2015
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra News | Nagan Raya - Pada hari kedua pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXXII tingkat Provinsi Aceh, Jum’at (21/08/2015), sejumlah peserta dari Kabupaten Aceh Timur Menurunkan Sebanyak 13 Peserta Nya di 6 Cabang Berbeda Yaitu Meliputi Cabang Tartil Putri, Tilawah Dewasa Dan Anak-Anak Putra/Putri, Hifzhil Qur’an Putra/Putri, Tafsir Qur’an Bahasa Indonesia Putri, Syarhil Qur’an Dan 2 Peserta Khattil Qur’an. 

Pada hari ke tiga (Sabtu 22/08/2015), peseta kontingen Kabupaten Aceh Timur mengikuti 7 cabang MTQ yang di perlombakan yaitu , cabang Tarti Qur’an putri, Tilawah remaja putra, Qira’ah Sab’ah ramaja dan dewasa putra/putri, Hifzhil Quran 1 juz putra, Tafsir Qur’an tafsir bahasa Indonesia/Inggris putra, syarhil Qur’an putra, Khattil Qur’an dekorasi putra/putri. 


Seluruh peserta masuk babak penyisihan hingga Minggu (23/08/2015). Sedangkan lokasi perlombaan menggunakan sepuluh tempat yang berbeda, kendati lokasi satu dengan lainnya relatif tidak berjauhan. Tidak menggunakan masjid sebagai tempat kegiatan, dengan alasan jangan sampai mengganggu orang yang hendak menunaikan salat di masjid.

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra News | Nagan Raya - Panitia pelaksana kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Nagan Raya kini telah menetapkan sedikitnya lima lokasi pelaksanaan berbagai perlombaan kegiatan yang akan berlangsung sejak tanggal 19 s/d 26 Agustus 2015 . 

Untuk lokasi kegiatan stand pameran berada di arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 tingkat Provinsi Aceh berada di Alun-Alun Suka Makmue. Sejumlah stand dari masing-masing Kabupaten Kota menampilkan berbagai macam keunggulan dan potensi daerah yang ada di daerahnya masing masing. 


Semantara itu Sejak hari pertama pembukaan MTQ, Rabu (19/08/2015), stand dari Kabupaten Aceh Timur terus dipadati pengunjung yang menampilkan berbagai macam Produk, Potensi daerah serta benda bersejarah ( kuno ) yang ada di kabupaten ini "Sejak hari pertama pembukaan MTQ, stand pameran kita dipadati pengunjung yang membeli sejumlah produk yang ditampilkan dan dijual pada stand tersebut berupa keripik pisang dan keripik ubi laris manis diborong pengunjung, sedikitnya 300 bungkus yang terjual pada hari itu", ujar koordinator stand, Saiful A.Md, Jum’at (21/08/2015). Tidak itu saja, hasil kerajinan tangan berupa anyaman tikar dan tas juga terjual manis, begitu juga dengan produk-produk lain yang ditampilkan juga tidak luput dari incaran para pengunjung, sebutnya
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra News | Aceh Timur - Pada Hari Pertama  Kabupaten Aceh Timur Menampilkan 6 Pesertanya di 4 Cabang Pada Mtq Ke-32 Dibeberapa Lokasi Pusat Pemerintahan Kab.Nagan Raya.

Penampilan Peserta Meliputi Cabang Tilawah Remaja Putri,Cabang Qiraat Sab’ah Remaja Putra,Khattil Qur’an Golongan Naskah Putra 2 Peserta Dan Mmq Masing-Masin Peserta Putra-Putri.

Adapun Pada Hari Ke2 (Jum’at  21-8-1015 ) Aceh Timur Menampilkan Sebanyak 13 Peserta Nya di  6 Cabang Berbeda Yaitu Meliputi Cabang Tartil Putri, Tilawah Dewasa Dan Anak-Anak Putra/Putri, Hifzhil Qur’an Putra/Putri, Tafsir Qur’an Bahasa Indonesia Putri, Syarhil Qur’an  Dan 2 Peserta Khattil Qur’an.
| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra News | Karang Baru - Mungkin sudah menjadi tradisi lama di dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Tamiang, dimana setiap kali melakukan mengurus amprahan proyek, rekanan wajib bayar kepada yang menanda tangani dokumen, jika hal itu tidak dilakukan dapat dipastikan urusannya akan lambat dan berbelit belit (20/8)

Kenyataan ini terjadi pada sejumlah kegiatan proyek pada Dinas pekerjaan Umum Aceh Tamiang, salah satunya pada paket proyek pengerasan jalan Kampung Tanjung Genteng Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang, sebut sumber salah seorang rekanan kepada Realitas Kamis (20/8), melalui telepon selularnya.

Menurut sumber, paket proyek yang dikerjakan itu sudah selesai 3 minggu yang lalu namun amprahan penarikan uang ke DPPKA tidak kunjung selesai di PU, ada saja yang tidak beres, sebut sumber yang merasa dirugikan dengan sikap san kinerja pejabat dinas PU yang selalu meminta imbalan setiap menanda tangani berkas amprahan.

" mereka tidak mau menanda tangani berkas amprahan jika tidak langsung diantar oleh rekanan", sementara para pejabat itu sendiri sangat sulit dijumpai terkadang kita sampai berhari hari tunggu hingga sampai mati tanggal kontraknya, anehnya lagi nomor kontrak berbeda dengan nomor SPM sehingga terpaksa harus dibuat baru kontraknya yang harus mencari tanda tangan PPTK maupun konsultan itu bukan pekerjaan mudah yang memakan waktu panjang.

Ironisnya lagi berkas yang telah diurus seperti surat keterangan lunas Galian C, Lunas BPJS, lunas Jaminan Asuransi tersebut hilang di kantor PU tidak tau dimana rimbanya yang harus dibuat baru lagi oleh rekanan.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Tamiang Ir.Junaidi yang di konfirmasi Realitas melalui telepon selularnta terkait masalah sembrautnya urusan Administrasi di dinas yang dipimpinnya mengatakan saat ini dirinya tidak masuk kantor, besok dia akan memanggil staf maupun PPTK terkait paket tersebut" hari ini saya diluar besok akan saya panggil mereka untuk mempertanyakan hal itu," mereka sengaja berbuat seperti itu agar dirinya jelek dimata rekanan, papar Junaidi yang baru 3 bukan menjabat Kadis PU itu.


| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra News | Kota Langsa - Hasan Basri (Sekretaris Perusahaan) didampingi Syaifullah (Humas PTPN I) saat di konfirmasi  Selasa (18/8/2015) terkait pemberian penghargaan mengatakan , Kemarin Dirut PT Perkebunan Nusantara I Langsa Wargani menyerahkan penghargaan masa kerja (Yubelium) kepada 896 karyawan yang telah mengabdi selama 20, 25, 30 dan 35 tahun masa kerja dan karyawan serta manejer, asisten, kebun terbaik pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan Rebublik Indonesia ke-70 di halaman Kantor Pusat.

Kata Hasan Basri, yang hadir dan turut menyerahkan penghargaan tersebut, Komisaris Utama PTPN I, Sulaiman AB, Direktur Produksi, Abdul Mukti Nasution, Direktur Keuangan, Amrizal, Direktur SDM & Umum Ramadhan Ismail dan Direktur Pemasaran dan Renbang Husni Ibrahim.

Dalam Sambutannya Dirut PTPN I Wargani menyatakan, kendati selama ini dalam kondisi keuangan yang belum begitu mengembirakan, namun berkat kerja keras Alhamdulillah PTPN I dapat memenuhi kewajiban-kewajiban perusahaan pada HUT ke 70 RI dimana perusahaan dapat memberikan penghargaan masa kerja (Yubelium) kepada 896 karyawan dengan total nominal sebesar Rp. 9,9 miliar.
Lebih jauh Hasan Basri memaparkan, Semuanya terdiri 229 orang menerima penghargaan masa kerja 20 tahun, 365 orang masa kerja 25 tahun, 186 orang masa kerja 30 tahun dan 99 orang masa kerja 35 tahun dan 17 orang penghargaan secara proporsional karena masa kerjanya kurang dari 25 tahun, sebutnya seraya mengharapkan kepada semua yubelium dapat kiranya memanfaatkan uang penghargaan tersebut untuk kepentingan keluarga, katanya.

Dalam upacara HUT RI ke 70 di halaman Kantor Pusat tanggal 17 Agustus 2015 diikuti peserta upacara Komisaris Utama, Komisaris, Direksi, unsur Pengurus SPBUN dan Jubelaris sebanyak 800 orang.

Direktur Utama (Wargani) membaca pidato tertulis Menteri BUMN (Rini M. Soemarno) yang intinya bahwa kemerdekaan dapat terwujud karena kometmen yang sangat kuat para pendahulu kita untuk memerdekakan diri dari belenggu penjajahan yang telah lama menyensarakan, oleh karenanya dalam peringatan kemerdekaan ini, kita sangatlah berkomitmen juga untuk memerdekakan diri dari para penguasa yang ingin menghambat keinginan dan komitmen berubah untuk lebih baik adalah wujud lain dari perjuangan.

Peran serta BUMN adalah :
(1)  Mewujudkan kedaulatan maritim dan mengembangkan industri pertahanan nasional
(2) Mewujudkan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas.
(3) Mewujudkan kedaulatan pangan dan kedaulatan energy
(4) Mendukung pembangunan sektor keuangan berbasis nasional.

Peringatan 70 tahun Indonesia Merdeka harus dijadikan tonggak BUMN untuk memberikan kontribusi yang optimal bagi masyarakat, dan BUMN harus hadir langsung ditengah-tengah masyarakat, maka Kementerian BUMN menginisiasi program “BUMN HADIR UNTUK NEGERI” yang diselenggarakan oleh seluruh BUMN secara serentak di 34 provinsi.

Untuk itu kata Hasan basri, wargani mengajak seluruh karyawan bersama-sama membangun dan meningkatkan kinerja PTPN I yang merupakan satu-satunya BUMN perkebunan di Prpvinsi Aceh menuju perkebunan yang lebih baik sehat dan baik di masa yang akan datang.
Setelah pelaksanaan upacara Bendera dan penyerahan Yubelium acara dilanjutkan dengan bersilaturrahmi antara Komisaris, Direksi, para penerima yubelium dan seluruh karyawan di halaman depan Operation Room Kantor Pusat.

"Dalam acara silaturrahmi diisi dengan pemberian hadiah bagi para pemenang dalam perlombaan Olah Raga dan Seni serta juara Kebun Terbaik, Manajer, Askep, Asisten dan Karyawan terbaik serta lingkungan perumahan terbaik" tandas hasan basri.
| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
 Eks Kombatan Jadi Peserta Upacara HUT RI
Samudra News | Aceh Timur - Satu pleton eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menjadi peserta upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 tahun 2015, di Kabupaten Aceh Timur.
 
Ketua Organisasi Kemasyarakatan Rakyat Aceh (Ormas Raya) Kabupaten Aceh Timur Mukti Alfiansyah menyatakan pihaknya yang merupakan mantan kombatan GAM, mengikuti upacara HUT RI.

"Kita menjadi peserta upacara, menunjukan bahwa kami sudah menjadi bagian integral dan utuh kembali kepangkuan ibu pertiwi," ungkap Mukti yang dihubungi dari Langsa melalui seluler, (18/8/15)

Menurut Mukti, tahun ini adalah pertama kalinya para eks. kombatan secara terorganisir menjadi bagian peserta upacara dengan menurunkan pasukan sekitar 30 orang ikut serta berdiri dalam barisan di lapangan bersama pasukan lainnya

Dia mengatakan, ke depan semua orang harus terlibat aktif dalam perayaan hari besar negara termasuk peringatan detik-detik proklamasi.

Hal ini, kata dia, menunjukan bahwa mantan kombatan sudah kembali kepangkuan ibu pertiwi dan membaur dengan masyarkat umum.

Peringatan detik-detik proklamasi di Kabupaten Aceh Timur dipimpin oleh komandan upacara Kasat Sabara Polres Aceh Timur AKP Didik. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Wakil Bupati Syahrul Bin Syama'un.

Tampak hadir segenap unsur Muspida Aceh Timur beserta para kepala dinas, badan dan kantor dalam lingkup pemerintah kabupaten setempat.

Upacara yang dipusatkan di lapangan kompleks pemerintahan Aceh Timur di Desa Titi Baroe Kecamatan Idi Rayeuk tersebut juga dihadiri unsur Muspika Idi Rayeuk dan Peudawa, para pelajar, tokoh agama, pemuda dan masyarakat. 

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Cara Ormas Raya Peringati 10 Tahun Perdamaian
Samudra News | Aceh Timur - Organisasi Kemasyarakatan Rakyat Aceh (Ormas Raya) Kabupaten Aceh Timur yang digawanggi para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) punya cara tersendiri dalam memperingati 10 tahun perdamaian Aceh.

Ratusan orang yang merupakan anggota Ormas Raya berkumpul di Lapangan Bola Peureulak Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (15/8/2015), mereka berkonvoi dengan ratusan kenderaan roda dua membawa bendera merah putih berukuran raksasa menuju tower pemancar milik PT Telkom di Idi Rayeuk guna mengibarkan sangsaka merah putih di puncak tower tersebut.

Perjalanan menuju dari Peureulak ke Idi Rayeuk memakan waktu sekitar 30 menit berlangsung tertib. Ratusan konvoi kenderaan roda dua itu tampak memasang bendera dan ikat kepala menyerupai bendera merah putih. 
 
Setiba di lokasi yang dituju, tampak Muliadi, Mauliza, Muklissina, Muksalmina dan Taufik Hidayat yang merupakan spesialis pemanjat tebing itu, bergegas mencapai puncak tower setinggi 125 meter.

Dengan semangat dan tekad yang bulat untuk perdamaian Aceh, keempat relawan itu berhasil mengibarkan bendera merah putih berukuran 27 x 14,5 meter tepat berada di puncak tower PT Telkom di Idi Rayeuk sesuai rencana.
Ketua Ormas Raya, Mukti Alfiansyah mengatakan, pihaknya punya cara sendiri dalam memperingati 10 tahun perdamaian Aceh. Dengan mengibarkan bendera merah putih raksasa di puncak tower tersebut.

"Ini cara kami, mungkin berbeda dengan teman-teman di daerah lain. Tapi kami punya pesan dan makna tersendiri melalui cara ini," sebut Mukti usai pengibaran bendera dimaksud.
 
Menurutnya, pengibaran bendera merah putih raksasa ini adalah sebuah pesan perdamaian yang ingin disampaikan kepada segenap lapisan masyarakat Aceh. Bahwa perdamaian yang dicapai melalui penandatangan kesepamahan damai antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) di Helsinki Finlandia merupakan akhir dari perjuangan bersenjata GAM.

Karenanya, perdamaian yang dicapai haruslah berintegrasi kembali ke pangkuan pertiwi. Membangun Aceh sesuai semangat perdamaian sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh (UUPA).
 
Namun, lanjut dia, selama ini masih saja ada pihak yang melakukan mengatasnamakan perdamaian untuk kepentingan pribadi dan golongan bukan demi kesejahteraan rakyat Aceh secara komprehensif.

Ia meminta agar semua elemen khususnya eks kombatan agar bersatu-padu membangun Aceh yang sejahtera, damai, adil dan makmur sebagaimana amanah MoU dan UUPA.
 
"Kita imbau semuanya bersatu membangun Aceh, jangan terkotak dan mengedepankan kepentingan pribadinya semata," ujar Mukti.

Terlebih sambung dia, peringatan perdamaian Aceh yang jatuh pada tanggak 15 Agustus setiap tahunnya juga merupakan bagian integral dari peringatan HUT RI pasa setiap 17 Agustus. Karena itu, alangkah bijak bila semangat perdamaian juga menjadi bagian dari semaraknya proklamasi kemerdekaan Indonesia, tutur Mukti.

Dia juga mengatakan, pada peringatan perdamaian yang dilakukan pihaknya telah mengundang semua pihak mulai organisasi kemahasiswaan, Ormas, OKP, dan seluruh institusi penerintahan.
 
"Kami mengajak semua pihak memiliki komitmen kebersamaan, bersatu padu merawat perdamaian dan mengisi kemerdekaan Indonesia melalui kerja nyata," pungkas Mukti Alfiansyah. 

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Rakyat Aceh Masih Terpuruk, Kendati Telah 11 Tahun Damai
Samudra News | ACEH TIMUR – Ketua Aceh Human Foundation Abdul Hadi Abidin menilai Provinsi Aceh masih saja terpuruk, kendati sudah 11 tahun perjanjian damai antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) pada tanggal 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia.

“Sudah 11 tahun damai, rakyat Aceh masih terpuruk di pusaran kemiskinan dan kesengsaraan. Gesekan kesenjangan sosial masih sangat kuat antara rakyat jelata dengan kelompok elite yang saat ini memegang tampuk kekuasaan,” kata Abdul Hadi ketika dihubungi dari Langsa, Jum’at.

Menurut dia, perdamaian Aceh hanya dinikmati oleh mereka yang memegang tampuk kekuasaan, baik gubernur, bupati dan walikota. Sedangkan rakyat masih merasakan bagaimana sulit menggais rezki, tidak tersedianya lapangan kerja, perekonomian rakyat sangat terpuruk.

Dia menilai Aceh belum tepat dikatagorikan sebagai laboratorium perdamaian. Dimana pola penyelesaian konflik di provinsi paling ujung pulau sumatera itu, dinilainya kurang tepat dijadikan contoh untuk daerah lain dalam menyelesaikan konflik.

Hal itu, karena di Aceh  masih terdapat mantan kombatan  GAM yang menuntut keadilan dari pemerintah. Tuntutan tersebut lanjut dia, baik dengan cara bersenjata ataupun dengan melakukan demontrasi yang terjadi hampir diseluruh pelosok “Serambi Mekkah.”

“Pemerintah Aceh ibarat api dalam sekam, kelihatan manis diluar saja, pemerintah haus dengan penghargaan, tapi elergi dengan kritikan,” ketus Hadi.

Karenanya, Hadi berharap dengan masa jabatan Gubernur yang tersisa 2 tahun ke depan dapat memperbaiki kinerja terutama menyangkut tuntutan para pihak yang menginginkan keadilan.

Kemudian, Pemerintah Aceh diminta bertanggung jawab terhadap butir-butir penjanjian MoU Hilsinki yang belum dipenuhi oleh pemerintah pusat, seperti janji memberikan 2 hektare kebun sawit kepada seluruh mantan kombatan, karena itu dapat meningkatkan kesejahteraan para mantan pejuang Aceh merdeka yang kini telah kembali ke pangkuan ibu pertiwi, pungkas Abdul Hadi.

Pun demikian, ia meminta semua pihak khususnya Pemerintah Aceh untuk menjadikan peringatan 11 tahun perdamaian sebagai momentum refleksi kebangkitan Aceh menuju daerah yang bersatu, damai, adil dan makmur.

“Kita berharap 11 tahun damai, pemerintah dan segenap komponen lainnya dapat merealisasikan keutuhan masyarakat Aceh yang bersatu, damai, adil, sejahtera dan religius dalam bingkai NKRI,” seru Abdul Hadi Abidin berharap.


| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
HUT RI, PETA Pasang Spanduk di Sejumlah Jembatan Lintasan Nasional

Samudra News | IDI - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 70 Tahun 2015, Organisasi Kemasyarakat (Ormas) Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Aceh Timur memasang sedikitnya tujuh buah spanduk dan puluhan bendera merah putih di tujuh titik jembatan sepanjang jalan Medan – Banda Aceh dalam wilayah kabupaten setempat, kamis (13/8/2015).

Spanduk dimaksud bertuliskan “Dirgahayu Republik Indonesia ke-70” dan mengusung thema “Dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945, kita tingkatkan semangat kerja untuk Indonesia yang lebih maju.”

“Kita semarakkan HUT RI dengan memasang sejumlah spanduk dan bendera merah putih di jembatan di kawasan jalan nasional dalam wilayah Aceh Timur. Dimana, bendera itu kita pasang di sisi kanan dan kiri spanduk,”: ungkap Ketua PETA Aceh Timur, Iskandar Putra disela pemasangan spanduk dimaksud.

Amatan wartawan, titik awal pemasangan spanduk dimulai dari jembatan Birem Bayeun. Dimana, Ormas PETA melibatkan puluhan orang anggotanya dengan berkonvoi menggunakan kenderaan roda dua jenis sepeda motor.

Setelah dari Birem Bayeun, rombongan konvoi terus bergerak menuju lokasi pemasangan spanduk selanjutnya di jembatan Bayeun, Alue Nireh dan seterusnya sampai Simpang Ulim.

Iskandar menyatakan, pemasangan spanduk dimaksud bertujuan mengajak segenap masyarakat Aceh Timur khususnya, untuk lebih memaknai arti kemerdekaan yang telah direbut dari tangan penjajah oleh para pejuang dan pendahulu.

Ia juga berharap dengan momentum peringatan HUT RI agar dapat dijadikan upaya meningkatkan rasa kebangsaan dan nasionalisme dalam membangun masyarakat Aceh yang bersatu, adil, sejahtera, bermartabat dan religius.

Selain itu, kata dia lagi, kegiatan dimaksud juga merupakan bagian partisipasi masyarakat sipil dalam memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 70 tahun.

“Ini bentuk partisipasi masyarakat sipil memeriahkan HUT RI. Karena, dengan adanya kemerdekaan kita sebagai rakyat Indonesia bisa merasakan beragam makna dan nilai kehidupan sebagai manusia yang merdeka,” jelas dia.

Disisi lain, Iskandar mengatakan, dengan kemerdekaan Indonesia dan semangat proklamasi ini, diharapkan semua masyarakat Aceh dan khususnya di Aceh Timur untuk tidak larut dalam kenangan konflik bersenjata yang pernah terjadi.

“Mari kita bangkit dari keterpurukan akibat konflik berkepanjangan. Saatnya kita merajut persatuan dan merawat perdamaian yang tercipta agar kehidupan masyarakat ke depan bisa terus bekerja mengisi kemerdekaan dengan pembangunan menuju masyarakat yang adil dan makmur,” pungkas Iskandar.

| Alam


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Amazing!! LG Ciptakan TV yang Menempal Langsung di Dinding

Samudra News | Di sebuah acara awal pekan ini, Raksasa Elektronik Korea Selatan memamerkan sebuah televisi 55 inci sangat tipis dengan layar fleksibel yang dapat Anda menekan ke dinding Anda menggunakan magnet.
 
Ini hanya sebuah konsep, meskipun - tidak ada indikasi kapan atau apakah produk seperti ini akan benar-benar datang ke pasar. Tujuan pengumuman itu benar-benar mengumumkan rencana LG untuk fokus pada membuat layar OLED untuk produk bergerak maju.
 
Amazing!!! Layar TV itu sendiri adalah kurang dari satu milimeter tebal, menurut CNET. Untuk konteks, itu tentang ketebalan yang sama sebagai klip kertas. Seperti ditunjukkan pada gambar di bawah, pad magnetik memegang fleksibel layar TV ke dinding. Persis seperti memasang poster pada dinding rumah kita.

Amazing!! LG Ciptakan TV yang Menempal Langsung di Dinding

|
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
WOW Banget!!! Remaja 19 tahun ini berpenghasilan Rp 400 juta sebulan, kenapa kita tidak?
Samudra News | Casko Wibowo, seorang sineas muda Indonesia, hanya dengan menggarap 'jeprat jepret' bidikan kamera dan shooting video sudah mampu berpenghasilan ratusan juta rupiah. Bagaimana kita yang mempunyai skill yang lebih khusus dan jarang dikuasai orang lain pada umumnya. Mungkin disitulah kesalahan kita dalam memahami dua kata ini "MAU" dan "MAMPU". Apa yang telah kita lakukan selama ini apakah semampunya atau hanya semaunya?? #Mikir.

Okey!! Next, kita lanjutkan lagi tentang 400 juta.
 
Seperti yang dilansir di media online merdeka.com, Saat itu Casko masih duduk di bangku SMP. Saat awal hanya menerima honor berupa dua voucher menginap.

"Maksudnya tidak dibayar dalam bentuk uang. Tetapi hanya berupa voucher menginap dua malam," katanya, di Tuban, Kuta Bali, Jumat (7/8).

Saat ini di usianya yang ke-19 tahun, honor untuk menggarap sebuah fotografi dan klip video yang selalu banyak oder ini mencapai omzet hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya.

"Ya tidak lebih dari Rp 400 juta," akunya.

Diketahui, sudah lebih dari lima artis yang shorting klipnya digarap olehnya. Salah satunya adalah Ikke Putri si 'Goyang lele'. Bahkan salah satu karya desain foto hotel karyanya, terpilih sebagai hasil karya terbaik dunia.

| Merdeka.com
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Pasangan mesum ditangkap karena berhubungan seks di ujung landasan pesawat. Foto ilustrasi. (ANTARA/Irsan Mulyadi)

Samudra News | Tak seorangpun dapat mengetahui secara pasti kapan datangnya kiamat. Namun, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mensabdakan tanda-tanda kiamat dalam banyak haditsnya. Salah satu tanda kiamat yang pernah disabdakan Rasulullah, terjadi di Selandia Baru, baru-baru ini.

Rasulullah mensabdakan bahwa salah satu tanda kiamat adalah maraknya perzinaan yang dilakukan terang-terangan.

“Di antara tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah: sedikitnya ilmu, tersebarnya kebodohan, dan merebaknya perzinaan” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Tidak akan terjadi kiamat hingga ada orang-orang yang melakukan hubungan intim di jalan-jalan bagaikan keledai” (HR. Ibnu Abi Syaibah)

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum pria mendatangi kaum wanita, lalu menggaulinya di jalan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu mengatakan: ‘Seandainya engkau menutupinya dengan melakukannya di belakang tembok ini" (HR. Abu Ya’la Al Haitsami dan ia menshahihkannya)

Warga di sekitar kawasan ujung timur landasan pacu Bandara Adisutjipto Yogyakarta digemparkantindak asusila yang dilakukan Suherman (23) warga Nitripayan Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul, dan Sulfa Hanafi (19) warga Sumber Adi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman.

Pasangan yang sedang mabuk asmara ini nekat melakukan hubungan badan di area landasan pacu. Namun aksi tak senonoh pasangan muda-mudi ini diketahui petugas Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

Dengan kondisi tak bercelana, mereka terpergok petugas Bandara. Keduanya lalu digelandang ke kantor keamanan bandara.

Kepala Penerangan Landasan UdaraAdisutjipto Yogyakarta Mayor Sus Hamdi Londong Allo membenarkan kejadian tersebut.

"Keduanya diamankan petugas Avsec (Aviation & Security) Bandara Adisutjipto Yogya pada  Minggu 9 Agustus sekitar pukul 20.00," kata Hamdi Londong, Senin, 10 Agustus 2015.

Londong menegaskan petugas keamanan bandara tak bisa membiarkan segala tindak asusila, apalagi dilakukan di area publik dan berada di ujung timur landasan pacuBandara Adisutjipto Yogya."Kasus itu kini sudah ditangani oleh Polsek Depok Barat," katanya.

| Viva.co.id


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

Samudra News | Langsa -  Monumen Islam Asia Tenggara (Monisa) adalah sebuah bangunan yang awalnya diperuntukkan sebagai simbul masuk dan berkembangnya Islam di nusantara dan kawasan Asia Tenggara, akan tetapi kini hanya sebatas maket dan bangunan kumuh yang terlantar saja.

Demikian dikatakan Anggota Komisi 1 DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, SH.I saat menjadi pembicara pada acara Semiloka terkait gagasan dan ide pemugaran dan pembangunan Monisa yang diselenggarakan Community Rehabilitation and Research Center (CRRC) bekerjasama dengan Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh, di Hotel Harmoni Kota Langsa, Sabtu (8/8/2015).

Masuknya Islam, kata Iskandar, merupakan pembawa tamaddun bagi segenap penduduk Peureulak masa itu.

Terbentuknya Kerajaan Islam Peureulak merupakan wujud dijadikannya Islam sebagai dasar pemerintahan masa itu.
Seiring perkembangan zaman, lanjut dia, Monisa terlupakan bahkan nyaris tak lagi dipedulikan. Setelah seminar masuk dan berkembangnya Islam nusantara tahun 1980 di Kualasimpang yang hasilnya adalah rekomendasi bahwa Peureulak merupakan daerah masuknya Islam pertama di Asia Tenggara.

Upaya penyelenggaraan seminar itu, lanjut dia, merupakan gagasan para tokoh Aceh seperti almarhum Arifin Amin dan sejarawan Prof Ali Hasjmy. Masa itu, Menteri Agama RI adalah Munawir Sazali, sebut Iskandar politisi Partai Aceh yang merupakan putra asli Aceh Timur.

Setelah adanya rekomendasi, sambung dia, kemudian dibentuklah maket Monisa yang sampai kini tidak lagi terlihat jelas dan di lokasi kerajaan Peureulak di Desa Paya Meuligoe dibangun sebuah bangunan kecil yang kemudian menjadi sekolah tingkat Tsanawiyah.

"Sejak dibangun sampai kini tak terawat. Ilalang tumbuh bersemai di sana. Demikian pula makam raja dan sejumlah situs lainnya," ujar Ketua Badan Legislasi DPRA ini di hadapan puluhan peserta semiloka.

Selanjutnya, tutur dia, masyarakat Aceh Timur membentuk sebuah lembaga sosial bernama Yayasan Monisa untuk menjadi perantara antara masyarakat dan pemerintah terkait pembangunan dan pelestarian Monisa itu sendiri.
Akan tetapi yayasan ini ditenggarai tidak bisa berbuat banyak, lantaran tidak masih minimnya data pendukung fakta sejarah yang dimiliki ketika itu, jelasnya.

Iskandar mengkhawatirkan sejarah Kerajaan Islam Peureulak akan menjadi dogeng semata, manakala tidak dilakukan upaya pencatatan dan penelusuran yang akdemis dan akurat.

Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak peduli dan mau bersama mencurahkan pemikiran dalam upaya pembangunan dan pelestarian Monisa. Tentunya hal ini menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

"Saya mendorong agar ini terus diperhatikan dan diwujudkan pembangunan Monisa. Sebagi wakil rakyat di DPR Aceh, saya berjuang maksimal untuk ini," pungkas anggota DPRA termuda ini.

Selain Iskandar Usman, Dekan Fakuktas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. DR. Misri A Muchsin, MA juga tampil menyajikan makalah sebagai pembicara lainnya.

| Alm


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

Samudra News - Kota Langsa -  Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 70 tahun, pihak PTPN I (Persero) Langsa menyelenggarakan aneka ragam kegiatan yang dikemas dalam perlombaan olahraga dan seni bagi kalangan karyawan BUMN itu.

Direktur SDM dan Umum PTPN I, Ramadhan Ismail dalam pembukaan aneka lomba tersebut di halaman kantor pusat direksi, Jum’at (7/8/2015), mengatakan perusahaan sengaja melakukan rangkaian aneka lomba dan seni untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan nasionalisme terlebih dalam momentum peringatan HUT RI ke 70 tahun.

Dia juga berharap agar kegiatan itu berjalan lancer serta tetap menjaga sportifitas dan memupuk harmonisasi, keakraban dan silaturrahmi diantara para karyawan.

“Junjung tinggi sportifitas dan sikap fair play,” kata Ramadhan.
Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi; sepak bola, volley, bulu tangkis, tenis meja dan tenis lapangan.

Sementara gerak jalan santai akan diiukuti oleh seluruh keluarga besar PTPN I Langsa. Kemudian, pada tanggal 17 Agustus akan diadakan hiburan pesta rakyat yang bertempat di lapangan bola Bina Warga kebun Baru sekaligus pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.

Dalam pembukaan acara tersebut, selain Ramadhan Ismail, hadir pula dua orang Direktur lain, para manajer dan staff PTPN I Langsa.

Ketua Panitia pelaksana, Hasan Basri secara terpisah yang dihubungi wartawan mengatakan, sejumlah agenda perlombaan dan seni itu memang sengaja dilaksanakan untuk memotivasi semangat dan etos kerja karyawan. Disamping itu, Hasan juga mengatakan khusus pertandingan sepak bola akan memperebutkan piala Dirut PTPN I Langsa.

Melalui sambungan selular dari Jakarta, Hasan juga mengutarakan bahwa melalui pertandingan olahraga tersebut dapat memupuk rasa persatuan, kesatuan, kebersamaan yang akhirnya akan menciptakan kedamaian diantara semua pihak khususnya warga dilingkungan perusahaan. Terlebih, kata dia lagi, pemerintah sedang menggalakkan pembangunan menuju Aceh damai, sejahtera dan relegius.

Ia juga menjelaskan, rangkaian perlombaan yang dilaksanakan PTPNI itu adalah bagian membangun semangat nasionalisme dalam rangka HUT RI ke 70 tahun. Kemudian, dia menerangkan bahwa hakikat kemerdekan bangsa Indonesia adalah milik segenap warga Negara. Untuk itulah PTPN I melaksanakan semarak menyambut HUT RI.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia, Isfan Hidayat berharap rangkaian kegiatan ini terlaksana dengan baik dan menjadi perlombaan gembira bukan malah berujung sikap kompetisi semata. Pun demikian ia menyampaikan, saat pembukaan acara tadi, telah dilepas balon X-Banner yang kemudian siapa saja yang menemukan balon itu akan diberi hadiah sebesar Rp500 ribu.

Pelepasan balon sendiri, sambung Isfan, dilakukan oleh Ketua Ikatan Ibu-Ibu Keluarga Besar PTPN I yang diwakili oleh Koordinator Bidang Budaya, Fadillah Ramadhan. “Ada dilepas balon. Bagi warga yang menemukannya bisa menghubungi pihak Humas dan protokoler PTPN I,” pungkas Isfan yang dibenarkan Syaifullah selaku Humas dan Protokoler perusahaan perkebunan tersebut.

| Alm

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Memeriksa penumpang mobil yang membawa PNS hendak keluar dari pusat pemerintahan Aceh Timur di gerbang jalan utama menuju pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Titi Baro, Idi Rayeuk.
Samudra News | Aceh Timur - Sejumlah personel Polisi Pamong Praja (POL PP) Aceh Timur yang dibantu oleh sejumlah aparat keamanan dari Polri dan TNI menertibkan sejumlah kios para pedagang di sekitaran kota Perlak Kecamatan Perlak Kota pada Rabu, 5 Agustus 2015.

Kehadiran para petugas Satpol PP ini di lokasi pada awalnya di tentang oleh beberapa pemilik warung atau harlan angkutan umum yang mendirikan loket atau warungnya di atas Parit di kawasan terminal lama Kota Perlak yang merasa keberatan tempat lapak usaha mereka di bongkar oleh petugas, meskipun demikian pembongkaran tetap saja dilakukantanpa mendapat perlawanan dari mereka guna menjaga keindahan dan ketertiban Kota perlak itu sendiri.

Menurut kabid Trantib Satpol PP Aceh Timur, T. Amran, SE yang terjun langsung kelapangan mengatakan, penertiban ini mereka laksanakan berdasarkan surat himbauan Bupati Aceh Timur nomor 501/6389/2015 tertanggal 22 Juli 2015 mengenai penertiban pedagang dan pedagang kaki lima sehubungan dengan penataan dan penertiban kota Perlak agar para pedagang tersebut tidak menempatkan lapak dan barang daganggannya di atas fasilitas umum seperti parit, terotoar dan badan jalan.

Proses pembongkaran lapak dagang yang terkena fasilitas umum ini berjalan sangat lambat, hal tersebut disebabkan kurangnya fasilitas dan personel yang dimiliki oleh Satpol PP Aceh Timur, selain itu kurang diidahkannya surat himbauan Bupati ini oleh para pedagang itu sendiri sehingga sebelum melakukan pembongkaran petugas satpol terlebih dahulu memindahkan barang dagangan milik para pedagang, oleh karena itu kedepan kita akan terus melakukan penertiban bukan hanya di Kota Perlak akan tetapi di seluruh Ibu Kota kecamatan yang ada di Aceh Timur guna menjaga keindahan dan ketertiban walaupun kita masih sangat kekurangan fasilitas pendukung “ ujar T. Amran.

Sementara itu salah seorang pedagang yang lapak usahanya terkena pembongkaran menjelaskan, surat himbauan dari Bupati Aceh Timur ini sudah mereka terima oleh pihak Kecamatan melalui tangan Geuchik, namun saja kapan penertiban tersebut dilaksanakan mereka tidak mengetahuinya sehingga ketika terjadi pembongkaran pada hari ini mereka belum sempat memindahkan barang dagangan mereka ataupun belum sempat membongkar sebahagian lapak usaha mereka yang berada di atas parit, sementara itu pedagang lainnya yang melihat petugas satpol PP melakukan pembongkaran tanpa di komando mereka membongkar sendiri lapak usaha mereka.

Sasaran penertiban yang dilakukan oleh petaugas satpol PP antara pembongkaran lapak pedagang yang berada di atas parit, kanopi ruko yang cerocoan airnya jatuh mengenai badan jalan juga di tertibkan dan juga tempat lapak pedagang kaki lima yang berada di badan jalan.

Selain melakukan penertiban terhadap para pedagang, satuan Polisi Pamong Praja Aceh Timur juga terlihat melakukan penertiban terhadap PNS yang hendak meningalkan pusat pemerintahan atau tempat tugasnya di pusat perkantoran Aceh Timur, Idi untuk keluar dari tempat tugasnya baik itu urusan dinas maupun urusan pribadi. Disini para petugas Satpoll PP terlihat menjegat semua kendaraan baik roda dua maupun empat yang hendak meningalkan pusat pemerintahan dan apabila terlihat PNS yang hendak keluar maka petugas Satpol PP menanyai mereka termasuk izin keluar dari atasan mereka mengenai keperluan di luar pusat perkantoran, hal ini menurut Kasatpol PP Aceh Timur, Adlinsyah, S.Sos, M.AP melalui Kabid Trantib, T. Amran, SE guna meningkatkan disiplin para PNS terutama pada jam kerja sehingga saat jam kerja berlangsung tidak ada PNS Aceh Timur yang berkeliaran di tempat-tempat lain “ ujarnya.

| Arjuna

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Hizbut Tahrir Ajak Tokoh Umat Bersatu Menegakkan Khilafah 
Samudra News | KOTA LANGSA - Aula Hotel Kartika Kota Langsa seakan menjadi saksi tentang tingginya semangat Islam para tokoh umat yang hadir pada Liqa’ Syawal 1436 H bersama Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Kota Langsa pada 4 Agustus 2015 di Aula II Hotel Kartika Kota Langsa.

Sekitar 50 perserta hadir dalam kegiatan tersebut, yang  masing-masing memiliki latar belakang yang berbeda-beda, baik itu Teungku, tokoh masyarakat, dai, intelektual maupun pemerintahan yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakat dan SDM. Mereka melangkah hadir dengan semangat islam, semangat untuk menegakkan kembali hukum Allah diatas muka bumi ditengah-tengah komplitnya masalah yang dihadapi Umat Islam di dunia khususnya Indonesia.

Ketua Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Kota Langsa Iqbal, S.HI dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Liqa’ Syawal sebagai ajang silaturahmi dengan berbagai tokoh umat guna meyatukan persepsi dan arah perjuangan menegakkan khilafah ditengah-tengah kondisi umat islam yang semakin terjajah dan tercerai berai.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan saat ini khilafah tidak lagi menjadi hal yang asing bagi siapapun baik ditingkat daerah, nasional maupun internasional. Khilafah Islam telah menjadi topik pembahasan umat dunia sehingga hal tersebut meski menambah keyakinan bagi setiap umat Islam bahwa khilafah Islam akan segera tegak diatas bumi Allah.

Selanjutnya pembacara tunggal KH. Yasin Munthahar seorang Pimpinan Ponpes Al-Abqary Serang, Banten yang juga merupakan Anggota DPP Hizbut Tahrir Indonesia dalam pemaparannya menjelaskan musibah ada dua. Pertama masalah dunia yaitu jiwa dan harta dan yang kedua Musibah Agama. Maka musibah yang paling besar adalah yang menimpa agama hingga dengannya pula akan menimpakan masalah dunia.

“kedua musibah itu telah terjadi ditengah-tengah kita. Dan musibah yang paling besar adalah musibah agama yaitu rusaknya akidah dan ditinggalkannya syariat. Merajalelanya maksiat serta kewajiban yang terabaikan” Papar KH. Yasin Munthahar

Oleh karena itu tambah beliau, meskilah ada kekuasaan bagi umat islam agar mampu menjaga agama Allah serta menjadi pemersatu umat Islam dunia dalam satu kekuatan, satu akidah dan satu institusi negara yaitu Khilafah Islamiyah ‘ala minhajin nubuwwah.

Usai memaparkan materinya, sejumlah pertanyaan dan tanggapan mulai bermunculan dari para tokoh umat peserta Liqa Syawal 1436 H, mulai dari semangat ingin melakukan jihad ke negeri-negeri muslim yang terjajah, kemiskinanan yang telah mencapai pada titik yang memprihatinkan, penjajahan, penindasan oleh musuh-musuh Allah serta kekuasaan-kekuasaan yang mulai dikuasai orang-orang kafir.


Merangkum dari semua itu, maka Hizbut Tahrir menyeru dan mengajak seluruh Umat Islam  khususnya para tokoh umat untuk berjuang bersama Hizbut Tahrir menegakkan Khilafah karena hanya dengan Khilafah hukum-hukum Allah dapat diterapkan secara kaffah. Walaupun demikian, perlu dipertegas kembali bahwa Hizbut Tahrir tidak mempermasalahkan siapa yang akan menegakkan Khilafah, karena siapa saja yang menegakkan Khilafah yang sah secara Syar’i maka Hizbut Tahrir akan mendukungnya.

| Red

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Silaturrahmi KH Yasin Muthahar 
Samudra News | Aceh Timur - Bulan Syawal merupakan sebagai momentnya untuk bersilaturrahmi, hal tersebut seperti dilakukan KH Yasin Muthahar Pimpinan Ponpes Al-Abqary Serang, Banten yang mengunjungi saudara seakidah yaitu Muslim Rohingya di Kamp Pengungsian Aceh Timur, Selasa (04/08/2015).

Pada kesempatan tersebut selain mengisi tausiyah singkat di balai pengajian, beliau juga menyempatkan diri untuk keliling melihat kondisi ruang-ruang penginapan para pengungsi di Kamp Pengungsian Aceh Timur.

Selain itu, KH Yasin Muthahar juga sempat bertemu dan berdialog dengan Imami seorang Hafidz muda asal rohingya yang diterjemahkan oleh salah seorang remaja rohingya yang paham bahasa Indonesia.


| Red

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Gunung Geureudong Aceh Sasaran Lelang Pemerintah pada 2015
Samudra News | Sekilas Info - Gunung Geureudong, begitulah namanya. Gunung yang bersebelahan dengan Gunung Burni Telong ini terletak di Desa Bukit Mulie, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Gunung yang memiliki ketinggian 2885 mdpl ini memiliki daya tarik tersendiri. Padang savana yang cukup banyak terlihat di peta, serta info akan keberadaan Gajah Sumatera yang berada di Puncak Gunung Geureudong ini menjadi daya tarik untuk menuju kesini. 

Gunung Geureudong atau Bur ni Geureudong atau Bur ni Telong menjadi gunung tertinggi ketiga di Aceh sekaligus paling tinggi nomor tujuh di Sumatera. Gunung yang terdapat di Kabupaten Bener Meriah tersebut (berkoordinat 4° 48′ 46″ LU, 96° 49′ 12″ BT) ini merupakan gunung bertipe stratovolcano (gunung berapi komposit) yang berbentuk khas dengan puncak tinggi mengerucut sedangkan bagian kaki gunung lebih landai.

Saat ini, dari 27 Wilayah Tambang yang akan di lelang pemerintah di tahun 2015, Gunung Stratovolcano atau Gunung Geureudong yang berada di Propinsi Aceh tersebut berada di urutan ke 20. Dan setelah nantinya wilayah tambang yang memiliki 110 mw itu berhasil dilelang pemerintah dan dikuasai oleh pihak asing yang sejatinya itu adalah kepemilikan umum yang harus dikelola negara untuk kepentingan rakyat, masihkah akan terlihat indah dan menjadi tempat favorit untuk dikunjungi? Tentu akan sangat memilukan ketika pihak asing terus dengan bebasnya merogoh seluruh kekayaan Alam Indonesia.

| Red


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra News | Jakarta – Pemerintah akan melelang 5 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dari 27 daftar WKP yang ada tahun ini.

Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana mengatakan, pihaknya akan melelang 5 WKP setelah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai Pemanfaatan Panas Bumi Secara Langsung Dan Tidak Langsung selesai pada Oktober 2015. “Awalnya banyak yang akan dilelang, tetapi tahun ini kami putuskan 5 saja dan tahun depan ada 8 WKP yang akan dilelang, ucapnya di kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Kamis (30/7).

Ilustrasi
Dia menjelaskan, pelelangan dilakukan secara berkelanjutan mengingat pemain panas bumi di Indonesia sangat terbatas. Ke-27 WKP tersebut diharapkan dioperatori oleh berbagai perusahaan geothermal, tidak hanya perusahaan yang sudah terdaftar sebagai badan hukum Indonesia saja. 

“Kalau 10 WKP dilelang, yang ikut hanya itu-itu saja. Operator yang sudah ada akan mengajukan ke semua WKP. Makanya, pelelangan tidak sekaligus agar pemenang lelang tidak itu-itu saja,” ucapnya.

Lima WKP dilelangkan tahun ini :
  1. Way Ratai, rencana kapasitas 55 mw
  2. Gunung Lawu, 165 mw
  3. Kepahiang, 110 mw
  4. Danau Ranau, 110 mw
  5. Marana, 20 mw
Daftar 22 WKP yang akan dilelangkan selanjutnya:
  1. Bonjol, 60 mw
  2. Gunung Talang, 20 mw
  3. Gunung Endut, 40 mw
  4. Candi Umbul Telomoyo, 55 mw
  5. Gunung Wilis, 20 mw
  6. Gunung Arjuno Welirang, 110 mw
  7. Gunung Pandan, 10 mw
  8. Gunung Gede Pangrango, 55 mw
  9. Songgoriti, 20 mw
  10. Sipolohon Ria-Ria, 20 mw
  11. Simbolon Samosir, 110 mw
  12. Graho Nyabu, 110 mw
  13. Suwawa, 20 mw
  14. Sembalun, 20 mw
  15. Oka Ile Ange, 10 mw
  16. Bora Pulu, 40 mw
  17. Gunung Hamiding, 10 mw
  18. Telaga Ranu, 10 mw
  19. Songa Wayaua, 5 mw
  20. Gunung Geureudong, 110 mw
  21. Gunung Galunggung, 110 mw
  22. Gunung Ciremai, 110 mw
Rida mengatakan 27 WKP merupakan gabungan WKP baru dan WKP yang dikembalikan kepada negara. “Ke-27 WKP itu diluar 8 WKP yang diberikan kepada Hitay Energy melalui penugasan survei pendahuluan (PSP),” ucapnya. 

| migasreview.com 
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Add caption

LAPORAN KEUANGAN POSKO HTI PEDULI MUSLIM ROHINGYA


LAPORAN KEUANGAN POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
01 Agustus 2015
Tanggal
No.
Keterangan
Masuk
Keluar
Saldo

01/08/2015
1
Mutasi Saldo Kas Tanggal
31/07/2015
 Rp83.209.551
 Rp         -  
 Rp83.209.551

2
Distribusi Air Bersih
25
Ton
 Rp               -  
 Rp590.000
 Rp82.619.551


3
Distribusi Air Mineral Isi Ulang
40
Galon
 Rp               -  
 Rp152.000
 Rp82.467.551


4
Biaya Operasional
 Rp               -  
 Rp  50.000
 Rp82.417.551


5
Jumlah Belanja Logistik, bangunan, dll
 Rp               -  
 Rp500.000
 Rp81.917.551

Jumlah
 Rp83.209.551
 Rp1.292.000
 Rp81.917.551

Rincian Distribusi Air Bersih, Air Mineral, Belanja Logistik

Pembangunan dan Biaya Operasional Bulan Mei - Juli 2015

1
Distribusi Air Bersih ke Kuala Langsa
2065
 Ton
 Rp       45.230.000

2
Distribusi Air Bersih ke Bayuen
965
 Ton
 Rp       25.600.000

3
Distribusi Air Bersih ke Masy.Pusong KL
120
 Ton
 Rp         2.640.000

4
Distribusi Air Mineral Isi Ulang Ke Bayuen
1719
 Galon
 Rp         6.392.200

5
Biaya Operasional, Belanja Logistik, Bangunan, dll
 Rp       96.006.000

Total Pengeluaran
 Rp    175.868.200

TOTAL DANA TERHIMPUN SEJAK BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     257.785.751

TOTAL PENGELUARAN DANA BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     175.868.200

TOTAL SISA DANA DI KAS POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
 Rp      81.917.551















LAPORAN KEUANGAN POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
02 Agustus 2015
Tanggal
No.
Keterangan
Masuk
Keluar
Saldo
02/08/2015
1
Mutasi Saldo Kas Tanggal
01/08/2015
 Rp81.917.551
 Rp           -  
 Rp81.917.551
2
Distribusi Air Bersih
20
Ton
 Rp                -  
 Rp480.000
 Rp81.437.551
3
Biaya Operasional
 Rp                -  
 Rp 50.000
 Rp81.387.551
Jumlah
Rp81.917.551
 Rp530.000
 Rp81.387.551
Rincian Distribusi Air Bersih, Air Mineral, Belanja Logistik
Pembangunan dan Biaya Operasional Bulan Mei - Juli 2015
1
Distribusi Air Bersih ke Kuala Langsa
2075
 Ton
 Rp       45.450.000
2
Distribusi Air Bersih ke Bayuen
975
 Ton
 Rp       25.860.000
3
Distribusi Air Bersih ke Masy.Pusong KL
120
 Ton
 Rp         2.640.000
4
Distribusi Air Mineral Isi Ulang Ke Bayuen
1719
 Galon
 Rp         6.392.200
5
Biaya Operasional, Belanja Logistik, Bangunan, dll
 Rp       96.056.000
Total Pengeluaran
 Rp    176.398.200
TOTAL DANA TERHIMPUN SEJAK BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     257.785.751
TOTAL PENGELUARAN DANA BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     176.398.200
TOTAL SISA DANA DI KAS POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
 Rp      81.387.551













LAPORAN KEUANGAN POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
03 Agustus 2015
Tanggal
No
Keterangan
Masuk
Keluar
Saldo
03/08/ 2015
1
Mutasi Saldo Kas Tanggal
02/08/2015
 Rp81.387.551
 Rp            -  
 Rp81.387.551
2
Distribusi Air Bersih
20
Ton
 Rp               -   
 Rp   480.000
 Rp80.907.551

3
Distribusi Air Mineral Isi Ulang
40
Galon
 Rp               -  
 Rp   152.000
 Rp80.755.551

4
Biaya Operasional
 Rp               -  
 Rp     50.000
 Rp80.705.551
Jumlah
 Rp81.387.551
 Rp   682.000
 Rp80.705.551
Rincian Distribusi Air Bersih, Air Mineral, Belanja Logistik
Pembangunan dan Biaya Operasional Bulan Mei - Juli 2015
1
Distribusi Air Bersih ke Kuala Langsa
2085
 Ton
 Rp       45.670.000
2
Distribusi Air Bersih ke Bayuen
985
 Ton
 Rp       26.120.000
3
Distribusi Air Bersih ke Masy.Pusong KL
120
 Ton
 Rp         2.640.000
4
Distribusi Air Mineral Isi Ulang Ke Bayuen
1759
 Galon
 Rp         6.544.200
5
Biaya Operasional, Belanja Logistik, Bangunan, dll
 Rp       96.106.000
Total Pengeluaran
 Rp    177.080.200
TOTAL DANA TERHIMPUN SEJAK BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     257.785.751
TOTAL PENGELUARAN DANA BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     177.080.200
TOTAL SISA DANA DI KAS POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
 Rp      80.705.551












LAPORAN KEUANGAN POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
04 Agustus 2015
Tanggal
No
Keterangan
Masuk
Keluar
Saldo
04/08/ 2015
1
Mutasi Saldo Kas Tanggal
03/08/2015
 Rp80.705.551
 Rp              -  
 Rp80.705.551
2
Distribusi Air Bersih
25
Ton
 Rp                -   
 Rp   590.000
 Rp80.115.551

3
Distribusi Air Mineral Isi Ulang
40
Galon
 Rp                -  
 Rp   152.000
 Rp79.963.551

4
Biaya Operasional
 Rp                -  
 Rp   100.000
 Rp79.863.551

5
Jumlah Belanja Logistik, bangunan, dll
 Rp                -  
 Rp   228.000
 Rp79.635.551
Jumlah
 Rp80.705.551
 Rp1.070.000
 Rp79.635.551
Rincian Distribusi Air Bersih, Air Mineral, Belanja Logistik
Pembangunan dan Biaya Operasional Bulan Mei - Juli 2015
1
Distribusi Air Bersih ke Kuala Langsa
2100
 Ton
 Rp       46.000.000
2
Distribusi Air Bersih ke Bayuen
995
 Ton
 Rp       26.380.000
3
Distribusi Air Bersih ke Masy.Pusong KL
120
 Ton
 Rp         2.640.000
4
Distribusi Air Mineral Isi Ulang Ke Bayuen
1799
 Galon
 Rp         6.696.200
Total Pengeluaran
 Rp    178.150.200
TOTAL DANA TERHIMPUN SEJAK BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     257.785.751
TOTAL PENGELUARAN DANA BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     178.150.200
TOTAL SISA DANA DI KAS POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
 Rp      79.635.551












LAPORAN KEUANGAN POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
05 Agustus 2015
Tanggal
No
Keterangan
Masuk
Keluar
Saldo
05/08/ 2015
1
Mutasi Saldo Kas Tanggal
04/08/2015
 Rp79.635.551
 Rp              -  
 Rp79.635.551
2
Distribusi Air Bersih
25
Ton
 Rp                 -  
 Rp   590.000
 Rp79.045.551

3
Biaya Operasional
 Rp                 -  
 Rp     50.000
 Rp78.995.551
Jumlah
 Rp79.635.551
 Rp   640.000
 Rp78.995.551
Rincian Distribusi Air Bersih, Air Mineral, Belanja Logistik
Pembangunan dan Biaya Operasional Bulan Mei - Juli 2015
1
Distribusi Air Bersih ke Kuala Langsa
2115
 Ton
 Rp       46.330.000
2
Distribusi Air Bersih ke Bayuen
1005
 Ton
 Rp       26.640.000
3
Distribusi Air Bersih ke Masy.Pusong KL
120
 Ton
 Rp         2.640.000
4
Distribusi Air Mineral Isi Ulang Ke Bayuen
1799
 Galon
 Rp         6.696.200
5
Biaya Operasional, Belanja Logistik, Bangunan, dll
 Rp       96.484.000
Total Pengeluaran
 Rp    178.790.200
TOTAL DANA TERHIMPUN SEJAK BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     257.785.751
TOTAL PENGELUARAN DANA BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp     178.790.200
TOTAL SISA DANA DI KAS POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
 Rp      78.995.551













LAPORAN KEUANGAN POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
06 Agustus 2015
Tanggal
No
Keterangan
Masuk
Keluar
Saldo
06/08/ 2015
1
Mutasi Saldo Kas Tanggal
05/08/2015
 Rp78.995.551
 Rp             -  
 Rp 78.995.551
2
Distribusi Air Bersih
25
Ton
 Rp                -  
 Rp   590.000
 Rp 78.405.551

3
Distribusi Air Mineral Isi Ulang
35
Galon
 Rp                -  
 Rp   133.000
 Rp 78.272.551

4
Biaya Operasional
 Rp               -  
 Rp     50.000
 Rp 78.222.551
Jumlah
 Rp78.995.551
 Rp   773.000
 Rp 78.222.551
Rincian Distribusi Air Bersih, Air Mineral, Belanja Logistik
Pembangunan dan Biaya Operasional Bulan Mei - Juli 2015
1
Distribusi Air Bersih ke Kuala Langsa
2130
 Ton
 Rp     46.660.000
2
Distribusi Air Bersih ke Bayuen
1015
 Ton
 Rp     26.900.000
3
Distribusi Air Bersih ke Masy.Pusong KL
120
 Ton
 Rp       2.640.000
4
Distribusi Air Mineral Isi Ulang Ke Bayuen
1834
 Galon
 Rp       6.829.200
5
Biaya Operasional, Belanja Logistik, Bangunan, dll
 Rp     96.534.000
Total Pengeluaran
 Rp   179.563.200
TOTAL DANA TERHIMPUN SEJAK BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp   257.785.751
TOTAL PENGELUARAN DANA BULAN MEI s.d BULAN JULI 2015
 Rp   179.563.200
TOTAL SISA DANA DI KAS POSKO HTI PEDULI ROHINGYA
 Rp     78.222.551