Februari 2015
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

Samudranews.com - Kondisi umat Islam semakin memprihatikan. Ditengah kondisi ekonomi yang sangat mencekik, budaya yang semakin kebablasan serta banyak lini lainnya yang semakin carut marut, kini bahaya yang cukup signifikan juga kembali membayagi umat Islam khsusnya di Aceh.

Berdasarkan berita yang dirilis Harian Waspada tanggal 28Februari 2015 menjelaskan bahwa sebanyak 1.060 Misionaris mulai tersebar di Aceh. Hal tersebut dipaparkan oleh Khatib Khutbah Shalat Jumat di Mesjid Islamic Center Lhokseumawe, Drs Tgk Jamaluddin, Mpd berdasarkan sebuah buku yang dimilikinya.

Dalam Khutbahnya, Tgk Jamaluddin memaparkan kondisi Aceh saat ini sangat miris. Dimana Aceh menjadi target misionaris. Dalam catatan yang dimilikinya sebanyak 20 kabupaten/kotw telah ada misionaris, minus Kota Langsa, Gayo Lues dan Simeulue.

Dalam rincian jelasnya, sebanyak 170 misionaris ada di Kota Sabang, Banda Aceh dan Aceh Besar. Pidie dan Pidie Jaya sebanyak 130, Bireuen 80, Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe 120, Aceh Timur 80, Aceh Tamiang 90, Aceh Tengah dan Bener Meriah 100, Aceh Tenggara 70, Aceh Singkil dan Subulussalam 50. Kemudian Aceh Selatan 10 orang, Abdya 20, serta Nagan Raya, Aceh Barat dan Aceh Jaya sebanyak 210 orang Misionaris.

Dalam catatan tersebut, para misionaris ini dibekali dengan ilmu pengetahuan yang baik, dan sokongan dana yang besar serta profesi yang bermacam-macam.

Sementara itu, dalam Harian Waspada juga menjelaskan bahwa cara penyebaran mereka ada yang berkedok bisnis, sosial dan melalui LSM.

| Red

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Jangan Biarkan Kedamaian Ini, Terusik Kembali 
Samudranews.com | Aceh Timur - Saat ini, perdamaian dan juga rasa tenang telah kita rasakan bersama, tanpa ada keraguan, dan juga rasa takut akan ancaman dari oknum kelompok yang ingin mengganggu ketenangan dan keamanan yang telah terjalin mesra sesuai MoU Helsinki. ” Ungkap, Rabono Wiranata dari Forum Pemuda Anak Bangsa, kepada media di Aceh Timur, Kamis (26/2) Sebuah kedamaian yang hakiki, semua anak kita bisa bersekolah dengan aman, kita bisa beraktifitas seperti biasanya tanpa ada teror dan juga bentrok yang dulu selalu dirasakan di Aceh.

Hal ini tidak semudah itu kita dapatkan, banyak korban yang berjatuhan karena pemberontakan yang dulu terjadi, keinginan untuk merdeka dan memisahkan diri dari Indonesia yang dilakukan oleh kelompok yang hanya mementingkan kepentingan mereka saja dengan mengorbankan kepentingan masyarakat banyak.”Ujarnya.

Ingatlah saudaraku, bahwa setiap bangsa pasti saling berlomba – lomba untuk memperkenalkan jati dirinya kepada bangsa yang lainnya agar lebih dikenal. Jika kita tidak memiliki rasa itu, maka kita kehilangan Nasionalisme. Indonesia merupakan Negara yang beranekaragam suku, budaya dan agama hendaknya memiliki kebanggaan karena keanekaragaman tersebut.

”Rabono, menjelaskan lebih lanjut, bahwa sikap penjajah dari 3,5 abad bangsa asing mengambil bahkan merampok kekayaan yang ada di alam kita, begitu banyak kekayaan alam yang dihasilkan dari bumi nusantara sehingga mengundang bangsa asing untuk mengambil hasil alam Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris dan Jepang.

Apakah hal tersebut belum cukup untuk membuka mata hati kita? Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan Indonesia. Adalah kemerdekaan kita semua, kita itu satu jiwa dan juga satu rasa. Bukan hanya satu pulau atau satu adat saja.

Beberapa waktu ini kedamaian yang ada telah terusik lagi oleh teror selebaran dan juga pengibaran beberapa bendera bulan bintang yang dulu identik dengan simbul Gerakan Aceh Merdeka. Hal ini secara tidak langsung dan tanpa kita sadari akan menjadi pemicu munculnya pemberontakan lagi oleh kelompok separatis yang hanya ingin agar kepentingan kelompoknya terpenuhi dan tercapai.

Mereka mengibarkan bendera dan juga membuat selebaran untuk memecah dan mengancam keamanan yang ada pada akhirnya akan mengadu domba kita semua agar terpengaruh oleh bujuk rayu dan janji manis mereka yang hanya menginginkan agar kita semua bertengkar, berkelahi, terpecah dan akhirnya mereka mengambil keuntungan dari semua yang terjadi di Aceh.

Tak perduli para pejabat atau rakyat, orang desa ataupun penduduk kota, baik tua ataupun muda, kaum pria atau wanita, dewasa atau anak – anak. Semua mempunyai peran penting dalam menegakkan dan menjaga perdamaian rakyat yang telah ada di Aceh.

Sudah bukan waktunya kita bersembunyi dan membiarkan kelompok – kelompok seperti itu untuk merajalela dan mengganggu ketentraman hidup rakyat, merenggut Jiwa kita dan orang – orang disekitar kita hanya demi memuaskan keinginan mereka.

Ingatlah bahwa Negara ini Negara Demokrasi, semua kembali kepada Rakyat. Dari Rakyat, oleh Rakyat dan untuk Rakyat pula, bukan milik kelompok yang bertindak buruk demi memenuhi keinginannya saja.

Apakah kita mau kembali seperti dulu lagi..?! Hidup dalam rasa takut, dan ancaman. Ingatlah saudaraku, dengan keinginan untuk merdeka dan memisahkan diri dari Negara Indonesia, maka yang akan kita dapatkan adalah suatu kehancuran, baik hancurnya Negara kita, Bangsa kita, persatuan dan kesatuan kita, dan secara tidak langsung itu adalah tanda dimana kita akan dijajah oleh bangsa lain. Marilah kita bernegara, berbangsa, yaitu satu bahasa Indonesia. ” Ucap Rabono demikian.


| Alam/RH
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

Dekat stasiun di sebuah kota besar duduk seorang wanita dgn usia yg tak diketahui. Rambutnya kotor, kepalanya tertunduk dalam kesedihan.

Wanita itu duduk di lantai kotor dan di sampingnya terletak sebuah tas. Dalam tas itu orang melempar uang. Di tangan wanita, tidur seorang bayi berusia dua tahun. bayi itu berpakaian kotor.

Banyak orang yang lewat akan memberikan uang. Kami selalu merasa kasihan pada orang kurang beruntung. Kami siap untuk memberikan orang-orang malang itu kemeja terakhir kami, uang terakhir kami di dalam kantong tanpa ragu ragu.

Aku berjalan melewati seorang pengemis selama satu bulan . Tidak memberikan uang, karena saya tahu bahwa ini adalah geng yang dioperasikan dan uang yang dikumpulkan oleh pengemis akan diberikan kepada siapapun yang mengontrol pengemis di daerah tersebut, orang-orang yang memiliki banyak properti mewah dan mobil.

Sebulan kemudian, saya berjalan melewati pengemis, seketika saya merasa terkejut.

saya di persimpangan yang sibuk, menatap bayi, berpakaian seperti biasa yang sangat kotor. Saya menyadari bahwa itu tampak aneh, menemukan seorang anak kecil di sebuah stasiun kotor dari pagi hingga sore.

Bayinya tidur. Tidak pernah menangis atau menjerit , selalu tertidur, mengubur wajahnya di lutut seorang wanita yang disebut ibunya.

Apakah salah satu dari Anda memiliki anak-anak antara usia 1 sampai 3? Apakah Anda ingat bagaimana mereka tidak dapat tidur lebih dari 2 jam pada suatu waktu? Namun, anak-anak ini selalu tertidur. Selalu! Oleh karena itu kecurigaan saya tumbuh.

"Kenapa dia tidur sepanjang waktu?" Aku bertanya (kepada pengemis), menatap bayi.

Pengemis pura-pura tidak mendengar saya. Dia menunduk dan menyembunyikan wajahnya di kerah jaket lusuh nya. Saya mengulangi pertanyaan itu. Wanita itu mendongak , melhat saya, seakan kesal dengan pertanyaan saya. "B*ngs*t" , bibirnya bergumam.

Di belakangku seseorang menaruh tangannya di bahuku. Aku menoleh ke belakang . Seorang pria tua itu menatapku tidak setuju: "Apa yang Anda inginkan darinya? kamu tidak melihat seberapa keras kehidupannya?." Dia mengambil beberapa koin dari sakunya dan melemparkannya ke kantong pengemis tsb.

Pengemis itu menunjukkan raut wajah wajah berterima kasih dan kesedihan pada umumnya. Orang itu melepaskan tangannya dari bahuku dan berjalan keluar dari stasiun.

Hari berikutnya aku menelepon teman. Dari teman saya, saya berhasil menemukan bahwa pengems itu adalah bisnis, meskipun terlihat spontanitas, jelas terorganisir dan diawasi oleh lingkaran organisasi kejahatan.

Anak-anak yang digunakan adalah anak hasil "menyewa" dari keluarga pecandu alkohol, atau hasil penculikan.

Saya membutuhkan jawaban atas pertanyaan - mengapa bayi tidur? Dan saya mendapatkannya. Teman saya mengatakan kepada saya dengan suara tenang, "Mereka diberikan heroin, atau vodka"

Aku tercengang . "Siapa yang diberikan heroin atau vodka?!"

Dia menjawab, " Anak itu, sehingga ia tidak berteriak. Wanita itu akan duduk sepanjang hari dengan dia, bayangkan bagaimana anak itu mungkin bosan?"

Dalam rangka untuk membuat bayi tidur sepanjang hari, ia dicekokin dengan vodka atau obat-obatan. Tentu saja, tubuh anak-anak tidak mampu mengatasi bahan2 keras tersebut. Dan anak-anak seringkali tewas. Hal yang paling mengerikan - kadang-kadang anak-anak meninggal selama "hari kerja" . seorang "ibu" harus memegang mayat anak kecil di tangannya sampai malam. Ini adalah aturan. Dan oleh orang yang lewat akan diberikan beberapa uang ke kantong pengemis, dan percaya bahwa mereka melakukan perbuatan baik. Membantu ibu tunggal.

Hari berikutnya saya sedang berjalan di dekat stasiun yang sama. Aku membawa identitas jurnalistik, dan sudah siap untuk pembicaraan serius. sayangnya pembicaraan tidak be rhasil. Namun, terjadi hal ini:

Seorang wanita sedang duduk di lantai dan di tangannya seorang anak kecil. Aku bertanya pertanyaan tentang akte kelairan anak, dan yang paling penting, di mana anak kecil kemarin yang ia diabaikan.

Kelakuan saya diprotes oleh orang yang lewat. Saya diberitahu bahwa saya sudah gila karena berteriak pada pengemis miskin dengan seorang anak. Pada akhirnya, saya dikawal keluar dari stasiun dalam kehinaan. Satu hal yang tersisa adalah untuk memanggil polisi. Ketika polisi tiba, pengemis dengan bayi menghilang .

Bila Anda melihat seorang wanita dengan seorang anak, mengemis, berpikir sebelum Anda menyumbangkan. Pikirkan tentang hal itu, jika bukan karena ratusan ribu pemberi sedekah, bisnis seperti ini sudah mati. Bisnis akan mati dan bukan anak-anak. Jangan melihat anak yang sedang tidur dengan kasih sayang. Lihat horor. Karena Anda membaca artikel ini , Anda tahu sekarang mengapa anak tersebut tidur di tangan pengemis.

Silakan berbagi ini. Dan ketika Anda memutuskan lagi untuk menyumbang ke pengemis, ingat bahwa amal yang anda lakukan bisa jadi kematian bagi anak kecil lainnya.

| pekanews.com

no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
1. Banyak model berkeluaran dan merek yg beraneka ragam | dari yang original hingga yang berasa buah

2. itu kondom atau permen sih? Itu alat KB atau cemilan sih?

3. Kondom yang jadi alat KB itu | wajibnya untuk suami-istri | haram bukan mereka yg tak halal utk menggunakannya

4. Anehnya menurut analisis seorang kawan yg pernah bekerja di minimarket | kondom jadi bagian produk terlaris

5. Bayangkan saja kalau demikian laris manisnya | lantas, siapa pengguna paling besarnya? Tentu saja mereka yg gaul bebas

6. Demi menghormati sang pacar | rela jual keperawanan | saat putus lelaki tetap jantan | perempuan bergelar bekas pakai

7. Pelayan warung tak berani bicara | tanyakan buku nikah sudah ada belum | pelayan kadang tau kerja | sebab si bos mau untung besar

8. Setelah miras sudah disingkirkan dari minimarket | kini giliran kita upayakan tertata Kondom | terbatas hanya utk yg sudah sah saja

9. Kalau generasinya sudah bebas membeli tanpa ikatan yg jelas | pantas saja negeri ini masa depannya buram kelam

"Apabila zina dan riba telah tampak nyata dalam suatu kaum, maka mereka benar-benar telah menghalalkan adzab Allah terhadap diri mereka". (Al-Hakim menyatakan bahwa hadits ini isnadnya shahih, Adz-dzahabi berkomentar dalam At-Talkhish, shohih)

10. Semoga tobat jadi jalan ummat ini | kembali taat syariah dan dunia kembali hidup dalam berkah

no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
:: 6 Tipe Istri yang Diidamkan Para Suami ::

Wanita berparas cantik dan memiliki tubuh indah tak selalu menjadi tipe istri idaman para pria. Banyak faktor lain mulai dari sifat hingga kebiasaan sehari-hari yang membuat pria tertarik. Seperti yang dikutip dari ezinearticle, berikut ini enam tipe istri yang menjadi idaman suami.

1. Penurut
Menurut survei yang dilakukan oleh ezinearticle, kebanyakan suami ingin memiliki istri yang selalu patuh. Mereka ingin agar semua pendapatnya didengar, kecuali jika perkataanya menyuruh istri untuk berlaku buruk. Tetapi dalam kasus tersebut, pria ingin agar istri mau menolak perkataan itu dengan baik dan penjelasan yang masuk akal.

2. Mau Berterimakasih dan Sering Memuji
Menurut para suami, mendapatkan ucapan 'terima kasih' serta pujian atas apa yang telah dilakukannya untuk Anda, dapat membuat dirinya merasa bahagia serta dihargai. Ada kalanya suami mengorbankan waktu, tenaga
dan uang untuk membuat istrinya merasa senang atau paling tidak, merasa aman. Di saat itulah, Anda 'wajib' menunjukkan rasa terimakasih dan berikan perhargaan padanya.

3. Bisa Berperan Sebagai Sahabat
Selain sebagai pendamping hidup, suami ingin istrinya juga memiliki peran sebagai teman. Dalam perannya itu, suami ingin agar istri menjadi tempat berbagi kegembiraan-kesedihan, memberikan saran, dan memiliki minat yang sama. Pada kenyataannya, tidak banyak istri yang menyadari hal ini. Saat hal itu terjadi, bukannya tak mungkin jika suami jadi lebih intim ketika bersama teman-temannya dibanding ketika dengan Anda.

4. Membuatnya Menjadi Seseorang yang Lebih Baik
Di balik pria yang sukses ada wanita yang hebat. Inilah yang diinginkan oleh banyak pria, wanita yang selalu mendukung dan mendorongnya untuk menjadi individu yang lebih baik. Para suami ingin agar sang istri selalu ada di 'belakangnya' saat sedang berada dalam masa sulit dan mendorongnya untuk mampu mengatasi hal terse

5. Pandai Mengatur Tugas Rumah Tangga
Para suami juga mengatakan bahwa memiliki istri yang mahir merawat anak, akan membuat diri mereka merasa aman saat berada di luar rumah. Selain itu, para suami juga menginginkan istri yang pandai mengatur tugas rumah tangga, mulai dari masalah kebersihan hingga makanan.

6. Pintar Mengatur Uang
Menurut suami, hal tersebut sangat membantu mereka dalam mengelola anggaran keuangan secara efektif. Selain itu, pria juga berpikir bahwa wanita memiliki kemampuan mengatur keuangan melebihi para pria. (Sumber: wolipop.detik.com) "dalam surga ada bidadari-bidadari sopan tundukkan pandangan | tiada pernah disentuh manusia sebelumnya, tidak pula oleh jin" (QS 55:56)"

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Valentine, Komersialisasi Kemaksiatan 
Oleh : Aisyah Karim,SH 

HARI ini,  saya membuka beberapa media sosial yang sering saya gunakan. Diantara banyaknya postingan seruan dakwah terkait larangan perayaan valentine, saya juga menemukan banyak sekali postingan euphoria valentine dan ajakan untuk merayakannya, khususnya dari mereka yang masih muda belia bahkan juga yang sudah dewasa dimana mereka sudah memiliki  anak dan keluarga tentunya. Pun demikian yang terjadi di dunia nyata. Anda dengan mudah mendapati berbagai iklan dan promosi berbagai produk dengan semangat peringatan hari penyembah berhala ini. Sebagai sesama muslim tentunya ini sangat memprihatinkan. Jauh hari telah beredar seruan dari MUI untuk menolak perayaan valentine ini, dimana hujjah dan argumennya sudah sangat jelas keharamannya. Namun seruan ini nyaris seperti hembusan angin tak digubris oleh sebagian kalangan. Maraknya Valentine Day adalah bagian dari perang pemikiran,  yang juga merupakan penjajahan budaya yang dilancarkan imperialis Barat terhadap pemuda muslim. Tujuannya agar akidah mereka rusak, dan pergaulan bebas merebak. Bila kita perhatikan, Valentine sering dirayakan dengan ikhtilat (campur baur pria-wanita) bahkan dilanjutkan dengan perzinaan. Na’udzubillahi min dzalik.

Valentine day adalah komoditas kapitalis global untuk meraup untung dari berbagai bisnis yang sangat menjanjikan. Omzet penjualan mereka meningkat tajam  di bulan Februari. Bayangkan, bisnis coklat, bunga, pakaian, perhiasan, kuliner, boneka, alat kontrasepsi, hotel, aksesoris, kartu ucapan selamat, bahkan bisnis tansporatasi dan kendaraan bermotor tak kurang menggelar aneka promo dalam bulan ini. Belum lagi keuntungan yang diraup bursa perjodohan untuk mengadakan jodoh kilat dan semacamnya, sesuatu yang kadang berjalan diluar dari perkiraan kita. Tak ketinggalan media juga terbawa arus kapitalisasi global, dengan ikut aktif mempropagandakan moment salah kaprah ini.

Di Malang Jawa Timur minimarket dan swalayan menjual paket coklat dan kondom. Sungguh memprihatinkan, lalu siapa segmen pemasaran paket ini?. Kondom merupakan alat kontrasepsi konsumsi orang dewasa karena dipakai saat berhubungan seksual. Lalu cokelat sebagai lambang cinta dikaitkan dengan kondom, Apakah cinta itu harus selalu diwujudkan dengan hubungan seksual ? Ini pemahaman yang sangat rusak. Valentine identik dengan seks bebas. Hal ini dimanfaatkan oleh hotel untuk menawarkan diskon yang menarik bagi pasangan Valentine yang ingin menginap. Bahkan KPAI mendapat pengaduan dari masyarakat mengenai pelaku usaha hotel di Malang yang memberikan diskon hingga 50 persen kepada pasangan kekasih yang menginap di Hari Valentine (www.detik.com).

Kita patut merenungkan bagaimana valentine telah mengambil tempat didalam kehidupan masyarakat kita, negeri muslim terbesar dunia. Fenomena ini tentu tidak akan menyebarluas jika tidak ada penerimaan dari masyarakat. Lemahnya pemahaman masyarakat dan jauhnya mereka dari Islam menjadi pintu masuk yang aman bagi budaya luar. Masyarakat seolah telah kehilangan daya kritisnya, bungkam dengan segala kerusakan disekitarnya. Masyarakat telah hilang kewaspadaannya terhadap budaya asing bahkan lebih jauh ikut terseret didalamnya. Idiologi kapitalisme sekuler yang memayungi negara justru membuka kran seluas-luasnya bagi ide apapun untuk tumbuh dan berkembang karena di lindungi  oleh paham kebebasan. Tentu, fakta adanya paket coklat dan kondom atau hotel yang jelas membuka kampanye untuk kegiatan maksiat tidak akan seleluasa itu dalam mengomersilkan kemaksiatan andai ada sanksi tegas dari negara. Namun, mengharapkan demikian tentu seperti punguk merindukan bulan di dalam sistem kapitalis seperti saat ini.

Menurut National Retail Federation, pada tahun 2013, belanja Hari Valentine menyumbang lebih dari $ 18 milyar ke ekonomi Amerika (lihat disini). Logikanya, valentine dirayakan secara massal dan massif bukan ? hingga menyedot penghasilan sebesar itu. Tentunya kasih sayang menaungi Amerika dan masyarakatnya. Tetapi apa yang kita saksikan tentu berbeda sekali. Ketika beberapa hari lalu, terjadi pembunuhan terhadap tiga mahasiswa kedokteran gigi asal Palestina dekat University of North Carolina, dan anda saksikan bagaimana reaksi  Amerika yang sedang mabuk kasih sayang ? jangan harap mereka akan bereaksi yang sama, semisal pasca aksi penembakan terhadap para redaktur Charlie Hebdo di Paris sebulan lalu. Mereka bungkam termasuk mainstream medianya, dimana kasih sayang mereka? Pun valentine, tak mengurangi kejahatan dan konspirasi negara barat atas negeri-negeri kaum muslimin. Amerika tetap menerbangkan drone-nya baik di Pakistan dan Yaman. Menggelikan sekali tentunya, inilah kemunafikan barat ! Dan ini hanyalah sekelumit fakta bagi orang yang mau berpikir.


Kita adalah kaum muslimin, yang Allah janjikan sebagai umat terbaik, tidaklah layak bagi kita untuk mencampakkan Islam yang mulia dan menggantinya dengan tradisi rusak semacam valentine ini. Islam telah membina akal kita, untuk taat dan tunduk pada aturan Allah. Islam telah menempatkan cinta seorang muslim terhadap saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sebagai konsekwensi keimanannya. “Tidak beriman seseorang itu, sebelum ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri” (H.R. Bukhari Muslim). 

Inilah cinta hakiki, cinta yang tidak hanya berdimensi duniawi tapi juga ukhrawi, cinta yang sempurna.[]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, pontianak
Lagi, Masyarakat Serahkan 1 Pucuk Senjata Api 
samudranews.com | PONTIANAK - Kapendam XII/Tanjungpura Letnan Kolonel Inf Mukhlis,  menyampaikan kepada beberapa awak media, bahwa telah terjadi penyerahan 1 pucuk senjata api, dari masyarakat  yang diberikan dengan penuh kesadaran kepihak TNI, Jumat (13/2).

Kapendam menjelaskan kronologi singkat penyerahan senjata tersebut dimana pada hari Minggu tanggal 8 Februari 2015, 2 orang anggota satgas Yonif 315/Grd, melaksanakan anjangsana ke rumah tokoh masyarakat yakni Bapak Rawing, warga Dusun Nanga Kantuk Kecamatan Empanang.

Yang bersangkutan merupakan salah satu tokoh adat Temenggung Empanang. Dari hasil komunikasi kedua anggota Satgas yaitu Kopda Mad Soleh dan Kopda Dominggus  dengan Bpk. Rawing disampaikan bhw Bpk.Rawing masih memiliki 1 pucuk Senjata Api jenis Le Enfield (LE).

Menurut pengakuan Bapak Rawing, senjata tersebut pernah digunakan oleh Orang Tua yang bersangkutan untuk perlawanan pada saat pemberontakan PARAKU. Mendapat info tersebut anggota Satgas melaporkan hal ini kepada Dansatgas Pamtas Yonif 315/Grd Letkol Inf Albar.
Menindak lanjuti info ini maka pada hari Rabu 11 Februari 2015, Dansatgas memerintahkan Kopda Soleh, beserta 6 anggota satgas lainnya berangkat menuju rumah Bapak Rawing untuk menjelaskan tentang ketentuan dan aturan kepemilikan senjata api kepada Bpk. Rawing. Setelah mendapatkan penjelasan dari anggota Satgas maka dengan penuh kesadaran  Bapak Rawing menyerahkan 1 pucuk Senjata Api Jenis LE, untuk barang bukti diamankan di Kotis Satgas Pamtas Yonif 315/Grd, jelas Letkol Inf Mukhlis.

| PR | Red

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Gagal Tangani Banjir, Ahok Disuruh Pulang Kampung 
samudranews.com | JAKARTA - Banjir yang meluas dan semakin parah membuat warga gerah pada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pasalnya, dulu pasangan Jokowi – Ahok telah berjanji mampu mengatasi banjir dan macet. Bahkan, dua permasalahan klasik itu disebut akan mudah diselesaikan jika Jokowi menjadi Presiden dan Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta.
“Dulu janjinya mampu tangani banjir sama macet tapi sekarang buktinya gagal. Faktanya, hari ini banjir di mana-dimana,” kata Ketua Umum Forum Betawi Bersatu (FBB) KH Endang Supandi seperti dikutip Rmol, Senin (9/2/2015)
Lebih jauh, Supandi menilai Ahok tidak jantan karena hanya bisa menyalahkan anak buah.
“Sebagai pemimpin harusnya berani tampil penuh tanggung jawab. Kalau cuma bisa melempar kesalahan sama anak buah, anak kecil juga bisa jadi gubernur,” lanjutnya.
Karenanya, FBB menilai Ahok telah gagal mempimpin Jakarta. Karena janjinya bersama Jokowi untuk mengatasi banjir dan macet tidak terlihat hingga saat ini.
“Kerjanya lebih banyak pencitraan. Kalau dia benar-benar kerja tentu persoalan banjir di Jakarta sudah clear,” tandasnya.
Gunawan (46), warga Palmeriam, Jakarta Timur lebih geram lagi. Ia meminta Ahok untuk berhenti menjadi Gubernur DKI Jakarta dan pulang ke kampung halamannya di Belitung Timur.
“Gagal tangani banjir, Ahok pulang kampung saja,” cetusnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Ahad (8/2/2015) malam mengakibatkan banjir meluas. Di pemukiman penduduk kawasan Kelapa Gading, ketinggian banjir mencapai lebih dari satu meter.
Sedikitnya, terdapat 49 titik banjir Jakarta. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Bada Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, 22 titik di Jakarta Pusat, 18 di Jakarta Barat, dua di Jakarta Timur dan dua di Jakarta Selatan.
Menurutnya, banjir ini akibat permasalahan drainase perkotaan seperti kecilnya kapasitas hingga tumpukan sampah.
Selain merendam jalan raya, banjir juga merendam sejumlah jalan tol dan rel kereta api. 
| KLIPING | bersamadakwah

no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudranews.com | DALAM sambutannya di acara ta'aruf Kongres Umat Islam Indonesia VI di Yogyakarta, Menteri Agama Lukmanul Hakim menyatakan bahwa Islam Indonesia yang moderat adalah versi Islam yang diharapkan dunia.

"Islam Indonesia oleh beberapa ilmuwan dari dalam dan luar negeri dianggap dapat menjadi model yang bisa diharapkan," ujar Menag, Ahad (08/02/2015).

Namun pernyataan terkait "Islam yang Indonesia" ini ditolak oleh Sultan Palembang Iskandar Mahmud Badaruddin, saat memberi sambutan di kesempatan yang sama.

Menurutnya sebelum Indonesia berdiri, Kesultanan di Nusantara sudah memeluk Islam yang tidak dapat dibedakan antara satu sama lainnya.

"Kalau Bapak Menteri tadi bilang ada Islam ini dan itu, saya tidak sepakat, sebab Islam adalah rohmatan lil alamin dan hanya satu," tegas Sultan.

Selain itu, Sultan Palembang menyatakan bahwa banyaknya krisis yang menimpa Indonesia disebabkan produk hukumnya masih menggunakan hukum Belanda yang notabene bertentangan dengan ajaran Islam.

"Ini produk hukum kafir," tandasnya.

Sebagai Sultan dari Palembang yang memiliki akar keislaman yang kuat, Mahmud Badaruddin berharap agar dalam Kongres Umat Islam Indonesia ini hukum Islam dapat kembali dikuatkan sebagaimana pernah dicontohkan para Sultan Nusantara.

| kliping |  Islampos






no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudranews.com | JAKARTA - Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta pada Minggu malam, membuat Jalan Medan Merdeka tergenang air setinggi 20 hingga 30 sentimeter.
Petugas piket Polsubsektor Monas Timur, Brigadir Sihombing menjelaskan, beberapa kawasan sudah tergenang banjir termasuk Jalan Medan Merdeka Utara, atau kawasan Istana Negara.
"Di Jalan Medan Merdeka Utara setinggi trotoar atau sekira 20 sentimeter," katanya kepada awak media, Senin(9/2/2015).
Sihombing menjelaskan, genangan air yang paling parah terjadi di Jalan Medan Merdeka Selatan. Kantor Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak luput dari banjir.
"Medan Merdeka Selatan agak parah," singkatnya.
Namun, air yang mengenangi lintas Medan Merdeka itu mulai berangsur surut.
"Tapi sudah agak mendingan sekarang, tadi di Barat (Medan Merdeka Barat) sudah sampai Kantor Kemenhub, sekarang sudah mendingan," tutupnya.

| Kliping | okezone.com

no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudranews.com | Seorang profesor dari sebuah universitas terkenal menantang para mahasiswanya dgn pertanyaan ini:

"Apakah Tuhan menciptakan segala yg ada?"

Seorg mahasiswa dgn berani menjawab: "Betul. Dia yg menciptakan semuanya."

"Tuhan menciptakan semuanya?" tanya profesor sekali lagi.

"Ya Pak, semuanya," kata mahasiswa tsb.

Profesor itu berkata: "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan kejahatan. Karena kejahatan itu ada, & menurut prinsip kita bhw pekerjaan kita menjelaskan siapa kita. Jadi, kita berasumsi bhw Tuhan adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam & tdk bisa menjawa hipotesa sang profesor. Profesor itu merasa menang & menyombongkan diri bhw sekali dia beranggapan telah membuktikan bhw agama itu sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan & berkata: "Prof, boleh saya bertanya sesuatu?"

"Tentu saja," jwb si profesor.

Mahasiswa itu berdiri & bertanya: "Prof, apakah dingin itu ada?"

"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tdk pernah sakit flu?" tanya si profesor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab: "Kenyataannya prof, dingin itu tdk ada. Menurut hukum fisika, yg kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu - 460 F adalah ketiadaan panas samasekali. & semua partikel menjadi diam & tdk bisa bereaksi pd suhu tsb. Kita menciptakan kata dingin utk mendeskripsikan ketiadaan panas."

‎​‎​Mahasiswa itu melanjutkan: "Prof, apakah gelap itu ada?"

Profesor menjawab: "Tentu saja itu ada."

Mahasiswa itu berkata: "Sekali lagi anda salah prof. Gelap itu juga tdk ada. Gelap adalah keadaan dimana tdk ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma newton utk memecahkan cahaya menjadi bbrp warna, dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi anda tdk bisa mengukur gelap, seberapa gelap suatu ruangan diukur dgn berapa intensitas cahaya di ruangan tsb. Kata gelap dipakai manusia utk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Kemudian mahasiswa itu bertanya: "Prof, apakah kejahatan itu ada?"

Dengan bimbang, profesor itu menjawab: "Tentu saja, seperti yg kukatakan sebelumnya, kita melihat setiap hari di koran & tv, banyak perkara kriminal & kekerasan diantara manusia. Perkara2 tsb adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini, mahasiswa itu berkata: "Sekali lagi anda salah prof. Kejahatan itu tdk ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yg dipakai manusia utk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tdk menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tdk adanya kasih Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yg timbul dari ketiadaan panas, dan gelap yg timbul dari ketiadaan cahaya."
Sang profesor terdiam !

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

| SosMed | Red

















samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Waspada Ledakan LGBT 

Oleh : Aisyah Karim,SH 

LGBT merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender.  

Menurut Wikipedia LGBT dapat dijelaskan sebagai:

LGBT adalah singkatan yang secara kolektif mengacu pada komunitas khusus kaum "lesbian, gay, biseksual, dan transgender". Digunakan sejak 1990-an, istilah "LGBT" merupakan adaptasi dari singkatan "LGB", yang mewakili "komunitas gay" dimulai sejak pertengahan hingga akhir 1980-an. Singkatan ini telah menjadi arus utama penunjukan diri dan telah diadopsi oleh "seksualitas dan identitas gender berbasis" mayoritas pusat-pusat komunitas dan media di Amerika Serikat dan beberapa negara berbahasa Inggris lainnya. Istilah LGBT dimaksudkan untuk menekankan keragaman "seksualitas dan identitas gender berbasis budaya" dan kadang-kadang digunakan untuk merujuk kepada siapapun yang non-heteroseksual.

Lesbian adalah perempuan yang menyukai dan menjalin hubungan seks dengan sesama perempuan. Gay adalah lelaki yang menyukai dan menjalin hubungan seks dengan sesama lelaki. Bisexual adalah lelaki atau perempuan yang menyukai dan menjalin hubungan seks dengan lawan jenisnya masing-masing tetapi juga menyukai dan menjalin hubungan seks dengan sesama lelaki dan sesama perempuan. Sedangkan transgender adalah lelaki atau perempuan yang lebih suka jika dirinya beralih menjadi jenis kelamin lawannya, jika perempuan ia lebih suka menjadi lelaki dan jika ia lelaki ia lebih suka dirinya menjadi seorang perempuan.

Idiologi Sekuler sebagai Rahim LGBT
Orang-orang LGBT dan para pendukung mereka di seluruh dunia makin gencar beraksi dengan mendapat justifkasi dari ide liberalisme, dilegitimasi oleh ide HAM yang dibangun di atas ideologi sekuler yang menafikan agama dari kehidupan. Apalagi setelah mendapat legitimasi pemimpin Katolik, Paus Franciscus. Paus menyatakan bahwa kaum Gay harus diberi hak setara dengan manusia lainnya. “Tidak seharusnya kelompok gay terpinggirkan. Mereka justru harus diintegrasikan dengan masyarakat,” kata Paus Fransiskus (tempo.com, 29/7/2013). Menurut Paus Fransiskus, tidak ada otoritas yang berhak menghakimi perilaku kaum gay, otoritas Gereja sekalipun.

Demikianlah komunitas yang menyimpang ini bukan saja diizinkan keberadaannya bahkan diperbolehkan mengembangkan diri di berbagai negara. Berbagai acara digelar oleh kaum LGBT dan bahkan telah menjadi semacam acara tahunan di sejumlah negara Eropa dan Amerika. Homoseksual telah diakui di AS atas kebijakan Obama. Obama mengangkat sejumlah orang homoseksual sebagai pejabat negara. Negara Barat, khususnya Eropa dan AS, mengemban misi membela LGBT dan menyebarkannya ke seluruh dunia. AS megakui hal itu dalam release kedubes AS “Amerika Serikat Mendukung Perlindungan Hak Kaum Lesbian, Gay, Transeksual, dan Biseksual” (indonesian.jakarta.usembassy.gov).

Di dalamnya dikutip ucapan Obama, “Saya rasa pasangan-pasangan sesama jenis seharusnya dibolehkan untuk menikah.” Menlu AS Hillary Clinton memberikan dukungan yang serupa untuk kaum LGBT dalam sambutan Hari HAM Sedunia di Jenewa pada Desember 2011. Sejak Juni 2010, ia telah mendeklarasikan, “Hak kaum Gay adalah HAM dan HAM adalah hak kaum Gay, sekarang dan untuk selamanya.” Sejak Januari 2009, Menlu Clinton telah mengarahkan Deplu AS untuk mendukung penuh diciptakannya sebuah agenda HAM yang komprehensif – sebuah agenda yang meliputi perlindungan terhadap kaum LGBT. Deplu AS menggunakan segala perangkat diplomatik dan fasilitas-fasilitas bantuan pembangunannya untuk mendorong dihapuskannya kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum LGBT di seluruh dunia. Sesuai dengan visi Menlu Clinton, Kedubes AS di Jakarta telah berusaha untuk mengintegrasikan hak-hak kaum LGBT ke dalam usaha-usaha untuk mendukung HAM di Indonesia.

“Kepemimpinan AS dalam memajukan HAM bagi kaum LGBT konsisten dengan kebijakan Pemerintah Obama untuk membuka hubungan-hubungan mendasar dengan seluruh dunia serta komitmen kami untuk menjunjung standar-standar universal yang dimiliki oleh semua orang. Dengan mendukung hak martabat yang dimiliki oleh setiap orang, kami berusaha untuk membangun sebuah dunia yang adil untuk semua orang. Dan kami akan memimpin lewat bukti-bukti nyata, dengan cara menyatukan hal ini sebagai salah satu dari kepentingan-kepentingan strategis AS sementara kami terus mengembangkan nilai-nilai yang kami junjung.”

Jelas sudah ketika hari ini kita menjumpai fakta yang mencengangkan tentang perkembangan LGBT diberbagai negara, tak terkecuali di negeri-negeri muslim. Di Indonesia LGBT meledak menyerupai wabah mengerikan. Belum hilang keterkejutan kita terhadap kasus pedofilia di JIS, kasus Emon, kasus Ryan beberapa waktu lewat dan berbagai kondisi memprihatinkan akibat prilaku menyimpang LGBT. Beredarnya buku-buku yang mempropagandakan LGBT dan masuknya kontent LGBT dalam buku pelajaran di sekolah-sekolah. Kini kita kembali tercengang oleh pengakuan Walikota Tasikmalaya yang kaget dengan banyaknya warga homoseksual di wilayahnya. Menurut catatan Pemerhati Anak dan Remaja (KPAR) Tasikmalaya, jumlah  warga terindikasi penyuka sesama jenis di kota Santri itu pada 2014 adalah 1.578 orang (Metronews.com/2015/01/20). Bayangkan, Ledakan LGBT sebanyak itu di sebuah kota santri, tempat dimana pesantren tersebar di berbagai sudut kota. Lalu berapa jumlah populasi LGBT di daerah-daerah tujuan wisata seperti Bali, Malang, Jogja dan lain-lain ?

Ledakan LGBT menjadi ancaman bagi negeri ini. Ia menyebar bak wabah penyakit. Menurut dr. Rita Fitriyaningsih yang sudah sembilan tahun menjadi mitra LSL atau GWL (Gay, Waria, Laki-laki seks dengan laki-laki), perilaku gay dapat menular kepada orang lain. Dengan kata lain, orang yang tadinya tidak gay dapat menjadi gay jika terus berinteraksi atau berada di dalam komunitas gay. Ledakan LGBT tentu berkorelasi dengan makin banyaknya kasus pedofilia terhadap anak-anak yang terungkap akhir-akhir ini. Perilaku itu makin mengancam, sebab orang yang jadi korban pada saat kecil, ketika tumbuh dewasa bisa berkembang menjadi pelaku. Itulah yang disebut abused abuser cycle seperti terjadi pada Zainal, salah satu tersangka pelaku pedofilia di JIS, dan Emon, predator pedofil dari Sukabumi. Perilaku homoseksual juga menimbulkan ancaman penyebaran HIV/AIDS, bahkan merangsek hingga ke lingkungan keluarga. Tak hanya mereka yang berperilaku seks bebas dan menyimpang, ibu rumah tangga dan anak-anak pun sudah mulai terkena HIV/AIDS.

Lalu dimana para pemimpin negeri ini ?
Staf khusus Sekretaris Kabinet Pemerintahan Joko Widodo, Jaleswari Pramordhawardani menyampaikan berbagai stigma dan diskiriminasi yang kerap dialami kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) di Indonesia adalah persoalan kewarganegaraan yang harusnya dituntaskan  di era Jokowi-Jk. Aktivis LGBT diminta untuk sering melakukan kerja – kerja politik bersama kelompok lain (Metronews.com). Bisa dibayangkan bagaimana kondisi Indonesia kedepan, ketika dekadensi moral dan penyimpangan disikapi dengan solusi rusak seperti ini. Alih-alih menghentikan, para pemangku kebijaksanaan justru membebek ke barat dalam menyelesaikan ledakan LGBT yang mengerikan ini.

Islam Menyelamatkan Umat
Memberantas penyakit berupa LGBT haruslah dilakukan sejak akarnya dengan mencampakkan ideologi sekuler berikut paham liberalisme, politik demokrasi dan sistem kapitalisme. Hal itu diiringi dengan penerapan ideologi Islam dengan syariahnya secara total. Secara preventif, Islam mewajibkan negara untuk terus membina keimanan dan memupuk ketakwaan rakyat. Hal itu akan menjadi kendali diri dan benteng yang menghalangi muslim terjerumus pada perilaku LGBT. Islam dengan tegas menyatakan bahwa perilaku LGBT merupakan dosa dan kejahatan yang besar di sisi Allah SWT. Kejahatan homoseksual oleh kaum Sodom (dari sini perilaku itu disebut sodomi) kaum nabi Luth, dan Allah membinasakan mereka hingga tak tersisa.

Islam memerintahkan untuk menguatkan identitas diri sebagai laki-laki dan perempuan. Allah menciptakan manusia dengan dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan sebagai pasangan. Secara fisik maupun psikis, laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan yang mendasar sesuai fungsi yang kelak akan diperankannya. Mengingat perbedaan tersebut, Islam telah memberikan tuntunan agar masing-masing fitrah yang telah ada tetap terjaga. Islam menghendaki agar laki-laki memiliki kepribadian maskulin, sementara perempuan memiliki kepribadian feminin. Islam tidak menghendaki wanita menyerupai laki-laki, begitu juga sebaliknya. Pola asuh orang tua dan stimulasi yang diberikan kepada anak harus menjamin hal itu. Rasul melarang laki-laki dan perempuan menyerupai lawan jenisnya.

«لَعَنَ النَّبِيُّ r الْمُخَنَّثِينَ مِنْ الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنْ النِّسَاءِ»

Nabi saw. melaknat laki-laki yang berlagak wanita dan wanita yang berlagak meniru laki-laki” (HR al-Bukhari).

Anak-anak pun harus dipisahkan tempat tidur mereka. Rasul bersabda:

« مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِى الْمَضَاجِعِ »

“Suruhlah anak-anakmu shalat pada usia 7 tahun, dan pukullah mereka pada usia 10 tahun dan pisahkan mereka di tempat tidur” (HR Abu Dawud).

Dalam pergaulan antara jenis dan sesama jenis, diantaranya Rasul bersabda:

«لاَ يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ وَلاَ الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ وَلاَ يُفْضِي الرَّجُلُ إِلَى الرَّجُلِ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَلاَ تُفْضِي الْمَرْأَةُ إِلَى الْمَرْأَةِ فِي الثَّوْبِ الْوَاحِدِ »

“Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki. Jangan pula perempuan melihat aurat perempuan. Janganlah seorang laki-laki tidur dengan laki-laki dalam satu selimut. Jangan pula perempuan tidur dengan perempuan dalam satu selimut”. (HR Muslim).

Secara sistemis, negara harus menghilangkan rangsangan seksual dari publik termasuk pornografi dan pornoaksi. Begitu pula segala bentuk tayangan dan sejenisnya yang menampilkan perilaku LGBT atau mendekati ke arah itu juga akan dihilangkan. Dan pada bagian ujungnya, Islam juga menetapkan aturan punitif (hukuman berbentuk siksaan/deraan) yang bersifat kuratif (menyembuhkan), menghilangkan homoseksual dan memutus siklusnya dari masyarakat dengan menerapkan hukuman mati bagi pelaku sodomi baik subyek maupun obyeknya.

« مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ »

“Siapa saja yang kalian temukan melakukan perbuatan kaum Luth (homoseksual) maka bunuhlah pelaku (yang menyodomi) dan pasangannya (yang disodomi).” (HR Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibn Majah, Ahmad, al-Hakim, al-Baihaqi).


Ijmak sahabat juga menyatakan bahwa hukuman bagi pelaku homoseksual adalah hukuman mati, meski diantara para sahabat berbeda pendapat tentang cara hukuman mati itu. Hal itu tanpa dibedakan apakah pelaku sudah menikah (muhshan) atau belum pernah menikah (ghayr muhshan). Dengan semua itu, umat akan bisa diselamatkan dari perilaku LGBT. Kehidupan umat pun akan dipenuhi oleh kesopanan, keluhuran, kehormatan, martabat dan ketenteraman dan kesejahteraan. Dan hal itu hanya bisa terwujud jika syariah diterapkan dalam bingkai Khilafah Islamiyah. Percayalah, selama negara ini tetap menganut sistem kapitalisme liberal maka persoalan LGBT ini  selamanya tidak akan terselesaikan, justru sistem rusak inilah yang akan menumbuh suburkan dan melindungi mereka.[]

no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
◆ Apa yang Kita cari dalam hidup ini...?

◆Kita hidup di gunung merindukan​ pantai...
◆Kita hidup di pantai merindukan​ gunung...


◆Kalau kemarau kita tanya kapan hujan?
◆Di musim hujan kita tanya kapan kemarau?


◆Diam di rumah pengennya pergi...
◆Setelah pergi pengennya pulang ke rumah...


◆Waktu tenang cari keramaian...
◆Waktu ramai cari ketenangan...​


◆Ketika masih bujang mengeluh kepengen nikah, Sudah berkeluarga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan...

Ternyata SESUATUMU tampak indah karena belum kita miliki...

◆Kapankah kebahagiaa​n akan didapatkan​ kalau kita hanya selalu memikirkan​ apa yang belum ada, tapi mengabaikan​ apa yang sudah kita miliki...


◆Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR...
dengan rahmat yang sudah kita miliki...



Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini??

Menutupi telapak tangan saja sulit...


Tapi kalo daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutupla​h "BUMI" dengan Daun,


Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana

Bumi inipun akan tampak buruk...


Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil...

Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku...

SYUKURI apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkan NYA...


Karena hidup adalah : 
WAKTU yang dipinjamkan,
dan Harta adalah Amanah yang dipercayakan...
yang semua itu akan di mintai pertanggung jawaban,


Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki...
Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki...
Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki...

Bersyukur & selalu bersyukur di dalam segala hal. Bersegeralah berlomba dalam kebaikan di mulai dari sekarang.


Selamat meraih kebaikan di hari ini saudaraku smua..

Assalamualaikum... #KhalayakRamai semoga setiap aktifitas kita hari ini bernilai ibadah dan diridhai Allah SWT.



















samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Pengamat Intelijen: MegawatiSiapkan Politik Bumi Hangus, Bongkar Kecurangan Pilpres Jokowi 
Samudranews.com – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah menyiapkan 'politik bumi hangus', di mana PDIP akan membongkar sendiri kecurangan Pilpres 2014 yang dilakukan tim sukses dan Joko Widodo.

Sinyalemen itu dilontarkan pengamat intelijen Umar Abduh kepadaintelijen (06/02. "Mega sakit hati terhadap Jokowi karena dianggap menggagalkan Budi Gunawan menjadi Kapolri. Kalau Mega sudah sakit hati, tak ada yang bisa dimaaafkan.

Seorang SBY saja tidak diajak ngomong, apalagi seorang Jokowi bisa dihancurkan sendiri," tegas Umar Abduh.

Umar Abduh memprediksikan, Presiden Joko Widodo akan dijatuhkan oleh PDIP sendiri, karena Jokowi dianggap berkhianat terhadap parpol yang telah mendudukkan mantan Walikota Solo itu di kursi Presiden RI.

Menurut Umar, untuk menjatuhkan Jokowi, Megawati Cs tengah menyiapkan politik bumi hangus. Politik bumi hangus itu dimulai dengan membongkar kecurangan Pilpres 2014. "Politik bumi hangussedang disiapkan Mega. Saat ini data kecurangan Pilpres yang dipegang Budi Gunawan segera dikeluarkan," ungkap Umar.

Rencana PDIP pada Jokowi itu menurut Umar sudah terlihat dari pernyataan-pernyataan pedas politisi PDIP Effendi Simbolon belakangan ini.

"Pernyataan Effendi Simbolon akan diikuti para politisi PDIP lainnya. Mereka ingin mengkritik dan kemungkinan menyuarakan hak interpelasi dan berujung pada pemakzulan," pungkas Umar.

| kliping | Intelijen.co.id





samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Surat Rahasia 6 Halaman ke Jokowi Usulkan Pemberedelan Pers 
Samudranews.com | RIAU – Ada surat rahasia enam halaman dari salah satu instansi eksternal pemerintah ke Jokowi. Isi tersebut, kata anggota Dewan Pers Muhammad Ridlo Eisy, terutama meminta pemerintah mengawasi media massa dan memberikan kewenangan kepada Dewan Pers serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk melakukan pembreidelan terhadap mediamassa yang kebablasan.

"Surat itu kami bahas sama teman-teman asosiasi pers," kata Ridlo di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (05/02/2015).

Dalam surat itu juga, tambahnya, diusulkan agar struktur keanggotaan Dewan Pers dipilih melalui mekanisme ujikepatutan dan kelayakan di DPR.

Upaya peningkatan pengawasan tersbeut, lanjut Ridlo, ditengarai bakal diatur melalui revisi Undang-Undang Pers, yang selama ini justru menjadi pelindung bagi media dan insan pers di Tanah Air.

Ridlo menegaskan, Dewan Pers sejauh ini sama sekali tidak memiliki niat atau keinginan melakukan pembreidelan terhadap media-media di Indonesia. Karena, insan pers telah memiliki kode etik dan Undang-Undang Pers yang menjadi acuan.

"Kami tidak akan bertindak seperti itu. Kami ini rezim etik," ungkap Ridlo.

Dewan Pers, katanya lagi, selama ini telah menjalankan tugasnya mengawasi media massa sesuai aturan kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers. KPI juga selama ini telah melakukan pengawasan terhadap media elektronik berbekal Undang-Undang Penyiaran.

"Kalau ada yang salah dari media dan ada yang melaporkan kesalahannya, kami akan melakukan proses pengecekan," tuturnya.

Namun, Ridlo tidak ingin menyebutkan instansi eksternal pemerintah apa yang melayangkan surat kepada Jokowi itu, karena suratnya pun bersifat rahasia. Insan pers, lanjutnya, cukup mengkritisi materi atau isi dari surat tersebut, karena menyangkut kebebasan pers yang telah diatur undang-undang.

"Lagi pula kebebasan pers kita kalau dikatakan kebablasan saya kira tidak juga. Memangnya ada pers kita yang menghina Nabi Muhammad? Kan itu dilarang," ujarnya.

Ketua Dewan Pers Bagir Manan sebelumnya juga bersuara tentang surat rahasia itu. Bagir menyatakan, pelindung utama insan pers sejatinya adalah pribadi pers itu sendiri.

Menurut Bagir, insan pers di Tanah Air harus mampu melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sesuai fungsinya serta terus berpedoman pada kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers.

| Kliping | voa-islam.com










samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra News
Fenomena Profesi Cantik di Kalangan Pejabat Publik 
Oleh : Aisyah Karim,SH

AKHIR-akhir ini publik diramaikan oleh pembicaraan dengan topik aneka profesi di kalangan pejabat publik yang disandang wanita-wanita cantik. Profesi ini sebenarnya biasa saja, hanya saja yang menjadikannya ramai dibicarakan karena yang melakoninya adalah wanita-wanita muda yang ditunjang kecantikan fisik diatas rata-rata. Kalau dulu kita dikejutkan dengan berita tentang polwan cantik yang menjadi idaman banyak pria seperti Ipda Annisa Prima, Briptu Hilda, Briptu Dara, Briptu Eka. Lalu,  ada Satpol PP cantik Wilansari Ayuningtyas. Kemudian Sasa, pelayan warteg cantik asal Tegal. Terakhir, fenomena lurah cantik. Yang paling fenomenal dan fresh adalah sosok lurah cantik asal Gorontalo,Nurmala Abdul Hamid Rahmola yang mengepalai kelurahan Tilihuwa. Sebelumnya tag lurah cantik telah di isi oleh pemberitaan lurah Sadang Serang Bandung Ratna Rahayu Pitriaty. Ada pula fakta mengejutkan yang dilakukan lurah cantik asal Mamasa yang terlibat Narkoba.

Pada awalnya mungkin kebijakan ini, yaitu memilih pejabat publik yang secara visual terlihat menarik hanyalah trik agar masyarakat merasa nyaman ketika menunaikan aktivitasnya. Namun jika dicermati justru hal tersebut menimbulkan trend ditengah masyarakat untuk memilih pejabat publik karena penampilan fisik semata. Masyarakat kemudian mendamba pejabat publik hanya karena kecantikan atau ketampanannya saja. Sedangkan faktor lain yang justru lebih penting seperti profesional, cerdas, shalih dan seberapa jauh kontribusinya di masyarakat menjadi urusan belakangan. Jika ini benar, sungguh telah terjadi salah satu bentuk eksploitasi terhadap wanita. Lebih jauh, tanpa disadari kita telah terjebak dalam standar kehidupan ala barat yang berpandangan bahwa penampilan fisik adalah modal untuk meraih kesuksesan.

Islam sendiri sebagai agama yang sempurna telah memiliki standar terhadap wanita. Islam menjamin keberlangsungan wanita dengan memaksimalkan potensi akal dan akhlaknya demi kebaikan dirinya sendiri dan orang lain, yang tidak ada hubungannya dengan masalah kecantikan. Islam menempatkan wanita pada posisi yang tinggi ketika ia mengedepankan ketaqwaannya kepada Allah dibanding apapun. Kecantikan bukanlah sesuatu yang murah yang boleh diumbar dan dipamerkan, singkatnya kecantikan bukanlah standar.

Sungguh penampilan bukan jaminan bahwa seseorang layak untuk menjadi panutan bagi orang lain, sangat  tidak relevan jika dikaitkan dengan kemampuan menjalankan amanah dengan baik atau tidak. Kasus lurah cantik asal Sumarorong Mamasa, Sarawati membuktikan itu. Lurah sebagai salah satu pejabat publik harus benar-benar dipilih secara kompeten karena dia akan memimpin sekaligus menjadi panutan masyarakat.

Sedangkan kita sebagai anggota masyarakat seharusnya lebih cerdas dan kritis dalam memilih. Sebagai seorang muslim sudah sementinya kita kembali kepada standar Islam dalam memilih dan menentukan pilihan kehidupan kita. Kita harus membuang persepsi-persepsi rusak yang sudah lama bercokol dalam pemikiran kita, yang tidak lain adalah standar yang bercermin pada peradaban barat. Karena Islamlah yang mampu memberikan solusi tuntas untuk setiap permasalahan kita, ketika kita mengambilnya maka selamatlah kita di dunia dan beruntunglah kita di akhirat. []

samudranews.com
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Detik-detik jatuhnya TransAsia terekam kamera jarak dekat, Ini Videonya 
@Missxoxo168
TransAsia GE235
Sebuah pesawat jenis ATR72-600 milik maskapai Taiwan, TransAsia, jatuh sesaat setelah tinggal landas, Rabu (4/2/2015). Momen saat pesawat jatuh terekam kamera mobil seorang warga Taiwan dari jarak dekat.

Rekaman foto dan video yang dramatis menggambarkan pesawat ATR72 banking (miring) ke kiri di atas sebuah jalan layang di dekat bandara Taipei Shongshan. Pesawat terlihat masih terbang rendah, menabrak jalan layang sebelum akhirnya terjatuh.

ATR72-600 naas tersebut diketahui terjatuh di Sungai Keelung di New Taipei City, Taiwan.

Foto tersebut pertama kali beredar di dunia maya melalui akun Twitter warga Taiwan @Missxoxo168. Dalam keterangan foto disebut bahwa momen tersebut direkam dengan kamera yang dipasang di dashboard mobil.

TransAsia dengan nomor penerbangan GE235 rute Taipei Hongshan-Kinmen tersebut diketahui mengangkut 58 penumpang.

Juru bicara TransAsia hanya mengonfirmasi bahwa pesawatnya jatuh, dan menolak untuk berkomentar lebih lanjut.

Video kecelakaan

Selain foto, sebuah stasiun berita Taiwan juga menampilkan rekaman video saat sayap kiri ATR72-600 milik TransAsia menabrak jalan layang. Video tersebut juga beredar di YouTube:



KOMPAS.com


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Caisar YKS Hijrah dari Pokoke Joged ke Pokoke Halal 
samudranews.com | Caisar Aditya yang terkenal dari acara YKS Trans TV memutuskan hijrah dari dunia yang abu-abu ke dunia kerja yang halal dan berkah, setelah ia mulai rajin mendalami Islam. Kini ia membuka usaha produksi kaos dengan kata motivasi Islami.
“Tulisan kaos ini “DARI POKOKE JOGED KE POKOKE HALAL” , tercetus dan terinspirasi dari perjalanan hijrah Caisar Aditya menuju rezeki yang lebih berkah dan lebih dekat dengan Allah..” terang istri Caisar, Inda.
“Alhamdulillah .. Yang penting halal.., mohon doanya ya semoga hijrahnya dilancarkan.. Bisa usaha yang bisa tetep shalat 5 waktu ke masjid, karena laki-laki kan kudu ke masjid ya. Dan usaha yang bisa tetap punya banyak waktu untuk ke urusan akherat,” tambahnya.
“Kita saling doa saling support ya teman-teman. Barangkali ada yang minat sama kaos ini, bisa pesen di @yukyakyukyuk, kaos unik dengan tulisan-tulisan islamic motivation dan ajakan kebaikan,” ujarnya sambil promosi.
Kini Inda bahkan sudah mulai mengenakan cadar meskipun belum dipakai secara terus menerus. “Hari ini alhamdulillah diizinin pake niqab (cadar-red). Pas aku kelar pake (suami) bilang, ‘Hai Aisyaaah…'” terangnya 31 Januari 2015 via Instagram.
“Walaupun belum diizinin tiap hari pakainya, tapi Alhamdulillah,” syukurnya.
| news.fimadani.com