September 2012
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

Samudra News | LANGSA
Lembaga Dakwah Kampus Assalam Universitas Samudra, pada Minggu (30/9/2012) menyelenggarakan kegiatan Smart Student Training sejak pukul 09.00 wib di Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kegiatan rutin tahunan LDK Assalam ini diikuti oleh puluhan mahasiswa-mahasiswi Universitas Samudra Langsa dari berbagai fakultas, bahkan tercatat ada pula peserta yang berasal dari STAIN Zawiyah Cot Kala.

Dalam press release yang disampaikan kepada Samudra News, kegiatan Smart Student Training tersebut diadakan dengan tujuan untuk menggali potensi diri, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, motivasi berorganisasi, memahami manajemen waktu dan melahirkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa Universitas Samudra. Adapun rangkaian dari kegiatan ini meliputi beberapa kegiatan, yaitu penyampaian materi tentang “Konsep Smart Student”, outbond dan ajang diskusi antara panitia dengan peserta.

Dalam kegiatan ini peserta diberikan pemahaman tentang “Konsep Smart Student”, yang meliputi keorganisasisan, kepemimpinan kewirausahaan, dan manajemen waktu sebagai bekal dasar yang wajib dimiliki oleh setiap individu, baik dalam rangka untuk meningkatkan kualitas diri maupun dalam upaya memaksimalkan potensi yang dimiliki. Pemaparan ini langsung disampaikan oleh Dedi Suyatno, selaku Ketua Umum LDK Assalam Universitas Samudra.

“Kita berharap besar dari kegiatan ini akan lahir mahasiswa/i yang berkarakter membangun, memiliki kapasitas mumpuni untuk menjadi calon pemimpin di masa mendatang, memiliki konsep hidup yang terarah dan melahirkan jiwa-jiwa wirausaha muda yang akan memberikan sumbangsih positif bagi daerah secara umum dan khususnya kampus kita tercinta ini,” tulis Dedi Suyatno dalam pres rilisnya kepada Samudra News.

Acara yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban ini, dirangkai dengan kegiatan outbond di Halaman Kampus. Beragam simulasi dan permainan yang mengasah daya kretifitas, kesabaran, ketekunan, serta keerjasama tim diikuti dengan seksama oleh  para peserta. Tidak hanya menghibur, namun juga banyak pelajaran positif yang bisa diperoleh. Kemudian acara ditutup dengan Shalat Zuhur berjamaah di Mushala Universitas.

“Acara ini sangat kompeten untuk dimanfaatkan sebagai ajang silaturahim antar kampus, menguatkan ukhuwah antar sesama mahasiswa dan mengembangkan bakat-bakat diri yang masih terpendam, kami berharap agar panitia tetap melanjutkan kegiatan ini dan menyumbangkan ide-ide kreatifnya di lain waktu, karena setiap kegiatan yang positif akan memberikan dampak positif yang pula”, tutur Wanda Darmawan, salah satu peserta dari STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa.[redaksi]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Bong Chandra, sosok pengusaha, Motivator muda nomor 1 di Asia yang sukses dan penulis buku best seller akan menginjak kakinya yang pertama ke Aceh guna memberikan seminar di Hermes palace Hotel, Selasa 02 Oktober 2012 yang diadakan oleh AXA FINANCIAL "Grand Business Opportunity Presentation.

Adapun temanya yaitu "YOUNG & RICH" Siap membongkaar rahasia sukses ketika di usia muda. Penulis buku The Science of  Luck dan buku terbarunya The Billioner Codes tersebut akan memberikan motivasi-motivasi bisnis dimulai pada pukul 18.00 wib sampai dengan selesai di Hotel Hermes Palace, Aceh Room Lantai 1 Banda Aceh, dengan HTM Rp.30.000 dan silahkan mendaftar melalui M.Yunus di nomor kontak 085359080653.
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Oleh  : DEDI SUYATNO
(Ketua Umum UKM LDK ASSALAM Universitas)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

JIKA manusia hidup dikembalikan sepenuhnya kepada akal dan keinginannya, niscaya tampak berbagai model corak kehidupan. Ada yang bebas nilai, yang terpenting adalah kepuasan pribadi seperti kelompok pengikut ekstensialis atau masyarakat nomaden. Ada pula yang kolot dan sangat terikat dengan sekat-sekat budaya dan adat istiadat.

Tetapi hidup seperti itu tidak akan membawa jaminan kebahagiaan, karena jaminan kebahagiaan datangnya dari yang maha mengerti tentang hakekat kehidupan dan hendak kemana ummat manusia menuju. Hanya satu jalan, yaitu kita mengikuti jalan yang ditunjukkan oleh sang Maha kuasa melalui kitab suci-Nya atau melalui petunjuk utusan-Nya yaitu Muhammad SAW

Diantara sekian petunjuk Nabi SAW yang biasanya disampaikan dengan ungkapan yang pendek dan arti yang mendalam, yaitu hadits yang berbunyi:

"Diantara nilai kebaikan Islam seseorang (apabila) dia meningalkan sesuatu yang tidak berarti baginya". (HR. Turmudzi dan Ibnu Majah)

Hadits tersebut dinilai oleh Imam Nawawi sebagai hadits yang kualitas sanadnya hasan. Dan kualitas sanad ini semakin menjadi kuat karena banyaknya syawahid atau penguat dengan adanya riwayat-riwayat yang mirip dengan hadits itu.

Menurut Ibnu Sholah dari Abi Muhammad bin Abi Zaid, seorang tokoh madzhab Maliki di masanya, berkata bahwa hadits di atas merupakan salah satu dari empat hadits yang menghimpun kandungan akhlak dan kebaikan yang sangat mendalam.

Pengertian hadits itu, menurut Ibnu Rajab, bahwa kualitas baik dari keislaman seseorang itu manakala meninggalkan ucapan atau perbuatan yang tidak berguna dan sebaliknya justru memperhatikan terhadap ucapan dan perbuatan yang berguna.

Pengertian sesuatu ucapan dan perbuatan yang berguna itu ukuran standarnya adalah ajaran Islam bukan hawa nafsu manusia. Diantara yang berguna menurut Islam adalah mengerjakan kewajiban dan meninggalkan yang terlarang bahkan meninggalkan yang syubhat (samar) dan makruh (yang dibenci). Dari sikap tersebut akan melahirkan rasa malu yang dapat menjadi rem bagi seseorang agar tidak tergelincir ke dalam dosa dan kehidupan yang tidak bermakna.

Seperti kata Nabi yang dibawakan oleh Ibnu Mas'ud: "Bahwa malu kepada Allah SWT akan berkonsuekensi menjaga kepala dan seisinya, menjaga perut dan kandungannya serta mengingat mati dan kedahsyatannya. Bagi orang yang menghendaki akhirat, dia akan meninggalkan hiasan dunia dan orang seperti itulah yang mempunyai rasa malu yang hakiki kepada Allah SWT (HR. Turmudzi)

Meskipun penekanan dari hadits itu lebih mengarah kepada pengendalian ucapan seperti pada hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, "bahwa diantara kualitas bagusnya Islam seseorang itu karena dia sedikit berbicara terhadap apa yang tidak berguna". (hadits ini lemah tetapi ia menjadi kuat karena syawahidnya).

Karena itu pengendalian lisan bagi setiap muslim merupakan keniscayaan. Kenapa demikian? Karena berapa banyak keributan bahkan peperangan terjadi karena kurangnya kendali lisan itu. Bahkan lebih jauh Nabi SAW mengatakan kepada Muadz bin Jabal bahwa banyak orang masuk neraka akibat ulah lisannya (HR. Turmudzi, shahih).

Makanya ada nasehat salah seorang ulama yang berbunyi "Jika anda berbicara, perhatikan bahwa Allah SWT mendengarnya dan jika anda diam, ingat kalau Allah memperhatikan anda".

Mari kita perhatikan di sekitar kita, banyak terjadi permusuhan diantara para elite disebabkan karena statemen yang tidak berkualitas. Dan, konon bisa melengserkan seorang presiden. Sungguh luar biasa pengaruh lisan itu.

Agar kehidupan warga muslim lebih berarti, marilah kita simak penjelasan pelengkap yang disampaikan oleh Rasulullah SAW. Dalam Suhuf Ibrahim AS terdapat ungkapan: "Bagi orang yang menghormati akalnya, hendaklah dia menjaga waktunya: ada waktu untuk bermunajat (berkomunikasi) denga Rabnya, ada waktu untuk mengintrospeksi dirinya, ada waktu memikirkan ciptaan-Nya dan ada waktu untuk memenuhi kebutuhan makan dan minumnya.

Kemudian orang yang berakal akan memperhatikan tiga hal, yaitu:
1. Berbekal untuk akhirat.
2. Bekerja untuk hidup.
3. Menikmati yang halal.

Orang berakal hendaknya memahami realitas zamannya, memperhatikan dirinya dan menjaga lidahnya. Barangsiapa menjadikan ucapannya termasuk perbuatannya (yang akan dipertanggung jawabkan), maka akan sedikit ucapannya kecuali yang perlu saja (HR. Ibnu Hibban dalam shahihnya).

Demikianlah nasehat yang berasal dari sumber dan telaga suci Nabi Muhammad SAW agar kita perhatikan dalam kehidupan kita, supaya hidup ini lebih bermakna untuk diri kita dan lingkungan kita. Semoga.[]
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
BANDA ACEH - Mendagri Gamawan Fauzi menyebutkan dua Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan satu Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terkait dengan Aceh kini telah sampai pada tahap pengharmonisasian, pembulatan dan pemantapan konsepsi.

 "Tiga dari sembilan PP dan Perpres yang harus ditetapkan pusat untuk Aceh itu telah ke tahap pengharmonisasian, pembulatan dan pemantapan konsepsi," kata menteri dalam sambutan tertulis dibacakan staf ahlinya Suhatmansyah di Banda Aceh, hari ini.

Hal itu disampaikan staf ahli Mendagri bidang hukum, politik dan hubungan antar lembaga pada pembukaan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh 2012-2017.

Dijelaskan, dua RPP tersebut masing-masing tentang pengelolaan bersama sumber daya alam minyak dan gas bumi di Aceh. Kemudian RPP tentang kewenangan pemerintah yang bersifat nasional di Aceh.

Sementara Rancangan Perpres untuk Aceh yang telah sampai pada tahap pengharmonisasian, pembulatan dan pemantapan konsepsi yakni tentang penyerahan Kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh dan BPN kabupaten/kota menjadi perangkat daerah setempat.

Dipihak lain, Mendagri juga menjelaskan selain RPP dan Perpres yang belum selesai, dan dalam pelaksanaan Undang Undang Nomor 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA), maka masih terdapat kewajiban pemda untuk menyelesaikan beberapa qanun (perda).

Qanun yang menjadi amanat dari UUPA, kata menteri antara lain tentang lembaga "wali nanggroe" dan lambang sebagai simbol keistimewaan dan kekhususan Aceh.

Dipihak lain, Gamawan Fauzi menyebutkan dalam UU Nomor 32/2004 juga mengamanatkan bahwa dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang bersifat wajib harus berpedoman pada Standar Pelayanan Minimal (SPM).

"Hal tersebut bertujuan agar menjamin akses dan mutu pelayanan dasar kepada masyarakat dalam diselenggarakan secara merata. Oleh karenanya, penerapan SPM sesuai peraturan perundang-undangan telah dirumuskan ke dalam RPJM Aceh 2012-2017," kata dia. [Sumber : Waspada Online]
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
BANDA ACEH - Aparat penegak hukum yang berada di level Provinsi Aceh, hari ini menandatangani Memorandum of Understanding atau nota kesepakatan bersama dalam penegakan hukum.  Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Anjong Mon Mata, hari ini.

Kesepakatan ini dinamakan dengan MoU Dilmahkumjakpol, yaitu kesepakatan antara Pengadilan Tinggi Aceh, Mahkamah Syariah, Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh dan Polda Aceh.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, Yatiman Eddy mengatakan, penandatanganan kesepakatan tersebut merupakan bentuk koordinasi bersama antara aparat penegak hukum di Aceh untuk meningkatkan kepastian hukum.

Dia juga mengatakan, khusus di Aceh ada penambahan subjek yang menandatangani kesepakatan tersebut yaitu Mahkamah Syariah. “Di daerah lain tidak ada Mahkamah Syariah, tapi di Aceh kita khusus,” kata Yatiman.

Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Amir Syamsuddin, Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen Zahari Siregar. [Sumber : Waspada Online]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
* Gara-gara Terlambat Datang
* Dari 118 Pegawai, Hanya 5 yang Tepat Waktu 


IDI - Bupati Aceh Timur, Hasballah M Thaib, ternyata benar-benar serius akan ucapannya yang akan menindak PNS tak disiplin. Buktinya, Rabu (26/9) kemarin, ia melarang masuk seluruh pegawai yang telat, termasuk juga sang kepala dinas.

Amatan Serambi, sampai pukul 09.00 WIB sudah ada sekitar 30-an pegawai yang tertahan di luar pagar kantor. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Aceh Timur, Aiyub M Kes juga tampak di antara pegawai yang terlambat tersebut. Mereka tak bisa masuk karena pintu pagar sudah ditutup ajudan Bupati. 

Jumlah pegawai yang terlambat terus bertambah mengingat total jumlah pegawai dinas kesehatan yang disebutkan Bupati mencapai 118 orang. Hasbalah mengatakan, para pegawai yang terlambat itu baru diizinkan masuk ke kantor pada pukul 12.00 WIB.

“Mereka untuk sementara tidak diizinkan masuk karena datang terlambat. Bayangkan saja, saya sudah toleransi dengan mengadakan inspeksi mendadak sekitar pukul 08.30 WIB, namun saat itu, dari sekitar 118 pegawai Dinkes Aceh Timur, hanya lima orang yang datang tepat waktu, selebihnya terlambat, termasuk kepala dinas,” pungkas Hasballah kepada Serambi.

Pihaknya mengatakan, dalam waktu dekat ini akan melakukan pemalangan pada pusat perkantoran di Desa Seunebok Teungoh, Idi Rayeuk, khusus bagi pegawai yang datang terlambat. Hal itu dilakukan semata-mata untuk meningkatkan kinerja dan disiplin pegawai.

“Kita mensinyalir selama ini ada kerja sama antara kepala dinas dan pegawainya, sehingga mereka kebanyakan datang terlambat. Ke depan, seluruh urusan kepegawaian akan kita serahkan kepada BKPP, jadi bukan lagi wewenang kepala dinas,” tegas Bupati.

Di samping itu, juga akan dibuat pos jaga pada jalan utama pusat pemerintahan dengan melibatkan Satpol PP. Pelibatan itu diharapkan bisa membuat pihak Satpol PP lebih berperan banyak mengingat selama ini perannya masih kurang. “Kita juga akan mengambil tindakan tegas, termasuk pemecatan pegawai yang tidak mentaati peraturan sesuai undang-undang kepegawaian,” demikian Hasballah M Thaib.

Kita Mendukung

SEMENTARA itu, Kepala Dinas Kesehatan, Aiyub M Kes, saat diwawancarai terpisah di antara pegawai yang terlambat lainnya mengatakan sangat mendukung kebijakan Bupati dengan menghukum pegawai yang terlambat masuk kantor.

“Ini adalah langkah yang tepat, lihat saja, jangankan pegawai, kepala dinas juga tidak boleh masuk. Ini membuktikan bahwa pegawai dan kepala dinas mendapat perlakuan yang sama. Nanti kita juga akan berikan pengertian pada pegawai tentang kedisiplinan itu,” ujarnya.(sumber: aceh.tribunnews.com )
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


Memang perlu untuk kembali dipertanyakan tentang keberadaan tempat parkir di Unsam Langsa. 

Dimana berdasarkan pemandangan yang kita nikmati selama ini, keberadaan tempat parkir dengan sepeda motor masih tidak bersahabat. Kenapa bisa demikian? Sejauh ini masih belum mendapatkan jawaban yang pasti. 

Faktanya, seperti yang kita lihat bersama bahwa disisi depan kampus sudah ditentukan sebagai areal parkir untuk kendaraan roda dua atau empat meski hanya dalam bentuk goresan-goresan pembatas namun itulah tempat parkir di Universitas Samudra Langsa. 

Soal kenapa sampai saat ini masih ada yang memparkirkan sepeda motor mereka diareal lain, baik itu disamping maupun dibelakang kampus seperti yang terlihat pada gambar? Inilah yang masih diperlukan konfirmasi lebih lanjut. 

Karena, disamping merusaknya pemandangan akibat parkir yang semeraut juga kabanya mengganggu aktivitas perkuliahan yang berada dekat dimana kereta-kereta itu diparkirkan. (Foto.doc.SN.28/9)
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


Sangat lucu ketika kita melihat ada areal yang dilarang untuk melepaskan hewan ternak justru tepat dimana larangan itu dipajang disitu pula lembu itu berdiri dan berpose sat difoto. 

Hal ini terlihat di depan Istana Aceh Tamiang, tepatnya di areal Jalan Ir. H. Juanda depan Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Karang Baru Aceh Tamiang. 

Haruskah kita menyalahkan hewan tersebut, ataukah pemiliknya? Hal ini terjadi karena lembu tidak bisa berpikir apalagi disuruh membaca. Foto direkam Sabtu (22/9) beberapa waktu yang lalu. [foto.doc.SN.22/9)

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
LAPORAN MAHASISWA

SANGAT disayangkan ketika prestasi seseorang dapat ditukarkan dengan aktivitas yang tidak mendidik. Sungguh, hal ini akan menjadi benang merah dalam sebuah komunitas ataupun lembaga, apalagi lembaga yang berlatar belakang pendidikan. Memang, berdasarkan data dan sumber yang diperoleh, hal ini hanya dilakukan oleh kepentingan segelintir oknum, namun jika hal tersebut terus dibiarkan, tentunya akan menjadi sebuah bom waktu dalam suatu lembaga.

Berdasarkan laporan yang diperoleh, berikut juga dengan data-data lainnya, suatu kejanggalan sempat terjadi di Fakultas Hukum Universitas Samudra Langsa. Dimana menurut informasi dari para mahasiswa, sikap beberapa dosen dalam memberikan nilai diakhir semester terlihat pilih kasih.

"Awalnya kami sudah menduga hal ini akan terjadi, namun kami masih mempercayai dari apa yang telah disampaikan oleh dosen tersebut kepada kami. Karena pada dasarnya kami pun sadar bahwa kemampuan kami masih rata-rata, akan tetapi, sebodoh-bodohnya kami masih bisa melihat mana yang layak mendapatkan nilai bagus dan mana yang tidak, hingga alasan kenapa pun masih bisa kami jelaskan" Keluh para mahasiswa saat menyampaikan laporannya kepada Samudra News di salah satu kantin Universitas Samudra Langsa beberapa waktu lalu.

Dan yang sangat kami sayangkan, lanjut mereka, dalam proses pemberian nilai, selain dengan cara berdasarkan moodnya seorang dosen, menghitung kancing, rasa tidak enak, juga kami dapatkan tenyata ada unsur bisnis dalam proses pemberian nilai tersebut. Dimana seharusnya seorang dosen dalam menilai terlebih dahulu melihat dengan mata yang sebenarnya siapa saja mahasiswa yang terlihat cerdas, aktif, rajin mengikuti jam kuliah atau disiplin waktu yang akhirnya mungkin ditambah dengan nilai kasih sayang dari dosen, karena hal ini sering kali didalihkan oleh kebanyakan dosen ketika mahasiswa mempertanyakan nilai mereka.

Pada waktu yang sama, para mahasiswa tersebut juga menyampaikan bahwa ada salah satu dari mereka yang pernah terlibat dalam bisnis nilai tersebut. Ianya (mahasiswa yang terlibat -red) menjelaskan sendiri kepada para mahasiswa yang lain bahwa pernah melakukan pengutipan langsung dari teman-teman yang menginginkan nilai IP (Indeks Prestasi)nya bagus.

Selain itu, mereka juga menggambarkan bahwa dalam mengikuti mata kuliah sehari-hari ada beberapa mahasiswa yang tekesan kurang peduli, jarang masuk bahkan masih banyak mata kuliah yang belum lewat, namun oleh karena mempunyai hubungan dengan dosen bersangkutan, baik itu saudara maupun sekedar tetanggaan, bisa mendapatkan nilai yang tinggi dan dapat mengikuti semua mata kuliah termasuk lanjutan disemester depan.

Berikut laporan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Samudra Langsa. Untuk keterangan lebih lanjut, pihak Samudra News akan mengkonfirmasikan beberapa dosen guna mendapatkan keterangan lebih lanjut menyangkut apa tanggapan mereka dalam menyikapi laporan mahasiswa tersebut.

TUNGGU LANJUTANNYA MINGGU DEPAN

Silahkan goreskan tanggan anda dibawah ini ...