1854]).

Diriwayatkan dari Abu Darda' r.a, ia berkata, "Kekasihku telah berwasiat kepadaku, 'Jangan kamu minum khamr sebab khamr adalah kunci dari segala keburukan," (Shahih, HR Ibnu Majah [3371]).

Hadits yang berkaitan dengan bab ini sangat banyak dan sampai pada deraja mutawatir.

Kandungan Bab:
Pengharaman keras terhadap khamr. Yang demikian itu berdasarkan al-Qur'an, Sunnah, ijma' dan termasuk hal-hal yang diketahui dalam agama Islam secara pasti. 

Sebagian orang yang sekarang yang tidak memiliki ilmu berusaha untuk memutar balikkan ayat al-Qur'an yang mengharamkan khamr, sementara pengharaman yang ada dalam al-Qur'an dapat ditinjau dari beberapa sisi:Khamr merupakan induk segala kekejian dan kotoran yang dapat menimbulkan berbagai kemaksiatan, kehancuran dan dosa besar yang membinasakan. Seperti pembunuhan, perampokan dan melanggar kehormatan yang semuanya itu merupakan kunci segala kejahatan. 'Iyadz billah. 

Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitabnya Fathul Baari (X/31) menukil, Abu al-Laits as-Samarqandi berkata, "Ketika ayat tentang khamr turun menyatakan, bahwa khamr itu najis termasuk perbuatan syaitan dan diperintahkan untuk menjauhinya, memiliki makna yang sama dengan firman Allah, 'Maka jauhilah olehmu berhala-berhala najis itu'," (Al-Hajj: 30]).

Abu Ja'far an-Nuhaisi menyebutkan bahwasanya sebagian mereka mengharamkan khamr berdalil dengan firman Allah SWT, "Katakanlah, 'Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar'," (Al-A'raf: 33).

Dan Allah juga berfirman tentang khamr dan judi, "Di dalamnya terdapat dosa besar dan manfaat bagi manusia," (Al-Baqarah: 219]).

Ketika Allah mengabarkan bahwa di dalam khamr itu terdapat dosa besar lalu dijelaskan lagi dengan pengharaman dosa tersebut maka jelaslah bahwa hukum khamr itu haram.

Ia berkata, "Adapun orang yang berpendapat bahwa penamaan khamr dengan kata dosa tidak kami dapati asalnya dari hadits, bahasa Arab dan tidak juga dari perkataan sya'ir, 'Ku minum khamr hingga akalku hilang, demikian juga dosa dapat membuat akal hilang'."

Sesungguhnya dia menggunakan kata "itsm" sebagai ganti kata khamr secara kiasan yang artinya bahwa khamr itu bisa menimbulkan perbuatan dosa. 

Syaikh Muhammad Rasyid Ridha telah membahas masalah ini dengan pembahasan yang bagus dalam kitab Tafsiir al-Manaar (VII/63). Ia berkata, "Kami akan jelaskan penguat-penguat yang lebih jelas daripada apa yang telah mereka jelaskan. Kami katakan:

Pertama: Bahwasanya Allah mengatakan khamr dan judi itu adalah najis. Dalam kata najis sendiri menunjukkan sesuatu yang paling buruk dan kotor. Oleh karena itu, kata ini disebutkan juga untuk berhala yang merupakan makna dari kata kotor.

Sebagaimana yang diketahui dari beberapa ayat, bahwa Allah telah menghalalkan benda-benda yang baik dan mengharamkan yang kotor. Dan Nabi saw. sendiri telah bersabda, 'Khamr itu induk dari segala kotoran.'

Beliau juga bersabda, 'Khamr itu adalah induk dari segala kekejian dan dosa besar yang terbesar. Barangsiapa yang meminumnya berarti ia telah menzinahi ibu dan bibinya.'

Kedua: Kata "Innama" di awal kalimat yang berarti "hanyalah", menunjukkan celaan yang keras terhadap khamr. Seakan-akan beliau bersabda, 'Tidaklah khamr dan judi itu melainkan najis yang tidak mengandung kebaikan sedikitpun'.

Ketiga: Penyebutan khamr dan judi disertakan dengan kata anshab (berkurban untuk berhala) dan azlam (mengundi nasib dengan anak panah) yang merupakan perbuatan penyembah berhala dan kesyirikan, khurafat. Oleh karena itu, dalam menafsirkan ayat ini para ahli tafsir mencantumkan hadits, 'Apabila pecandu khamr meninggal maka ia akan menemui Allah seperti penyembah berhala.'

Keempat: Allah menetapkan perbuatan minum khamr dan judi termasu salah satu perbuatan syaitan, sebab dapat menimbulkan berbagai kejahatan dan perbuatan yang melampui batas. Bukankah perbuatan syaitan merupakan penyebab kemarahan Dzat Yang Mahapengasih?

Kelima: Allah menyebutkan perintah untuk meninggalkan khamr dan judi dengan kata al-ijtinaab (jauhi) yang merupakan kata perintah terkeras. Sebab kata ini mengandung makna meninggalkan sekaligus menjauhkan diri dari benda tersebut. Dengan demikian orang-orang yang meninggalkannya berada di satu sisi yang letaknya jauh dari benda yang ditinggalkan. Oleh karena itu kita dapat melihat bahwa al-Qur'an tidak menggunakan kata ijtinaab kecuali untuk perkara syirik, segala sesuatu yang disembah selain Allah dan ridha dengan penyembahan itu yang mencakup perbuatan syirik, penyembahan berhala dan seluruh perbuatan melanggar batas, meninggalkan semua dosa-dosa besar dan perkataan dusta yang merupakan dosa-dosa besar. Allah SWT berfirman, "Maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta," (Al-Hajj: 30).

"Dan jauhkanlah thaghut itu," (An-Nahl: 36).

Demikian juga seperti firman Allah, "Dan orang-orang yang menjauhi thaghut yaitu tidak menyembahnya," (Az-Zumar: 17).

Dan Allah juga berfirman, "Yaitu orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan kecil," (An-Njam: 3]).

Keenam: Allah menetapkan bahwa dengan menjauhi khamr dan judi akan membawanya kepada keselamatan dan kesuksesan. Berarti bagi yang melaksanakannya dapat menyebabkan kerugian dan kegagalan di dunia dan akhirat.

Ketujuh dan Kedelapan: Allah menjadikan khamr dan judi sebagai sumber permusuhan dan kebencian yang merupakan pokok kerusakan dunia terjelek yang menjurus ke berbagai pelanggaran hukum yang berkaitan dengan harta, kehormatan dan jiwa. Oleh karena itula khamr dinamakan dengan penghalang shalat.

Kesembilan: Perintah untuk menghentikan keduanya dalam bentuk pertanyaan dan disertai huruf fa' sababiyyah. Dan apakah benar pemisahan antara sebab dan musabab? Pada ayat berikutnya terdapat tiga penegas lainnya yang akan kita cantumkan satu persatu dengan penegas sebelumnya.

Kesepuluh: Firman Allah, "Dan taatilah Allah dan taatilah Rasul..." (Al-Maadiah: 92).

Artinya taatilah Allah Ta'ala yang telah memerinahkan kamu untuk menjauhi khamr, judi dan lain-lain sebagaimana kamu menjauhi anshab dan azlam atau lebih menjauhinya dari segala sesuatu. Dan taatilah Rasul yang telah menjelaskan kepadamu apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Diantaranya sabda belialu, "Setiap yagn memabukkan itu khamr dan setiap yang memabukkan itu haram."

Kesebelas, "Firman Allah, "Dan berhati-hatilah..." (Al-Maaidah: 92).

Yakni berhati-hatilah jangan sampai mendurhakai Allah dan Rasul-Nya. Atau berhati-hati terhadap fitnah dunia dan siksa akhirat yang akan menimpa kalian jika kalian menyelisihi perintah Allah dan Rasul-Nya. Karena sesungguhnya tidak diharamkan bagi kalian kecuali apa yang akan membahayakan kalian baik di dunia dan akhirat kalian.

Firman Allah, "Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa adzab yang pedih," (An-Nuur: 63).

Kedua belas: Peringatan dan ancaman. Allah berfirman, "Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang," (Al-Maaidah: 92).

Yakni jika kalian berpaling dan enggan untuk taat maka ketahuilah bahwasanya kewajiban Rasul Kami hanyalah menjelaskan agama dan syari'at Kami kepada kalian. Dan ia telah menyampaikan dan menjelaskannya kepada kalian dan menjelaskan hikmah hukum-hukumnya. Adapun tugas Kami menghisab amalan dan memberi siksaan yang nantinya akan kalian saksikan sendiri, sebagiamana Allah berfirman juga, "Tugasmu hanya menyampaikan dan Kami bertugas untuk menghukum," (Ar-Ra'd: 40).

Dan sesungguhnya perhitungan amal itu bertujuan untuk pemberian balasan.

Tidak ada sesuatu pun yang diharamkan dalam al-Qur'an yang ditegaskan dengan berbagai penegas seperti ini atau yang mirip seperti ini. Hikmahnya adalah karena minum khamr dan judi dapat menimbulkan fitnah yang sangat besar di tengah masyarakat, dan untuk menghindari takwil yang mereka lakukan terhadap hukum-hukum agama yang menyelisihi hawa nafsu mereka kepada makna-makna lain. Dan juga sebagaimana yang dilakukan kaum muslimin yang fasik yang menghalalkan beberapa jenis khamr dan memakannya dengan nama lain. Mereka katakan, ini minuman dari kurma, atau minuman ini tidak memabukkan kecuali diminum banyak, si fulan dan si fulan mengatakan halal jika ukurannya tidak memabukkan. Mereka katakan ucapan ini terhadap minuman khamr. Padahal apabila mereka minum, pasti minuman itu akan membuat mereka mabuk.

Bahkan ada orang yang melampui batas kefasikannya nekat mengatakan bahwa ayat-ayat tersebut tidak menunjukkan keharaman khamr sebab Allah berfirman, "Jauhilah!" Allah tidak mengatakan Aku telah mengharamkannya maka tinggalkanlah. Allah berfirman, "Apakah kalian berhenti?" Allah tidak mengatakan berhentilah meminumnya. Sebagian ada yang mengatakan, "Allah menanyakan, apakah kalian mau berhenti?" Kami menjawab, "Tidak." Kemudian ALlah diam maka kami pun ikut diam."

Benarlah apa yang disebutkan ayat tentang mereka, "Mereka membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan..." (Al-Maaidah: 57).

Mungkin juga dapat dikatakan, "Sesungguhnya bermain-main seperti ini tidak akan dilakukan oleh orang yang memiliki keimanan yang shahih. Wal'iyaa-dzubillah Ta'ala.

Pengharaman segala bentuk muamalah yang berkaitan dengan khamr, baik yang meminum, membawa, menjual, menghadiahkan, atau menjadikannya obat, mereka semua mendapat laknat melalui lisan Muhammad saw. 

Hadits-hadits yang menjelaskan bahwa peminum khamr seperti penyembah Laata, Uzza dan pecandunya seperti penyembah berhala, ditujukan kepada orang-orang yang menghalalkannya, dan berkeyakinan khamr itu halal.

Ibnu Hibban berkata dalam kitab Shahihnya (XII/167), "Sepertinya makna hadits tersebut ialah, barangsiapa menemui Allah sementara ia pecandu khamr dan menghalalkannya berarti ia menemui-Nya sebagaimana penyembah berhala karena posisinya sama-sama kafir."

Saya katakan, "Dan ini berlaku dalam ushul ahli sunnah dan hadits dari kalangan salafus shalih bahwa mereka tidak mengkafirkan pelaku maksiat kecuali jika ia menghalalkan perbuatan tersebut. Kepada makna inilah dibawa hadits Abu Hurairah r.a, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, 'Tidaklah seorang pezina itu dikatakan mukmin ketika ia sedang berzina, tidak seorang peminum khamr dikatakan mukmin ketika ia sedang minum khamr dan tidaklah pencui itu dikatakan mukmin ketika ia sedang mencuri," (HR Bukhari [2475]).

Masalah ini telah saya bahas secara terperinci pada mukaddimah kitab Tahdzir Ahlil Iman 'Anil Bighairi Maa Anzalar Rahmaan halaman 22-52 bagi yang berminat silahkan lihat.

Diadaptasi dari Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali, Al-Manaahisy Syar'iyyah fii Shahiihis Sunnah an-Nabawiyyah, atau Ensiklopedi Larangan menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah,Pustaka Imam Syafi'i, 2006, hlm. 3/172-182.

Inikah Definisi Ulil Amri menurut Kalian? Masih pantaskah disebut ulil amri? [voa-islam.com]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | MAKASSAR - Produksi film dokumenter panjang, “Pasukan Ramang” sempat terhenti karena alasan klasik : pembiayaan. Proses pengambilan gambar baru dilakukan sekitar 20% dengan berlokasi di Makassar dan Barru [sekitar 153 km dari Makassar]. “Kendalanya klasik : faktor biaya. Karena kami bergerak secara independen, tidak didukung LSM sebagaimana sejumlah film dokumenter, disini murni berjalan karena dukungan para sahabat, “ jelas Ichwan Persada yang menjadi produser eksekutif dari film ini.

Namun Ichwan berjanji melanjutkan produksi di tahun ini dengan sejumlah pendekatan baru. “Idealnya kami memang membutuhkan biaya produksi sekitar 300 juta rupiah. Namun melihat kondisi yang ada, kami mencoba melakukan sedikit penyesuaian. Dan rasanya dengan tambahan biaya 80 – 100 juta rupiah, produksi bisa kami lanjutkan kembali. Sekarang kami bergiat kembali mencari Co-Executive Producer dengan visi yang sama dan ikhlas membantu produksi film ini, “ tambahnya.

Produser film “La Tahzan” dan “Cinta/Mati” ini juga menyesal karena tak bisa mewujudkan keinginannya membawa Pak Anwar Ramang [anak dari Ramang] melakukan napak tilas di Olympic Park, Melbourne, yang jadi tempat sang ayah membela bangsa di Olimpiade Melbourne 1956. “Untungnya memang kami sudah mengambil cukup banyak stock shot dari almarhum, diantaranya di Lapangan Karebosi. Disana beliau berkeluh kesah dan menangis di depan kamera, “ kata Ichwan dengan raut wajah sedih. Anwar Ramang meninggal dunia pada 8 Juni 2013 lalu.

Terkait dengan rencana melanjutkan produksi film dokumenter “Pasukan Ramang” dirilis teaser poster versi 2.  Ichwan berkeinginan agar film ini bisa diputar perdana di Makassar Film Festival 2014 yang akan diadakan pada 7 – 9 November 2014 mendatang.[]